Selama ini kita ribut-ribut dengan sistem demokrasi. Ada yang mengatakan demokarasi itu haram. Ada yang mangatakan boleh-boleh saja. Ada yang ingin golput karena muak melihat wakil rakyat yang ada. Dan berbagai macam centang-perenang lainnya. Kali ini saya coba membahas apa itu demokrasi dan hubungannya dengan Islam. Karena saya bukan ahli politik, maka mohon maaf sajalah kalau ada bagian-bagian artikel di bawah ini yang tidak akurat atau salah.
Read the full story »
Apakah anda termasuk orang yang sibuk mengumpulkan uang kertas dengan cara apapun? Tahukah anda uang kertas yang anda punyai saat ini sangat beresiko untuk berkurang nilainya. Jadi kalau punya uang yang banyak jangan disimpan saja. Gunakanlan untuk berbisnis, atau untuk membeli rumah misalnya. Dengan cara ini nilai uang yang anda punyai bisa naik bukannya menurun.
Belakangan ada pendapat yang mengatakan bahwa semua agama itu sama atau benar, cuma beda “teknis pelaksanaannya.” Menurut mereka, jika semua penganut agama, entah itu Yahudi atau Nasrani, beriman, maka mereka semua masuk surga. Mereka memakai ayat seperti di bawah ini sebagai argumen mereka:
“Sesungguhnya orang-orang mu’min, orang-orang Yahudi, orang-orang Nasrani dan orang-orang Shabiin, siapa saja di antara mereka yang benar-benar beriman kepada Allah, hari kemudian dan beramal saleh, mereka akan menerima pahala dari Tuhan mereka, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati.” [Al Baqoroh:62]
A few months before I was born, my dad met a stranger who was new to our small Tennese town. From the beginning, Dad was fascinated with this enchanting newcomer, and soon invited him to live with our family. The stranger was quickly accepted and was around to welcome me into the world a few months later. As I grew up I never questioned his place in our family. In my young mind, each member had a special niche.
Menyadari betapa besar kerusakan yang ditimbulkan filsafat terhadap pemahaman kaum muslimin terhadap agamanya, maka para ulama Ahlus Sunnah wal Jamaah dulu dan sekarang tiada henti-hentinya memperingatkan umat Islam dari bahaya filsafat. Ilmu filsafat dikembangkan dalam bentuk-bentuk baru seperti ilmu kalam, ilmu mantiq, ilmu falaq, dan lain lain. Ini adalah dalam rangka mengelabui umat Islam dari pertentangan filsafat dengan islam sehingga menyeret umat Islam keluar dari agamanya tanpa terasa.
1. Bolehkah menggabungkan aqiqah dan kurban?
Ini masalah khilafiyah. Ulama-ulama mazhab al-Syafie membenarkan aqiqah dilakukan bersamaan dengan kurban seperti yang dikatakan oleh al-Imam al-Nawawi. Sedangkan Ulama-ulama mazhab Hambali dan Maliki tidak membolehkan dengan alasan aqiqah tidak sama hukumnya dengan kurban. Hal itu berdasarkan beberapa pendapat di bawah ini:
“Tiada sesuatu yang dimakan oleh seseorang yang lebih baik daripada makan dari hasil tangannya sendiri dan sesungguhnya Nabi Dawud as juga makan dari hasil kerja tangannya sendiri.” (HR Al-Bukhari)
Ada suatu kisah yang menakjubkan dari Yunus bin Ubaid, seorang ulama dan pedagang dari generasi tabi’in, agar kita mengerti bagaimana merealisasikan ibadah tatkala bekerja. Beliau memiliki seorang pelayan yang bertugas menjaga tokonya. Tatkala beliau pergi, kebetulan seorang Badui membeli pakaian di tokonya dengan harga sepuluh dirham.
Pertama kali mendengar Laskar Pelangi adalah dari sebuah milis Indonesia di Adelaide. Kedua kali mendengar Laskar Pelangi adalah di milis anak Aceh Malang. Sebagian anggota milis merekomendasikan utuk membaca novel ini katanya lucu. Setelah itu saya melupakan novel tersebut karena kesibukan yang mendalam. Lagipula saya tinggal di luar negeri yang tidak mungkin mendapatkan novel-novel Indonesia.
