<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Apakah Anjing itu Najis?</title>
	<atom:link href="http://blog.wiemasen.com/apakah-anjing-itu-najis/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://blog.wiemasen.com/apakah-anjing-itu-najis/</link>
	<description>Hanya Setetes Air di Laut</description>
	<lastBuildDate>Thu, 09 Feb 2012 05:10:39 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
	<item>
		<title>By: rajuddin</title>
		<link>http://blog.wiemasen.com/apakah-anjing-itu-najis/comment-page-1/#comment-3020</link>
		<dc:creator>rajuddin</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 25 Oct 2011 10:43:43 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://iemasen.wordpress.com/?p=202#comment-3020</guid>
		<description>massalh najis anjing terserah mau ikut mashab imam malik atau imam syafii,,,,,mereka itu ga pernah saling menyalahkan,imam malik aja hormat terhadap pendapat imam safii,,padahal imam safii itu murid imam malik...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>massalh najis anjing terserah mau ikut mashab imam malik atau imam syafii,,,,,mereka itu ga pernah saling menyalahkan,imam malik aja hormat terhadap pendapat imam safii,,padahal imam safii itu murid imam malik&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: rajuddin</title>
		<link>http://blog.wiemasen.com/apakah-anjing-itu-najis/comment-page-1/#comment-3019</link>
		<dc:creator>rajuddin</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 25 Oct 2011 10:35:33 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://iemasen.wordpress.com/?p=202#comment-3019</guid>
		<description>ga usahlah saling menyalahkan....semua ada dalilnya,imam malik berpendapat anjing itu tidak najis,pasti ada alasan yang kuat,ingat imam malik itu ulama besar,disuruh oleh Rasulullah untuk mencuci air 7x salah satunya tanah itulah adalah bentuk keataatan kepada Allah,sama halnya dalam hal wudhu disurh mencuci tangan 3x,artinya klu dilkukan dapt phala,klu tdk ga pa2...gitu aja koq repot</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ga usahlah saling menyalahkan&#8230;.semua ada dalilnya,imam malik berpendapat anjing itu tidak najis,pasti ada alasan yang kuat,ingat imam malik itu ulama besar,disuruh oleh Rasulullah untuk mencuci air 7x salah satunya tanah itulah adalah bentuk keataatan kepada Allah,sama halnya dalam hal wudhu disurh mencuci tangan 3x,artinya klu dilkukan dapt phala,klu tdk ga pa2&#8230;gitu aja koq repot</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: wiemasen</title>
		<link>http://blog.wiemasen.com/apakah-anjing-itu-najis/comment-page-1/#comment-2931</link>
		<dc:creator>wiemasen</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 05 Sep 2011 12:36:44 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://iemasen.wordpress.com/?p=202#comment-2931</guid>
		<description>@hamba: betul yang jamba bilang. Saya tidak habis pakir, orang yang mengaku belajar 12 tahun belajar di pesantren, ternyata pemahamannya cuma sebegitu saja.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@hamba: betul yang jamba bilang. Saya tidak habis pakir, orang yang mengaku belajar 12 tahun belajar di pesantren, ternyata pemahamannya cuma sebegitu saja.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: hamba</title>
		<link>http://blog.wiemasen.com/apakah-anjing-itu-najis/comment-page-1/#comment-2906</link>
		<dc:creator>hamba</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 25 Aug 2011 01:37:55 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://iemasen.wordpress.com/?p=202#comment-2906</guid>
		<description>Allahul musta&#039;an,

Kiranya artikel mas wiemasen yg berjudul &quot;ciri dan karakteristik madzhab zhahiriyyah baru&quot; sangat pas dan sangat mengena buat saudara kita yg amat ta&#039;ashub pada madzhabnya yaitu zulfikar zaid.

