<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>wiemasen.com &#187; Keluarga</title>
	<atom:link href="http://blog.wiemasen.com/category/keluarga/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://blog.wiemasen.com</link>
	<description>Hanya Setetes Air di Laut</description>
	<lastBuildDate>Tue, 07 Feb 2012 00:58:19 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>Ada Apa dengan Kulit Hitam?</title>
		<link>http://blog.wiemasen.com/ada-apa-dengan-kulit-hitam/</link>
		<comments>http://blog.wiemasen.com/ada-apa-dengan-kulit-hitam/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 02 Jun 2011 23:49:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wiemasen</dc:creator>
				<category><![CDATA[Keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[Kulit Hitam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.wiemasen.com/?p=1363</guid>
		<description><![CDATA[Sebagai seorang ummi, saya sangatlah heran. Ketika dua orang selebriti menyatakan bahwa mereka tidak ingin anak mereka berkulit hitam. Bahkan, ada yang menggelar jumpa pers segala untuk mengklarifikasi bahwa anak yang baru dilahirkannya berkulit kuning, setelah ada isu berkulit hitam. Memangnya, ada apa dengan kulit hitam?

Apa kulit hitam itu jelek? Atau apakah berkulit hitam merupakan sebuah kesalahan? Sebuah dosakah?
Bagaimana jika ternyata Allah Yang Maha Kuasa mentakdirkan anak mereka berkulit hitam? Mudah saja bukan? Akankah mereka menolaknya dan tidak mencintai selayaknya jika sang anak berkulit putih atau kuning?
Negara tropis seperti negara ...]]></description>
		<wfw:commentRss>http://blog.wiemasen.com/ada-apa-dengan-kulit-hitam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Berjuang Keras Untuk Satu Isteri</title>
		<link>http://blog.wiemasen.com/berjuang-satu-isteri/</link>
		<comments>http://blog.wiemasen.com/berjuang-satu-isteri/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 May 2011 23:41:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wiemasen</dc:creator>
				<category><![CDATA[Keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[Poligami]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://iemasen.wordpress.com/?p=165</guid>
		<description><![CDATA[Saya teringat sebuah dialog dengan &#8220;Sang Direktur&#8221; di salah satu instansi, dia memiliki posisi yang cukup strategis, dan cukup basah kata kebanyakan orang. Kami bersilaturahim ke rumah beliau dan isterinya, obrolan pun mengalir hangat dan sangat penuh kekeluargaan.
&#8220;Sudah makan malam belum nih, aku siapkan ya?&#8221; ujar sang isteri.
&#8220;Tidak usah Bu, 15 menit yang lalu kami barusan makan malam di Warung Lawu!&#8221; balasku.
&#8220;Ah, Warung Lawu! Kok mau sih makan di restauran itu?&#8221; tanyanya gemas.
&#8220;Memangnya kenapa bu, haram?&#8221; tanyaku penasaran.

&#8220;Kita sih ibu-ibu di sini udah pada boikot itu restauran, karena yang punya ...]]></description>
		<wfw:commentRss>http://blog.wiemasen.com/berjuang-satu-isteri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Not Without Her Make-Up</title>
		<link>http://blog.wiemasen.com/not-without-her-make-up/</link>
		<comments>http://blog.wiemasen.com/not-without-her-make-up/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 26 Nov 2010 02:44:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wiemasen</dc:creator>
				<category><![CDATA[Keluarga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://iemasen.wordpress.com/?p=129</guid>
		<description><![CDATA[
This is a satire written to mimic articles, reports and stories generally written about Muslim women by women from Western non-Muslim backgrounds. It is, to some extent, an attempt to convey to the readers how it feels to be &#8216;othered&#8217; and to be judged superficially in accordance with only one&#8217;s own perceptions. I hope you take it for what it is &#8211; a satire. I do not clearly remember the first time I was here. My earliest memories of Australia start when I was around six or seven, probably my ...]]></description>
		<wfw:commentRss>http://blog.wiemasen.com/not-without-her-make-up/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jangan Jadikan Istri Sebagai Pembantu</title>
		<link>http://blog.wiemasen.com/istri-pembantu/</link>
		<comments>http://blog.wiemasen.com/istri-pembantu/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 18 Nov 2010 02:20:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wiemasen</dc:creator>
				<category><![CDATA[Keluarga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.wiemasen.com/?p=2405</guid>
		<description><![CDATA[
Tahukah anda, wahai para suami, apa tugas istri sebenarnya? Tugas  istri hanyalah melahirkan anak-anak suaminya dan melayani suaminya  (hanya mereka yang sudah menikah saja tahu maksudnya   ).  Kalau  cuma itu tugas istri, tugas siapa sebenarnya dalam urusan  masak-memasak, membersihkan rumah, mengajar anak, memberi susu anak,  mengantar anak ke sekolah, mencuci baju, dsb. Para lelaki dan suami mulai curiga, jangan-jangan tugas rumah tangga dan mengurus anak adalah tugas para suami.
Betul  sekali kecurigaan para suami itu. Tugas-tugas di atas adalah tugas para  suami. ...]]></description>
		<wfw:commentRss>http://blog.wiemasen.com/istri-pembantu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>A Stranger</title>
		<link>http://blog.wiemasen.com/a-stranger/</link>
		<comments>http://blog.wiemasen.com/a-stranger/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 22 Aug 2010 22:10:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wiemasen</dc:creator>
				<category><![CDATA[Keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[Parenting]]></category>
		<category><![CDATA[TV]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://iemasen.wordpress.com/?p=116</guid>
		<description><![CDATA[A few months before I was born, my dad met a stranger who was new to our small Tennese town. From the beginning, Dad was fascinated with this enchanting newcomer, and soon invited him to live with our family. The stranger was quickly accepted and was around to welcome me into the world a few months later. As I grew up I never questioned his place in our family. In my young mind, each member had a special niche.

My brother, Bill, five years my senior, was my example. Fran, my ...]]></description>
		<wfw:commentRss>http://blog.wiemasen.com/a-stranger/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Perlukah Wanita Bekerja?</title>
		<link>http://blog.wiemasen.com/perlukah-wanita-bekerja/</link>
		<comments>http://blog.wiemasen.com/perlukah-wanita-bekerja/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 07 May 2010 15:52:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wiemasen</dc:creator>
				<category><![CDATA[Keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[Wanita Karir]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.wiemasen.com/?p=414</guid>
		<description><![CDATA[Sekarang ini isu boleh tidaknya wanita bekerja adalah isu sensitif. Tidak percaya? Coba saja bawa topik ini ke dalam sebuah forum dan katakan bahwa wanita sebaiknya tinggal di rumah menjaga anak. Tidak perlu menunggu terlalu lama, balasan bertubi-tubi akan menyerang anda. Anda akan dituduh menzalimi wanita, tidak adil terhadap mereka, dan banyak lainnya. Saya tidak melarang wanita bekerja. Akan tetapi ada keadaan-keadaan tertentu yang tidak dipenuhi oleh wanita masa kini ketika ingin bekerja di luar rumah. Hal inilah yang menimbulkan kesan-kesan negatif wanita bekerja di luar rumah. Jadi sebelum menyerang ...]]></description>
		<wfw:commentRss>http://blog.wiemasen.com/perlukah-wanita-bekerja/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

