Selama ini kita ribut-ribut dengan sistem demokrasi. Ada yang mengatakan demokarasi itu haram. Ada yang mangatakan boleh-boleh saja. Ada yang ingin golput karena muak melihat wakil rakyat yang ada. Dan berbagai macam centang-perenang lainnya. Kali ini saya coba membahas apa itu demokrasi dan hubungannya dengan Islam. Karena saya bukan ahli politik, maka mohon maaf sajalah kalau ada bagian-bagian artikel di bawah ini yang tidak akurat atau salah.
Read the full story »
Kalau orang Katolik mengatakan bahwa dengan hanya percaya kepada Jesus, maka akan menyelamatkan mereka dari siksa neraka. Itu salah satu aqidah mereka. Nah orang Islam bagaimana? Mungkin saudara-saudara pernah mendengar atau membaca pertanyaan dari mereka yang intinya apa yang bisa menyelamatkan orang Islam dari siksa api neraka? Mereka mempertanyakan bahwa dalam Islam tidak ada suatu konsep yang menjamin orang Islam selamat di hari akhirat nanti.
Ada fakta yang menarik nih. Tahu tidak kalau tinggi nabi Adam as adalah sekitar 30 meter. Fakta ini ada disebut dalam sebuah hadist shahih. Tidak sedikit orang menertawakan kandungan hadist ini, karena menganggap hal itu tidak terbukti secara ilmu pengetahuan. Benarkah begitu? Ini hadist yang menyatakan tinggi nabi Adam as.
Sering kita baca dalam berita-berita bagaimana seorang ibu tunggal yang ditinggal mati suaminya, harus bersusah-payah untuk menghidupi anak-anaknya. Kalau si ibu memiliki pendidikan yang tinggi, dan pernah bekerja atau sedang bekerja, maka tidak menjadi masalah untuk menafkahi anak-anaknya. Tapi kalau si ibu tidak memiliki ketrampilan dan tidak pernah bekerja selama suaminya hidup, maka dunia seakan menjadi neraka baginya.
Sebelum pulang ke kampung halamanku dalam langka liburan tahun kemarin, aku menitipkan pesan kepada bapakku untuk mencarikan seorang guru mengaji yang mampu mengajar lagu al-Quran. Aku ingin memanfaatkan waktu liburan anakku di kampung dengan belajar lagu al-Quran setiap hari. Yang herannya ketika dicoba membaca sama guru mengaji tersebut, beliau berkata bahwa tajwid Tia (anakku yang pertama) masih banyak salah. Jadi tajwidnya harus diperbaiki dulu, sebelum belajar lagu.
Secara umum, saat ini kaum Muslimin dipandang sebelah mata, terutama oleh orang-orang kafir. Segala keterbelakangan seolah-olah suatu yang beralamat pada kaum Muslimin. Pasca runtuhnya khilafah terakhir, khilafah Turki Utsmani tahun 1924 Masehi – belum seratus tahun berlalu – umat Islam sontak seperti terjatuh ke dalam jurang ketertinggalan dan kehinaan di mata dunia.
Ustadz, sudah kita ketahui bahwa kita dilarang mencela dan mencemooh (menganggap jelek) prilaku para sahabat nabi karena mereka adalah generasi terbaik dalam Islam. Tapi ketika kita melihat sejarah, maka tidak bisa dipungkiri bahwa pada masa Kekholifahan sahabat Mu’awiyah bin Abi Shufyan terdapat banyak hal yang tidak sesuai dengan prinsip Islam. Seperti perebutan kekuasaan, politisasi Haditsatut Tahkim dan juga pengangkatan putranya, Yazid bin Mu’awiyah sebagai PUTRA MAHKOTA. Bagaimana tanggapan Ustadz?