Saya tidak bisa membayangkan org yg katanya belajar fikih di pesantren selama 12 tahun dan belajar di Mekkah tetapi tidak menaruh hormat sama sekali pada para ulama fikih spt syaikh Qardhawi, wahai shoghir, dimana adabmu terhadap para ulama??? Kau menghina para wahabi salafi sebagai org yg hanya belajar kulit luarnya (zhohir) saja tetapi kau sendiri punya adab yg sangat buruk terhadap para ulama termasuk pada saudaramu sendiri para wahabi/salafi. Mana penerapan ilmu tarekat-hakekat-ma&#039;rifatmu yg katanya berfokus pada tazkiyatun nufus???? NOL BESAR.....!!! Kau pun berdiskusi dengan yg punya blog dengan tanpa adab diskusi yg baik dan ilmiah.

Saya jadi sanksi, jgn2 anda hanyalah lulusan pesantren kitab2 terjemahan saja... :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Allahul musta&#8217;an,</p>
<p>Kiranya artikel mas wiemasen yg berjudul &#8220;ciri dan karakteristik madzhab zhahiriyyah baru&#8221; sangat pas dan sangat mengena buat saudara kita yg amat ta&#8217;ashub pada madzhabnya yaitu zulfikar zaid.</p>
<p>Saya tidak bisa membayangkan org yg katanya belajar fikih di pesantren selama 12 tahun dan belajar di Mekkah tetapi tidak menaruh hormat sama sekali pada para ulama fikih spt syaikh Qardhawi, wahai shoghir, dimana adabmu terhadap para ulama??? Kau menghina para wahabi salafi sebagai org yg hanya belajar kulit luarnya (zhohir) saja tetapi kau sendiri punya adab yg sangat buruk terhadap para ulama termasuk pada saudaramu sendiri para wahabi/salafi. Mana penerapan ilmu tarekat-hakekat-ma&#8217;rifatmu yg katanya berfokus pada tazkiyatun nufus???? NOL BESAR&#8230;..!!! Kau pun berdiskusi dengan yg punya blog dengan tanpa adab diskusi yg baik dan ilmiah.</p>
<p>Saya jadi sanksi, jgn2 anda hanyalah lulusan pesantren kitab2 terjemahan saja&#8230; <img src='http://blog.wiemasen.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: wiemasen</title>
		<link>http://blog.wiemasen.com/apakah-anjing-itu-najis/comment-page-1/#comment-2904</link>
		<dc:creator>wiemasen</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 24 Aug 2011 21:48:23 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://iemasen.wordpress.com/?p=202#comment-2904</guid>
		<description>&lt;blockquote&gt;&lt;strong&gt;[Zulfikar Zaid] saya hanya bereferensi kepada mujtahid mutlak,mujtahid tarjeh dan mujtahid mazhab.&lt;/strong&gt;&lt;/blockquote&gt;

Macam saya tidak tahu saja apa kriteria mustahid mutlak, dsb. Coba sebutkan siapa mujtahid-mujtahid rujukan anda dan dari mazhab apa mereka? Bukannya rujukan anda ulama-ulama atau tengku-tengku di kampung yang kata anda memiliki ilmu tinggi :)

&lt;blockquote&gt;&lt;strong&gt;[Zulfikar Zaid]  sebab ilmu mereka sangat jauh lebih tinggi di bandingkan yusuf itu&lt;/strong&gt;&lt;/blockquote&gt;

Dari sini sudah kelihatan akhlak anda mengakut pengikut tasawuf, tidak menghormati ulama sama sekali. Merujuk orang tua dengan nama dan huruf kecil. Wajar saja karena itu bukan ulama kesukaan anda. Kalau ulama yang anda suka, pasti anda sudah menyebutkan segala titelnya dengan berbunga-bunga.

&lt;blockquote&gt;&lt;strong&gt; [Zulfikar Zaid]  fatwa orang2 bodoh saja&lt;/strong&gt;&lt;/blockquote&gt;

Anda berargumen hanya pakai emosi sajakah. Betapa rendahnya akhlaq anda.

