Articles in the Hukum Hakam Category
Hukum Hakam »
Sering kita baca dalam berita-berita bagaimana seorang ibu tunggal yang ditinggal mati suaminya, harus bersusah-payah untuk menghidupi anak-anaknya. Kalau si ibu memiliki pendidikan yang tinggi, dan pernah bekerja atau sedang bekerja, maka tidak menjadi masalah untuk menafkahi anak-anaknya. Tapi kalau si ibu tidak memiliki ketrampilan dan tidak pernah bekerja selama suaminya hidup, maka dunia seakan menjadi neraka baginya.
Hukum Hakam »
Masalah bersuci dari hadas besar dan hadas kecil tidak menjadi masalah kalau kita tinggal di negara-negara yang mayoritas penduduknya adalah Muslim, karena disetiap toilet sudah tersedia air yang melimpah untuk bersuci. Akan tetapi bagi yang tinggal di negara non-Muslim seperti Australia misalnya, maka bersuci menimbulkan masalah tersendiri. Ini disebabkan hanya tissue toilet yang tersedia di toilet-toilet di Australia.
Hukum Hakam »
Sering kali terjadi ketika kita sedang sholat sunat setelah Jum’at misalnya, tiba-tiba ada orang dengan santainya melintas di depan kita. Apa perasaan kita ya…kaget dan marah? Kaget karena sedang khusuk-khusuknya sholat, tiba-tiba ada yang menghancurkan kekushukan kita dengan berjalan di atas sajadah kita. Saya pernah mengalami kejadian seperti itu. Kurang ajar benar orang ini. Padahal masih banyak tempat untuk berjalan didepan sajadah kita.
Hukum Hakam »
Uang Riba
Banyak orang yang tidak mengetahui secara pasti apa beda asuransi konvensional dengan asuransi syariah. Wajar saja, karena sistem ekonomi kita tidak berlandaskan syariah. Karena ketidaktahuan inilah banyak orang yang antipati dengan sistem ekonomi Islam. Tulisan saya pada kali ini adalah untuk menjelaskan secara ringkas apa itu asuransi syariah. Mudah-mudahan ada manfaatnya bagi para pembaca.
Hukum Hakam »
Syariah mewajibkan niat dalam setiap ibadah termasuk puasa. Tidak sah puasa apabila tidak berniat. Menurut jumhur ulama, diwajibkan berniat pada waktu malam (sebelum fajar). Kewajiban ini berdasarkan hadis yang diriwayatkan oleh Abu Daud (No. 2456), Tirmizi (No. 730) dan Nasai (No. 2332) yang berbunyi:
“Barang siapa tidak berniat puasa pada malam hari, maka tiada puasa baginya”.
Hukum Hakam »
Sebenarnya apa sih sholat tarawih itu? Apakah sholat tarawih itu bisa dianggap sholat sunat malam hari atau tidak? Untuk menjawabnya mari kita rujuk kepada pendapat para ulama? Loh kenapa harus merujuk para ulama? Kita kan bisa juga baca hadith terus mengambil kesimpulan dari hadith itu. “No way man”! Kita yang orang awam ini tidak ada ilmu untuk mensyarah hadith-hadith. Oleh sebab itu mari kita simak apa kata para ulama-ulama.
Hukum Hakam »
PERBEDAAN PENDAPAT YANG DIBENARKAN
Islam membenarkan perbedaan pendapat apabila berhadapan dengan isu-isu cabang (furu’) dengan syarat pokoknya (ushul) berdiri di atas sesuatu yang disepakati. Pokok atau ushul yang dimaksudkan adalah al-Qur’an dan al-Sunnah. Al-Qur’an dan al-Sunnah saja tidak cukup, kerana sejarah telah membuktikan kehadiran banyaknya individu atau aliran menyeleweng yang tetap merujuk kepada al-Qur’an dan al-Sunnah. Kenapa mereka bisa menyeleweng? Karena mereka menafsirkan ke dua sumber tersebut berdasarkan penafsiran versi mereka sendiri. Oleh sebab itu penafsiran perlu ditambah dengan syarat-syaratnya yaitu berdasarkan pemahaman para sahabat (kerana merekalah yang paling …
Hukum Hakam »
Ketika membicarakan bid’ah maka kita harus mengerti bahwa ada definisi bid’ah dari segi bahasa dan istilah. Dari segi bahasa, bid’ah bermaksud membuat sesuatu yang tidak ada contoh sebelumnya. Jadi sangat umum definisinya. Sedangkan dari segi istilah ada beberapa definisi bid’ah.
Salah satu definisi bid’ah yang terbaik adalah seperti yang dikemukan oleh al-Imam Abu Ishaq al-Syatibi rahimahullah (790H) dalam kitab al-I’tishom. Beliau adalah seorang muhaddith, ahli fiqh dan usul fiqh terkenal dari Andalus yang bermazhab Malik.
Hukum Hakam »
Seorang sahabat saya menceritakan sebuah insiden hari raya dengan mertuanya. Karena tempat kerja yang berada di negara yang lain, sangat jarang kesempatan sahabat saya untuk berlebaran di rumah mertuanya. Kebiasaan yang dilakukan adalah dengan mengucapkan selamat hari raya dan minta maaf melalui telepon. Namun tahun ini, sahabat saya itu mendahulukan ucapan mohon maaf pada malam terakhir Ramadhan dengan alasan keesokan harinya dipenuhi dengan acara di luar rumah. Takut kelupaan.
Hukum Hakam »
Pada saat-saat ekonomi yang suram ini, tawaran keuntungan besar setiap bulannya serasa seperti mendapatkan air di padang pasir. Mereka jadi tidak peduli tentang halal atau haram. Kalau kita ingatkan, mereka mengatakan pandangan agama yang berbeda mengenai usaha sejenis ini. Itulah alasan yang digunakan agar mereka tetap merasa nyaman dengan bisnis mereka. Sebenarnya mereka tidak mengetahui hukum ekonomi Islam. Masalahnya mereka tidak tahu hendak bertanya kemana, karena ulama-ulama yang ahli di bidang ekonomi Islam sangat kurang.