Entah mengapa sampai sekarang ini aku terlalu ketat mengikuti aturan mengemudi kenderaan terutama mobil (kereta, kata orang Malaysia). Masih saja aku “gondok” dengan gaya mengemudi orang Malaysia yang sekenanya saja. Terkadang sampai menyumpah-nyumpah sendiri…Astaghfirullah. Tapi menurut Teuku Akmal yang cakep itu, cara orang KL (Kuala Lumpur) bawa kenderaan masih jauh lebih beradab daripada gaya orang Jakarta. Wah gawat juga nih, kalau aku bawa mobil di Jakarta, bisa bertumpuk dosanya karena asyik menyumpahi orang saja. Hal ini membuat aku berpikir, apa mungkin ini karena aku pernah mengikuti ujian mengemudi di Australia …
Novel ini banyak menggambarkan bagaimana hubungan lelaki dan perempuan menurut Islam. Misalnya saja adegan ketika Fahri menolak berjabat tangan dengan Alicia:
Perempuan bule (perempuan barat) tepat berada di depanku. Wajahnya masih menghadap perempuan bercadar. Ia tersenyum sambil mengulurkan tangannya kepadaku dan berkata, “Hai Indonesian, thank’s for everything. My name’s Alicia.” “Oh, you’re welcome. My name is Fahri,” jawabku sambil menangkupkan kedua tanganku di depan dada, aku tidak mungkin menjabat tangannya. “Ini bukan berarti saya tidak menghormati Anda. Dalam ajaran Islam, seorang lelaki tidak boleh bersalaman dan bersentuhan dengan perempuan selain isteri …
Kadang-kadang kita mengeluh, kenapa kondisi kita berbeda dengan teman-teman yang lain. Mengapa mereka kaya, sedangkan kita miskin. Mengapa mereka punya anak, sedangkan kita tidak. Mengapa mereka sukses berkarir, sedangkan kita tidak. Dan masih banyak mengapa mengapa lainnya. Terakhir karena sudah putus asa, kita menganggap itu sudah takdir kita. Takdir kita untuk selalu miskin. Takdir kita untuk tidak menikah, dsb.
Sudah puluhan tahun kita hidup, tapi banyak di antara kita yang gamang dengan konsep Qadar dan Qadhaa’. Padahal ini adalah dasar dari Rukun Iman dan terkait rapat dengan aqidah kita sendiri. Tidak heran banyak orang yang tidak sengaja tergelincir aqidahnya, gara-gara tidak memahami topik ini dengan baik.
“Dan orang-orang kafir, amal-amal mereka adalah laksana fatamorgana di tanah yang datar, yang disangka air oleh orang-orang yang dahaga, tetapi bila didatanginya air itu dia tidak mendapatinya sesuatu apapun. Dan didapatinya ketetapan Allah di sisinya, lalu Allah memberikan kepadanya perhitungan amal-amal dengan cukup dan Allah adalah sangat cepat perhitunganNya ” (TQS. An-Nur: 39)
Allah SWT memang membebaskan manusia untuk memilih agama yang dianutnya di dunia ini sebagai jalan hidup yang dia tempuh. Kenapa Allah SWT membebaskannya? Sebab manusia telah Dia karuniai potensi fitrah (gharizah tadayyun) untuk menuju agama yang lurus (lihat …
Within this “Era of Globalisation” there exists, among many Muslims, confusion about Islam’s place within the “religions” of the world. Those who promote “Globalisation” also promote the doctrine of “Comparative religions”, that is the doctrine of the validity of all religions, by promoting the understanding of the “essential unity” of all religions. They would have mankind believe that all religions are universally valid.
Islam sering dituduh sebagai agama teroris yang sering membantai penganut agama lainnya. Untuk mendukung tuduhan mereka, mereka mengambil ayat-ayat al-Quran sepotong-potong dan menafsirkan sekehendak mereka sendiri. Fitnah mereka kemudian digaungkan secara massal oleh media-media massa barat yang kemudian dikopi oleh media massa sekuler di negara yang mayoritasnya adalah Muslim. Sayangnya orang-orang Islam tersebut karena tidak memiliki pengetahuan mengenai sejarah Islam, mereka termakan mentah-mentah dengan propaganda bohong tersebut. Sekarang mari kita lihat, siapa sebenarnya yang dibantai paling banyak.