<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>wiemasen.com &#187; Aqidah</title>
	<atom:link href="http://blog.wiemasen.com/category/aqidah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://blog.wiemasen.com</link>
	<description>Hanya Setetes Air di Laut</description>
	<lastBuildDate>Tue, 07 Feb 2012 00:58:19 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>Percaya Semua Agama Benar, Menjadi Murtad?</title>
		<link>http://blog.wiemasen.com/murtad/</link>
		<comments>http://blog.wiemasen.com/murtad/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Jan 2012 04:16:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wiemasen</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aqidah]]></category>
		<category><![CDATA[Kafir]]></category>
		<category><![CDATA[Murtad]]></category>
		<category><![CDATA[Pluralisme]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://iemasen.wordpress.com/?p=422</guid>
		<description><![CDATA[Mungkin ada yang salah paham ketika saya mengatakan bahwa percaya semua agama benar bisa membatalkan syahadah alias murtad. Barangkali ada yang naik darah juga karena dianggap murtad. Bukan salah mereka juga sih, kalau mereka salah paham mengenai isu murtad ini. Sumber kesalahpahaman adalah karena ketidakmampuan untuk membedakan antara mengkafirkan perbuatannya atau mengkafirkan pembuatnya. Ah masak iya? Sama saja kelihatannya.

Coba bandingkan dengan kasus berikut ini. Semua orang tahu bahwa pembunuhan adalah perbuatan yang jahat yang akan menyebabkan pelakunya dipenjara. Jikalau pembunuhan adalah perbuatan yang jahat, maka otomatis orang yang melakukannya juga ...]]></description>
		<wfw:commentRss>http://blog.wiemasen.com/murtad/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tauhid Rububiyyah</title>
		<link>http://blog.wiemasen.com/tauhid-rububiyyah/</link>
		<comments>http://blog.wiemasen.com/tauhid-rububiyyah/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 05 Jan 2012 21:36:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wiemasen</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aqidah]]></category>
		<category><![CDATA[Rububiyah]]></category>
		<category><![CDATA[Tauhid]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://iemasen.wordpress.com/?p=408</guid>
		<description><![CDATA[Apa maksud tauhid rububiyyah? Maksudnya hanya Allah sajalah yang berkuasa untuk menciptakan alam semesta dan mengaturnya. Ini termasuk kekuasaan Allah untuk mematikan dan menghidupkan makhluknya, memuliakan dan menghinakan anak Adam, serta mengangkat dan menurunkan seseorang dari kekuasaannya. Dia juga yang memberikan perlindungan dan keamanan kepada siapa saja yang dikehendakinya. Juga tugas Allah untuk memberi rezeki kepada seluruh makhluknya.

Lawan tauhid rububiyah adalah menganggap adanya pelaku atau makhluk yang lain, baik yang berbentuk manusia, binatang, pohon ataupun patung yang memiliki kemampuan seperti Allah untuk mencipta dan mengatur alam semesta, termasuk mendatangkan kebaikan ...]]></description>
		<wfw:commentRss>http://blog.wiemasen.com/tauhid-rububiyyah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Syiah dan Sahabat Rasulullah S.A.W.</title>
		<link>http://blog.wiemasen.com/syiah-dan-sahabat/</link>
		<comments>http://blog.wiemasen.com/syiah-dan-sahabat/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 30 Dec 2011 00:40:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wiemasen</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aqidah]]></category>
		<category><![CDATA[Imam 12]]></category>
		<category><![CDATA[Rafidah]]></category>
		<category><![CDATA[Syiah Imamiah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://iemasen.wordpress.com/?p=398</guid>
		<description><![CDATA[Mengapa kita sebagai Ahlus Sunnah Wal Jamaah menerima sahabat? Karena generasi awal Islam bermula dari mereka. Merekalah yang memperjuangkan dakwah Islam dan berkorban untuknya. Merekalah pembantu-pembantu Nabi s.a.w. Malah mereka telah ditarbiah secara langsung dari Baginda s.a.w. Tanpa mereka Islam tidak akan tersebar ke seluruh penjuru dunia. Islam yang kita anuti sekarang ini diterima dari mereka. Al&#8217;Quran dan al-Sunnah yang menjadi sumber rujukan tertinggi Islam juga diterima melalui jalur mereka. Ada di antara mereka penghapal Al&#8217;Quran, ahli tafsir, dan penulis wahyu. Mereka mengutip setiap sabda Rasulullah s.a.w. apakah itu melalui ...]]></description>
		<wfw:commentRss>http://blog.wiemasen.com/syiah-dan-sahabat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tauhid Tiga</title>
		<link>http://blog.wiemasen.com/tauhid-tiga/</link>
		<comments>http://blog.wiemasen.com/tauhid-tiga/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 06 Dec 2011 04:12:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wiemasen</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aqidah]]></category>
		<category><![CDATA[Asma Wa Sifat]]></category>
		<category><![CDATA[Rububiah]]></category>
		<category><![CDATA[Sifat 20]]></category>
		<category><![CDATA[Tauhid]]></category>
		<category><![CDATA[Uluhiyah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://iemasen.wordpress.com/?p=353</guid>
		<description><![CDATA[Pembagian tauhid kepada tiga bagian itu bukan bid&#8217;ah karena isinya itu semua ada dalam Al&#8217;Quran dan Hadist. Pembagian itu ditujukan untuk memudahkan orang mempelajari dan memahami tauhid dalam Islam. Ini sama saja dengan pembagian-pembagian yang ada di dalam ilmu tafsir, ilmu hadis, ilmu fiqh, dll. Kalau mengikuti manhaj salaf, memang tauhid itu bisa dibagi kedalam tiga bagian:

