Articles in the Perang Pemikiran Category
Perang Pemikiran »
“Argumen-argumen tekstual tak jarang berfungsi bukan sebagai penambah keluasan cakrawala berpikir, tapi sebagai katup pembahasan.” Itulah di antara pernyataan nyleneh kaum liberalis. Tentu, yang mereka maksud argumen-argumen tekstual adalah nash al-Quran dan as-Sunnah. Dan itu yang mereka sebagai katup! Katup, sesuatu yang biasa digunakan untuk membuka dan menutup. Mereka menuduh al-Quran dan as-Sunnah sebagai alat untuk mengungkung kebebasan berpikir dan membatasi keluasan cakrawala.
Aqidah, Perang Pemikiran »
Walaupun masalah takdir masuk ke dalam aqidah, ternyata banyak juga yang tidak memahaminya dengan benar. Biasa kita dengar uangkapan seperti ini: “Memang sudah takdirku untuk menjadi miskin seumur hidup” atau “Sudah takdir dia untuk bunuh diri” atau lebih parah lagi “Aku beragama Kristen, karena takdir jualah”, dan masih banyak contoh lain yang membuat kita geleng-geleng kepala karena mereka menyalahkan takdir kalau mereka gagal atau malas berbuat sesuatu. Jadi pada umumnya umat Islam dalam masalah qadar terpecah ke dalam tiga golongan:
Aqidah, Perang Pemikiran »
Awalnya para sufi pertama berkomitmen pada Qur’an dan Sunnah. Namun, selanjutnya, tasawuf dipenuhi filsafat yang memuat paham-paham asing dalam dunia Islam. Generasi awal yang terdiri dari para sahabat dan tabi’in menerima dan mengajarkan Islam secara utuh, seimbang, mendalam dan komprehensif. Mereka tidak menonjolkan salah satu bidang, sementara bidang yang lain dilupakan. Ketika mereka memperhatikan aspek batiniyah, mereka tidak melupakan aspek lahiriyah. Ketika mereka mengejar urusan ukhrawi, mereka tidak melalaikan urusan duniawi. Pendek kata, mereka memberi perhatian terhadap akal, ruh, dan jasad secara menyeluruh dan seimbang.
Perang Pemikiran »
Sebagai pengusung gagasan Islam moderat (liberal), Syafii Maarif percaya, bila Islam dipakai sebagai instrumen politik kekuasaan, agama ini akan berubah fungsinya dari kekuatan damai menjadi doktrin kekerasan. Dalam tulisan berjudul ‘Musharraf dan Dilema Republik Islam’, Syafii Maarif menganggap bahwa Era Pervez Musharraf (1999) adalah bukti terkini tentang betapa rumitnya mengurus sebuah negara modern yang diberi nama Republik Islam Pakistan itu.
Perang Pemikiran »
Saat ini “Islamic Studies” menjadi subjek kajian yang sangat penting di dunia pendidikan, baik di dunia Islam maupun Barat. Di Leiden, Chicago, London, dan lain-lain didirikan insititut atau universitas yang mengajarkan ‘studi Islam’ yang diajar oleh profesor-profesor Muslim dan non Muslim. Mereka-mereka yang belajar di Barat, biasanya menunjukkan rasa bangganya karena lebih analitis dan unggul dalam metodologi.
Featured, Perang Pemikiran »
Bagi yang berencana untuk golput, pikirkanlah masak-masak sebelum mengambil keputusan. Kalau anda ingin ajaran-ajaran Islam di pretelin satu-persatu, maka golputlah anda. Kalau anda ingin membela Islam, maka ikutlah pemilu. Pilihlah wakil-wakil rakyat atau pemimpin yang membela Islam. Kalau anda tidak melakukannya, maka bersiap-siaplah kalau anak laki-laki hanya mendapat satu bagian dari warisan. Ya satu bagian saja. Itulah RUU yang sedang diajukan oleh anggota DPR sekarang. Kalau umat Islam golput, bukan hukum warisan saja yang dipretelin, tapi juga hukum-hukum Islam yang sudah qath’i. Apa yang diperjuangkan oleh Islam liberal lama-kelamaan akan …
Perang Pemikiran »
Masih ingat peristiwa penusukan Jemaat HKBP? Media-media Indonesia heboh memberitakan kasus ini, dimana yang menjadi tertuduh adalah 9 orang pemuda Muslim yang dianggap menyerang 200 jemaat HKBP yang sedang berkonvoi. Media pun memelintir berita peristiwa tersebut, sehingga terjadi penyesatan opini. akhirnya, banyak anggota masyarakat menjadi korban media, termasuk Presiden sekali pun. Padahal kejadian sebenarnya sangat bertolak belakang seperti yang dapat dibaca di situs voa-islam [1].
Perang Pemikiran »
Belakangan ada pendapat yang mengatakan bahwa semua agama itu sama atau benar, cuma beda “teknis pelaksanaannya.” Menurut mereka, jika semua penganut agama, entah itu Yahudi atau Nasrani, beriman, maka mereka semua masuk surga. Mereka memakai ayat seperti di bawah ini sebagai argumen mereka:
“Sesungguhnya orang-orang mu’min, orang-orang Yahudi, orang-orang Nasrani dan orang-orang Shabiin,
Perang Pemikiran »
Within this “Era of Globalisation” there exists, among many Muslims, confusion about Islam’s place within the “religions” of the world. Those who promote “Globalisation” also promote the doctrine of “Comparative religions”, that is the doctrine of the validity of all religions, by promoting the understanding of the “essential unity” of all religions. They would have mankind believe that all religions are universally valid.
Perang Pemikiran »
Alhamdulillah, Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar, wa lillahil hamdu. Inilah ucapan syukur dan rasa gembira tak terkira saat DPR mengesahkan UU Pornografi, 30 Oktober 2008 lalu. Perjalanan panjang proses legislasi RUU APP akhirnya sampai di terminal akhir: lahir UU Pornografi. Alhamdulillah, kini bangsa Indonesia memiliki payung hukum untuk menolak bahaya pornografi. Hal ini sekaligus menandakan kemenangan masyarakat pro moral atas kaum hedonis liberal.
Perang Pemikiran »
Islam adalah sistem kehidupan yang mengantarkan manusia untuk memahami realitas kehidupan. Islam juga merupakan tatanan global yang diturunkan Allah sebagai Rahmatan Lil-’alamin. Sehingga – sebuah konsekuensi logis – bila penciptaan Allah atas makhluk-Nya – laki-laki dan perempuan – memiliki missi sebagai khalifatullah fil ardh, yang memiliki kewajiban untuk menyelamatkan dan memakmurkan alam, sampai pada suatu kesadaran akan tujuan menyelamatkan peradaban kemanusiaan.
Perang Pemikiran »
Didalam Al’Quran dinyatakan bahwa orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang sebelum umat Islam mengikuti jalan mereka. Kalau ada yang bilang bahwa peringatan tersebut hanya ditujukan pada jaman Nabi dulu, it’s WRONG. Al’Quran berlaku sepanjang jaman, karena sifat manusia adalah sama mulai dari jaman Nabi Adam sampai pada jaman sekarang. Jadi peringatan tersebut berlaku sepanjang jaman.