&lt;blockquote&gt;&lt;strong&gt;ulama ahlussunnah waljaah&lt;/strong&gt;&lt;/blockquote&gt;

Apa itu ahlussunnah waljaah? Menurut Zulfikar Zaid, ASWJ adalah mereka yang menganut aliran assyariah dan maturidiah. Selain itu bukan ASWJ. Ya terang aja sikap anda seperti itu, wahai orang yang fanatik mazhab versinya sendiri :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p><strong>[Zulfikar Zaid] saya hanya bereferensi kepada mujtahid mutlak,mujtahid tarjeh dan mujtahid mazhab.</strong></p></blockquote>
<p>Macam saya tidak tahu saja apa kriteria mustahid mutlak, dsb. Coba sebutkan siapa mujtahid-mujtahid rujukan anda dan dari mazhab apa mereka? Bukannya rujukan anda ulama-ulama atau tengku-tengku di kampung yang kata anda memiliki ilmu tinggi <img src='http://blog.wiemasen.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<blockquote><p><strong>[Zulfikar Zaid]  sebab ilmu mereka sangat jauh lebih tinggi di bandingkan yusuf itu</strong></p></blockquote>
<p>Dari sini sudah kelihatan akhlak anda mengakut pengikut tasawuf, tidak menghormati ulama sama sekali. Merujuk orang tua dengan nama dan huruf kecil. Wajar saja karena itu bukan ulama kesukaan anda. Kalau ulama yang anda suka, pasti anda sudah menyebutkan segala titelnya dengan berbunga-bunga.</p>
<blockquote><p><strong> [Zulfikar Zaid]  fatwa orang2 bodoh saja</strong></p></blockquote>
<p>Anda berargumen hanya pakai emosi sajakah. Betapa rendahnya akhlaq anda.</p>
<blockquote><p><strong>ulama ahlussunnah waljaah</strong></p></blockquote>
<p>Apa itu ahlussunnah waljaah? Menurut Zulfikar Zaid, ASWJ adalah mereka yang menganut aliran assyariah dan maturidiah. Selain itu bukan ASWJ. Ya terang aja sikap anda seperti itu, wahai orang yang fanatik mazhab versinya sendiri <img src='http://blog.wiemasen.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: wiemasen</title>
		<link>http://blog.wiemasen.com/apakah-anjing-itu-najis/comment-page-1/#comment-2897</link>
		<dc:creator>wiemasen</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 Aug 2011 00:05:28 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://iemasen.wordpress.com/?p=202#comment-2897</guid>
		<description>&lt;blockquote&gt;&lt;strong&gt;[Zulfikar Zaid] Kalau kamu merasa tidak ada ilmu agama jangan lagi memfatwakan hukum yang bukan2 kalau kamu tidak tahu karena dengan itui akan mempengaruhi orang yang awam kawan.&lt;/strong&gt;&lt;/blockquote&gt;

Itu bukan fatwa saya. Tapi fatwa ulama-ulama fiqh seperti Dr. Yusuf al-Qaradhawi. Sayang sekali sudara Zulfikar seperti katak dalam tempurung. Hanya tahu ilmu fiqh yang diajarkan oleh gurunya saja dan menganggap hanya itu sajalah yang betul. Saran saya, saudara Zulfikar belajar fiqh lagi sono. Lebih bagus lagi belajar fiqh perbandingan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p><strong>[Zulfikar Zaid] Kalau kamu merasa tidak ada ilmu agama jangan lagi memfatwakan hukum yang bukan2 kalau kamu tidak tahu karena dengan itui akan mempengaruhi orang yang awam kawan.</strong></p></blockquote>
<p>Itu bukan fatwa saya. Tapi fatwa ulama-ulama fiqh seperti Dr. Yusuf al-Qaradhawi. Sayang sekali sudara Zulfikar seperti katak dalam tempurung. Hanya tahu ilmu fiqh yang diajarkan oleh gurunya saja dan menganggap hanya itu sajalah yang betul. Saran saya, saudara Zulfikar belajar fiqh lagi sono. Lebih bagus lagi belajar fiqh perbandingan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: wiemasen</title>
		<link>http://blog.wiemasen.com/apakah-anjing-itu-najis/comment-page-1/#comment-2895</link>
		<dc:creator>wiemasen</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Aug 2011 07:06:06 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://iemasen.wordpress.com/?p=202#comment-2895</guid>
		<description>&lt;blockquote&gt;&lt;strong&gt;[Zulfikar Zaid] Jangan salah memahami hukum agama,sabun itu sama sekali tidak bisa mensucikan najis jilatan anjing karena tidak ada dasar hukum syari’at seperti itu kecuali orang2 yang salah memahami dasar hukum yang terdapat didalam al-qur’an dan hadist.&lt;/strong&gt;&lt;/blockquote&gt;