1. Tauhid Rububiah atau Tauhid Khaliqiah
Allah berfirman:
&#8220;Jika ditanya mereka siapakah yang mencipta langit dan bumi, dan yang menundukkan bulan dan matahari, niscaya mereka akan mengatakan Allah&#8221; (Surah Al-Ankabut 29:61)
Apa maksud ayat di atas? Maksudnya ...]]></description>
		<wfw:commentRss>http://blog.wiemasen.com/tauhid-tiga/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dari Muslimah UIA- Palestin VS Iraq</title>
		<link>http://blog.wiemasen.com/palestin-ira/</link>
		<comments>http://blog.wiemasen.com/palestin-ira/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 22 Nov 2011 04:26:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wiemasen</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aqidah]]></category>
		<category><![CDATA[Iraq]]></category>
		<category><![CDATA[Palestina]]></category>
		<category><![CDATA[Syiah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://iemasen.wordpress.com/?p=341</guid>
		<description><![CDATA[“ Ya Syakira, kami ini orang Arab. Dari tanah Arab. Kami tahu hal yang sebenarnya terjadi.”, jelas Ameerah.
Aku menarik nafas dan menghela perlahan.
Ameerah ialah sahabat yang aku kenal di bumi UIA ini pada bulan Ramadhan tahun lepas. Ada beberapa peristiwa menjurus kepada perkenalan kami di masjid. Dia merupakan pelajar Master dalam jurusan Undang-undang.
Pagi tadi usai kelas Political Science, aku terus pulang ke Mahallah Saffiyah. Cadangnya nak baca Ulum Quran. Esok ada mid term. Berselisih dengan Ameera si pipi merah bermata biru. Salam dihulur. Pipi bertemu.
“I miss you, ukhti. Sudah lama ...]]></description>
		<wfw:commentRss>http://blog.wiemasen.com/palestin-ira/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Apakah non-Muslim Yang Baik Akan Masuk Neraka Juga?</title>
		<link>http://blog.wiemasen.com/non-muslim-masuk-neraka/</link>
		<comments>http://blog.wiemasen.com/non-muslim-masuk-neraka/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 Nov 2011 22:51:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wiemasen</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aqidah]]></category>
		<category><![CDATA[imtihan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.wiemasen.com/?p=2706</guid>
		<description><![CDATA[Orang yang tidak sampai risalah tauhid padanya ketika hidup, dia dianggap kafir di dunia ini. Cara kita bermuamalat dengan mereka adalah seperti bermuamalat dengan orang kafir. Akan tetapi di akhirat nanti dia termasuk ke dalam golongan imtihan yang akan diuji oleh Allah. Jika berhasil melewati ujian tersebut, mereka akan ke syurga dan jika tidak diazab di neraka. Yang juga termasuk dalam golongan imtihan ini seperti ahli fitrah (hidup sebelum diutus nabi), orang gila, orang tua pikun, dll.

Dari Abu Hurairah dan Al-Aswad Bin Sarii bahawa  nabi Allah S.A.W bersabda: “Empat ...]]></description>
		<wfw:commentRss>http://blog.wiemasen.com/non-muslim-masuk-neraka/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Salah Satu Penyebab Perpecahan Umat Islam</title>
		<link>http://blog.wiemasen.com/penyebab-perpecahan-umat-islam/</link>
		<comments>http://blog.wiemasen.com/penyebab-perpecahan-umat-islam/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 03 Nov 2011 10:11:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wiemasen</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aqidah]]></category>
		<category><![CDATA[Ahl al-Sunnah wa al-Jama'ah]]></category>
		<category><![CDATA[Ahl al-Takwil]]></category>
		<category><![CDATA[al-Asma' wa al-Sifat]]></category>
		<category><![CDATA[al-Mujassimah]]></category>
		<category><![CDATA[al-Musyabbihah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.wiemasen.com/?p=2676</guid>
		<description><![CDATA[
Perkara pertama yang membedakan antara generasi al-salaf dan al-Khalaf adalah dalam subyek Tauhid al-Asma&#8217; wa al-Sifat. Perkara ini berkaitan dengan cara memahami ayat-ayat al-Qur&#8217;an dan hadis yang memberitakan tentang nama-nama dan sifat-sifat Allah. Ayat-ayat al-Qur&#8217;an dan hadis yang memberitahukan nama-nama dan sifat-sifat Allah digelar sebagai nas-nas al-Sifat. Khusus bagi hadis, ianya mesti memiliki sanad yang shahih dan maksud yang jelas, sebelum dapat diterima sebagai nas al-Sifat.

