<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>wiemasen.com &#187; Hadist</title>
	<atom:link href="http://blog.wiemasen.com/category/hadist/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://blog.wiemasen.com</link>
	<description>Hanya Setetes Air di Laut</description>
	<lastBuildDate>Tue, 07 Feb 2012 00:58:19 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>Perlukah Sanad Di Zaman Ini?</title>
		<link>http://blog.wiemasen.com/perlukah-sanad-di-zaman-ini/</link>
		<comments>http://blog.wiemasen.com/perlukah-sanad-di-zaman-ini/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 23 Nov 2011 05:09:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wiemasen</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hadist]]></category>
		<category><![CDATA[sanad]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.wiemasen.com/?p=2757</guid>
		<description><![CDATA[
Sanad/isnad merupakan kekhususan umat Islam. Al-Qur&#8217;an telah  diriwayatkan kepada kita oleh para perawi dengan sanad yang mutawatir.  Demikian pula telah sampai kepada kita hadits-hadits Nabi shallallahu  &#8216;alaihi wasallam dengan sanad-sanad yang shahih. Berbeda dengan kitab  Injil dan Taurat yang ada pada kaum Nashrani dan Yahudi tanpa sanad yang  bersambung dan shahih, sehingga sangat diragukan keabsahan kedua kitab  tersebut.

Isnad hadits adalah silsilah para perawi yang meriwayatkan matan (sabda) hadits dari Rasulullah shallallahu &#8216;alaihi wa sallam.
Para  ahli hadits telah memberikan kriteria yang ketat agar suatu ...]]></description>
		<wfw:commentRss>http://blog.wiemasen.com/perlukah-sanad-di-zaman-ini/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menangkis Propaganda Anti Hadis</title>
		<link>http://blog.wiemasen.com/menangkis-propaganda-anti-hadis/</link>
		<comments>http://blog.wiemasen.com/menangkis-propaganda-anti-hadis/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 11 Jun 2011 00:14:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wiemasen</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hadist]]></category>
		<category><![CDATA[Abu Hurairah]]></category>
		<category><![CDATA[Anti Hadith]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.wiemasen.com/?p=1405</guid>
		<description><![CDATA[Salah satu metode meruntuhkan ajaran Islam yang paling kuno dan sudah jadi langganan orang kafir adalah menghembuskan keragu-raguan kepada keshahihan hadits-hadits nabawi. Tasykik (menyusupkan keragu-raguan) model ini sebenarnya metode klasik yang sering dilancarkan para orientalis zaman dulu. Triknya pun sebenarnya terbilang ketinggalan zaman alias sudah out of date. Meski demikian, bila ditembakkan kepada kalangan awam yang gagap dengan esensi ajaran Islam, ternyata jurus ini terkadang masih ampuh juga.

Yang jelas bukan karena keampuhan jurusnya, tetapi memang dasarnya pertahanan fikrah umat Islam ini terlalu lemah dan rentan terhadap berbagai serangan, bahkan yang ...]]></description>
		<wfw:commentRss>http://blog.wiemasen.com/menangkis-propaganda-anti-hadis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hadis-hadis Palsu Seputar Ramadhan</title>
		<link>http://blog.wiemasen.com/hadis-palsu-ramadhan/</link>
		<comments>http://blog.wiemasen.com/hadis-palsu-ramadhan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 03 Sep 2010 22:19:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wiemasen</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hadist]]></category>
		<category><![CDATA[Hadis Palsu]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadhan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://iemasen.wordpress.com/?p=122</guid>
		<description><![CDATA[Setiap Ramadhan, para penceramah mendapat tambahan kesibukan. Mereka diundang ke berbagai tempat untuk berceramah seputar puasa dan Ramadhan. Agar ceramahnya memiliki bobot ilmiah, mereka banyak mengutip dan menguraikan maksud ayat-ayat Alquran, Hadis atau kata-kata hikmah para ulama. Hadis-hadis yang mereka sampaikan bervariasi kualitasnya, ada yang shahih, hasan, dhaif, bahkan ada yang sangat dhaif sekali, yaitu hadis-hadis yang dikategorikan sebagai maudhu, matruk, munkar, dan lain sebagainya.

Untuk mengetahui hadis palsu berkaitan dengan Ramadhan, berikut akan dituliskan minimal tujuh hadis maudhu (palsu) atau matruk (semi palsu) agar dapat diketahui kepalsuannya, sehingga tidak disebut- ...]]></description>
		<wfw:commentRss>http://blog.wiemasen.com/hadis-palsu-ramadhan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Benarkah Kisah Rasulullah SAW Dan Yahudi Buta?</title>
		<link>http://blog.wiemasen.com/kisah-dyahudi-buta/</link>
		<comments>http://blog.wiemasen.com/kisah-dyahudi-buta/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 24 Feb 2010 01:58:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wiemasen</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hadist]]></category>
		<category><![CDATA[Abu Bakar]]></category>
		<category><![CDATA[Kibaru Sahabah]]></category>
		<category><![CDATA[Yahudi Buta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://iemasen.wordpress.com/?p=662</guid>
		<description><![CDATA[Pernah dengar cerita mengenai Rasulullah s.a.w dan pengemis buta? Belum pernah? Kalau belum, coba baca kisah di bawah ini, berikut komentar saya diakhir cerita. Anda akan terkejut karena akan menemukan kebenaran yang belum pernah anda dengar.

Di sudut pasar Madinah Al-Munawarah ada seorang pengemis Yahudi Buta, dari hari ke hari apabila ada orang yang mendekatinya ia selalu berkata &#8220;Wahai saudaraku jangan dekati Muhammad, dia itu orang gila, dia itu pembohong, dia itu tukang sihir, apabila kalian mendekatinya kalian akan dipengaruhinya&#8221;.
Setiap pagi Rasulullah SAW mendatanginya dengan membawakan makanan, dan tanpa berkata sepatah ...]]></description>
		<wfw:commentRss>http://blog.wiemasen.com/kisah-dyahudi-buta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>26</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Nabi Adam as Setinggi 30 meter, Percayakah Anda?</title>
		<link>http://blog.wiemasen.com/tinggi-nabi-adam-as/</link>
		<comments>http://blog.wiemasen.com/tinggi-nabi-adam-as/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 18 Feb 2010 01:57:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wiemasen</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hadist]]></category>
		<category><![CDATA[Tinggi Nabi Adam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.wiemasen.com/?p=1957</guid>
		<description><![CDATA[
Ada fakta yang menarik nih. Tahu tidak kalau tinggi nabi Adam as adalah  sekitar 30 meter. Fakta ini ada disebut dalam sebuah hadist shahih.  Tidak sedikit orang menertawakan kandungan hadist ini, karena menganggap  hal itu tidak terbukti secara ilmu pengetahuan. Benarkah begitu? Ini hadist yang menyatakan tinggi nabi Adam as.

[Al-Bukhariy/ 6227] Telah bercerita kepada kami Yahya bin Ja`far: Telah  bercerita kepada kami `Abdu r-Razzaq, dari Ma`mar, dari Hammam, dari Abi  Hurayrah, dari Nabi, dia berkata: &#8220;Allah menjadikan Adam tingginya  60 hasta, kemudian (Allah) berfirman: ...]]></description>
		<wfw:commentRss>http://blog.wiemasen.com/tinggi-nabi-adam-as/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