Saudara Zulfikar, bagaimana cara orang memahami al-Quran dan hadith? Baca sendirikah, lalu langsung diambil kesimpulan sendiri. Kalau gitu caranya dijamin banyak orang tersesat dari jalan agama, karena masing-masing punya interprestasi sendiri. Jadi bagaimana caranya? Ya gunakan ulama-ulama tafsir, hadist, fiqh yang telah membuat peneliatian sendiri. Yang saya tulis itu bukanlah fatwa saya sendiri, tapi hasil ijtihad dari para ulama yang ahli dibidangnya. Kalau anda tidak mau menerima ya terserah. Tapi anda tidak boleh mengatakan orang lain salah dalam urusan khilaf seperti ini. Itu tandanya anda seorang yang taksub mazhab dan fanatik buta. Heran juga dengan pengetahuan agama anda. Ini ada link dari blog saya yang lain yaitu bagaiamana cara memahami ilmu fiqh, silakan beri komentar yang ramai lagi di sana:

http://smartzikir.blogspot.com/2011/06/cara-mudah-memahami-asal-ajaran-fiqh.html</description>
		<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p><strong>[Zulfikar Zaid] Jangan salah memahami hukum agama,sabun itu sama sekali tidak bisa mensucikan najis jilatan anjing karena tidak ada dasar hukum syari’at seperti itu kecuali orang2 yang salah memahami dasar hukum yang terdapat didalam al-qur’an dan hadist.</strong></p></blockquote>
<p>Saudara Zulfikar, bagaimana cara orang memahami al-Quran dan hadith? Baca sendirikah, lalu langsung diambil kesimpulan sendiri. Kalau gitu caranya dijamin banyak orang tersesat dari jalan agama, karena masing-masing punya interprestasi sendiri. Jadi bagaimana caranya? Ya gunakan ulama-ulama tafsir, hadist, fiqh yang telah membuat peneliatian sendiri. Yang saya tulis itu bukanlah fatwa saya sendiri, tapi hasil ijtihad dari para ulama yang ahli dibidangnya. Kalau anda tidak mau menerima ya terserah. Tapi anda tidak boleh mengatakan orang lain salah dalam urusan khilaf seperti ini. Itu tandanya anda seorang yang taksub mazhab dan fanatik buta. Heran juga dengan pengetahuan agama anda. Ini ada link dari blog saya yang lain yaitu bagaiamana cara memahami ilmu fiqh, silakan beri komentar yang ramai lagi di sana:</p>
<p><a href="http://smartzikir.blogspot.com/2011/06/cara-mudah-memahami-asal-ajaran-fiqh.html" rel="nofollow">http://smartzikir.blogspot.com/2011/06/cara-mudah-memahami-asal-ajaran-fiqh.html</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: zulfikar zaid</title>
		<link>http://blog.wiemasen.com/apakah-anjing-itu-najis/comment-page-1/#comment-2882</link>
		<dc:creator>zulfikar zaid</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Aug 2011 15:06:51 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://iemasen.wordpress.com/?p=202#comment-2882</guid>
		<description>kalau kamu merasa tidak ada ilmu agama jangan lagi memfatwakan hukum yang bukan2 kalau kamu tidak tahu karena dengan itui akan mempengaruhi orang yang awam kawan,,,,</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kalau kamu merasa tidak ada ilmu agama jangan lagi memfatwakan hukum yang bukan2 kalau kamu tidak tahu karena dengan itui akan mempengaruhi orang yang awam kawan,,,,</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: wiemasen</title>
		<link>http://blog.wiemasen.com/apakah-anjing-itu-najis/comment-page-1/#comment-2879</link>
		<dc:creator>wiemasen</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Aug 2011 20:53:34 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://iemasen.wordpress.com/?p=202#comment-2879</guid>
		<description>
&lt;blockquote&gt;&lt;strong&gt;[Mamat] pemahaman saya….walaupun perkembangan zaman terus berubah, hukum rosulullah SAW tidak boleh dirubah oleh siapapun itu’…tremasuk membasuh jilatan anjing, jka membasuhnya dengan menggunakan air dan tanah, maka jangan diganti dgan sabun … itu namanya merubah sunnah.&lt;/strong&gt;&lt;/blockquote&gt;