Salah satu contoh nas al-Sifat berdasarkan firman Allah adalah:
&#8220;Hai iblis, apakah yang menghalangi kamu sujud kepada yang telah Kuciptakan dengan kedua Tangan-Ku.&#8221; (Saad 38:75)
Pertama
Ahl al-Sunnah ...]]></description>
		<wfw:commentRss>http://blog.wiemasen.com/penyebab-perpecahan-umat-islam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Usaha Pemurtadan Merajalela di Indonesia</title>
		<link>http://blog.wiemasen.com/pemurtadan-merajalela/</link>
		<comments>http://blog.wiemasen.com/pemurtadan-merajalela/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 28 Oct 2011 04:32:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wiemasen</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aqidah]]></category>
		<category><![CDATA[Murtad]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.wiemasen.com/?p=2663</guid>
		<description><![CDATA[Salah satu penyebab kekacauan umat beragama di Indonesia adalah upaya  pemurtadan yang dilakukan oleh sebagian aktifis-aktifis dakwah Kristen.  Mereka berusaha memurtadkan dengan berbagai cara umat yang tadinya  beragama Islam ke agama lain. Tentu saja ini membuat gerah sejumlah  organisasi Islam, ulama-ulama Islam, dan masyarakat yang masih peduli  dengan kondisi umat Islam Indonesia.

Saya tidak berapa yakin apakah ada peraturan di Indonesia yang melarang  penyebaran agama secara aktif kepada umat beragama lain? Yang saya tahu  di Jepang sendiri ada larangan penyebaran agama dari pintu ke ...]]></description>
		<wfw:commentRss>http://blog.wiemasen.com/pemurtadan-merajalela/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Benarkah Terjadi Pergeseran Pengertian Dari Sunnah ke Hadith?</title>
		<link>http://blog.wiemasen.com/sunnah-ke-hadith/</link>
		<comments>http://blog.wiemasen.com/sunnah-ke-hadith/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 24 Oct 2011 06:16:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wiemasen</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aqidah]]></category>
		<category><![CDATA[hadits]]></category>
		<category><![CDATA[Sunnah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.wiemasen.com/?p=2651</guid>
		<description><![CDATA[Nurcholish Madjid menuduh telah terjadi pergeseran pengertian sunnah ke hadist dalam tulisannya yang berjudul &#8220;PERGESERAN PENGERTIAN &#8220;SUNNAH&#8221; KE &#8220;HADITS&#8221;. Kesimpulan yang saya baca dari artikel tersebut adalah:

 Jika seseorang menyebut &#8220;sunnah&#8221; maka dengan sendirinya akan terbayang padanya sejumlah kitab koleksi sabda Nabi. Inilah sikap yang hendak dikritisi oleh Nurcholis Madjid.
Sunnah lebih luas daripada hadits, termasuk yang sahih. Berarti, sunnah tidak terbatas hanya pada hadits.
Jadi sunnah Nabi, khususnya segi-segi yang dinamik dan mendasar, dapat lebih banyak diketahui dari Kitab Suci daripada kumpulan kitab hadits. Sedangkan dari kitab-kitab hadist dikatakan hanya bersifat ...]]></description>
		<wfw:commentRss>http://blog.wiemasen.com/sunnah-ke-hadith/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bolehkah Umat Islam mengucapkan Rest in Peace?</title>
		<link>http://blog.wiemasen.com/rest-in-peace/</link>
		<comments>http://blog.wiemasen.com/rest-in-peace/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 24 Oct 2011 01:00:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wiemasen</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aqidah]]></category>
		<category><![CDATA[RIP]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.wiemasen.com/?p=2639</guid>
		<description><![CDATA[
Ketika Steve Jobs mantan CEO Apple meninggal, orang-orang pada sibuk mengisi status FB-nya dengan kata-kata seperti &#8220;RIP Steve Jobs&#8221;. Sayangnya umat Islam ikut-ikutan dengan trend ini yang kemungkinan besar tidak tahu dengan apa yang dilakukannya. Bahkan seorang musisi Islam terkenal sampai mengeluarkan status tersebut di FB-nya.

Kalau kita tahu kalimat penuh ucapan &#8220;Rest in Peace&#8221; atau RIP, mungkin kita tidak akan berani mengucapkannya lagi. Ucapan RIP merupakan do&#8217;a Kristian Katolik kepada pengikutnya yang telah menemui ajal yang berbunyi &#8220;May his soul and the souls of all the departed faithful by God’s ...]]></description>
		<wfw:commentRss>http://blog.wiemasen.com/rest-in-peace/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