Terima kasih atas komentarnya. Makanya jangan pakai pemahaman sendiri, wong kita tidak ada ilmunya. Pakailah pemahaman para ulama-ulama fiqh yang ahli dibidangnya. Jadi menurut anda Dr. Yusuf al-Qaradhawi tidak sunnah kah dan memakai pemahaman sendiri. hanya anda sajalah yang sunnah.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p><strong>[Mamat] pemahaman saya….walaupun perkembangan zaman terus berubah, hukum rosulullah SAW tidak boleh dirubah oleh siapapun itu’…tremasuk membasuh jilatan anjing, jka membasuhnya dengan menggunakan air dan tanah, maka jangan diganti dgan sabun … itu namanya merubah sunnah.</strong></p></blockquote>
<p>Terima kasih atas komentarnya. Makanya jangan pakai pemahaman sendiri, wong kita tidak ada ilmunya. Pakailah pemahaman para ulama-ulama fiqh yang ahli dibidangnya. Jadi menurut anda Dr. Yusuf al-Qaradhawi tidak sunnah kah dan memakai pemahaman sendiri. hanya anda sajalah yang sunnah.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: zulfikar zaid</title>
		<link>http://blog.wiemasen.com/apakah-anjing-itu-najis/comment-page-1/#comment-2871</link>
		<dc:creator>zulfikar zaid</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 14 Aug 2011 14:04:39 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://iemasen.wordpress.com/?p=202#comment-2871</guid>
		<description>??? ??? ????? ?? ?????? (??? ????? ??????) ? ???? ????? ?? ???? ??? ????? ????????? ???? ?????? ??? ???? ?? ??? (????) ?? ?????. &quot;(???? ????: “Apabila ada anjing menjilati bejana (tempat makan minum) salah seorang diantara kalian, maka hendaknya membuang isinya dan mencuci bejana itu sebanyak tujuh kali yang pertama dengan (campuran) tanah. “(HR.Muslim)                                                            jangan salah memahami hukum agama,sabun itu sama sekali tidak bisa mensucikan najis jilatan anjing karena tidak ada dasar hukum syari&#039;at  seperti itu kecuali orang2 yang salah memahami dasar hukum yang terdapat didalam al-qur&#039;an dan hadist.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>??? ??? ????? ?? ?????? (??? ????? ??????) ? ???? ????? ?? ???? ??? ????? ????????? ???? ?????? ??? ???? ?? ??? (????) ?? ?????. &#8220;(???? ????: “Apabila ada anjing menjilati bejana (tempat makan minum) salah seorang diantara kalian, maka hendaknya membuang isinya dan mencuci bejana itu sebanyak tujuh kali yang pertama dengan (campuran) tanah. “(HR.Muslim)                                                            jangan salah memahami hukum agama,sabun itu sama sekali tidak bisa mensucikan najis jilatan anjing karena tidak ada dasar hukum syari&#8217;at  seperti itu kecuali orang2 yang salah memahami dasar hukum yang terdapat didalam al-qur&#8217;an dan hadist.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

