<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>wiemasen.com &#187; Yang Ringan</title>
	<atom:link href="http://blog.wiemasen.com/category/yang-ringan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://blog.wiemasen.com</link>
	<description>Hanya Setetes Air di Laut</description>
	<lastBuildDate>Tue, 07 Feb 2012 00:58:19 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>Sudahkah Anda Merasakan Biawak Padang Pasir?</title>
		<link>http://blog.wiemasen.com/biawak-padang-pasir/</link>
		<comments>http://blog.wiemasen.com/biawak-padang-pasir/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 03 Feb 2012 00:57:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wiemasen</dc:creator>
				<category><![CDATA[Yang Ringan]]></category>
		<category><![CDATA[Biawak Padang Pasir]]></category>
		<category><![CDATA[Dhab]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.wiemasen.com/?p=1864</guid>
		<description><![CDATA[
Mereka yang pernah melihat dhab di Madinah mengatakan bahwa dhab tidak sama dengan biawak. Dhab adalah hewan yang hidup dalam tanah padang pasir dan makanannya adalah tumbuh-tumbuhan (herbifora). Sedangkan biawak seperti yang dikenal di Indonesia adalah binatang buas bertaring yang termasuk ke dalam jenis hewan pemangsa (karnifora).
Apa hukumnya makan biawak (bukan dhab)? Ulama-ulama Syafie memasukkan biawak sebagai binatang yang kotor atau khaba&#8217;its dan hukumnya adalah haram dimakan.
Bagaimana dengan dhab sendiri?
Bagi yang merasa jijik, makan dhab adalah makruh. Hal ini berdasarkan hadits di bawah ini:
&#8220;Artinya : Dari Abdur Rahman bin Syibl ...]]></description>
		<wfw:commentRss>http://blog.wiemasen.com/biawak-padang-pasir/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menyikapi Gempa di Padang</title>
		<link>http://blog.wiemasen.com/menyikapi-gempa-padang/</link>
		<comments>http://blog.wiemasen.com/menyikapi-gempa-padang/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 13 Jan 2012 04:15:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wiemasen</dc:creator>
				<category><![CDATA[Yang Ringan]]></category>
		<category><![CDATA[gempa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.wiemasen.com/?p=1803</guid>
		<description><![CDATA[Terus-terang hati saya menjadi sakit, kalau ada orang yang sedang ditimpa musibah, terus malahan disalahin: &#8220;Rasain kamu sudah kena bala Allah sekarang, kamu banyak buat dosa sebelumnya&#8221;. Coba bayangkan, kalau daerah anda terkena musibah, eh bukannya orang lain malah menolong, malah menyalahkan anda. Apa tidak sakit hati, kalau ada yang mengatakan: &#8220;Itu hukuman Allah kepada pemimpin politik di daerah kamu, sehingga kamu kehilangan keluarga kamu&#8221;. Kalau belum kena diri sendiri, memang mudah teriak sana-sini.
Betul-betul keterlaluan. Dalam suasana orang-orang sibuk menyelamatkan korban gempa di Padang, ada umat Islam yang sibuk mencari ...]]></description>
		<wfw:commentRss>http://blog.wiemasen.com/menyikapi-gempa-padang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pengalaman di Austin Texas</title>
		<link>http://blog.wiemasen.com/pengalaman-di-austin-texas/</link>
		<comments>http://blog.wiemasen.com/pengalaman-di-austin-texas/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Sep 2011 02:52:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wiemasen</dc:creator>
				<category><![CDATA[Yang Ringan]]></category>
		<category><![CDATA[austin]]></category>
		<category><![CDATA[texas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.wiemasen.com/?p=1678</guid>
		<description><![CDATA[
Ini cerita ketika aku pergi ke Austin di Texas dalam rangka tugas kerja di kantor. Aku lagi menyesuaikan diri dengan waktu di Austin, alias masih jetlag. Bagaimana tidak, kalau di Austin sedang jam 11 siang hari kamis, maka di Indonesia jam 11 malam hari Jum&#8217;at. Mana tahan&#8230;malam tidurnya antara 2-3 jam, siang jadi mengantuk berat di kantor.
 Oya, Austin ini ternyata ibukota negara bagian Texas. Siapa yang tidak kenal Texas, daerah koboi masa lalu yang suka dar&#8230;der&#8230;dor. Walaupun Austin ibukota negara bagian Texas, ternyata masih ada kota-kota lain di Texas ...]]></description>
		<wfw:commentRss>http://blog.wiemasen.com/pengalaman-di-austin-texas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tanggal 12 September 2011 Bulan Purnama di Adelaide</title>
		<link>http://blog.wiemasen.com/bulan-purnama-di-adelaide/</link>
		<comments>http://blog.wiemasen.com/bulan-purnama-di-adelaide/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 12 Sep 2011 11:36:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wiemasen</dc:creator>
				<category><![CDATA[Yang Ringan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.wiemasen.com/?p=2532</guid>
		<description><![CDATA[Di kantor terdengar seorang kawan dari RRC hendak merayakan &#8220;moon festival&#8221; nanti malam. Ah iya, baru ingat kalau nanti malam 12 September 2011 adalah bulan purnama. Aku memang berencana untuk membuktikan benar tidak nanti malam itu bulan purnama. Kalau betul berarti 1 Syawal di Adelaide, Australia memang benar jatuh pada tanggal 30 Agustus berdasarkan keputusan hilal di Cakung yang ditolak pemerintah Indonesia.


Aku melirik jam dinding. Wah sudah jam 7 malam nih. Kalau tidak buru-buru, bulannya bakalan lenyap dari peredaran. Segera aku menyambar kameraku dan tripod dan buru-buru keluar rumah.
&#8220;Lha&#8230;bulannya dimana? ...]]></description>
		<wfw:commentRss>http://blog.wiemasen.com/bulan-purnama-di-adelaide/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kisah Sedih Pembantu di Negeri Jiran</title>
		<link>http://blog.wiemasen.com/kisah-sedih-pembantu/</link>
		<comments>http://blog.wiemasen.com/kisah-sedih-pembantu/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 Sep 2011 00:06:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wiemasen</dc:creator>
				<category><![CDATA[Yang Ringan]]></category>
		<category><![CDATA[pembantu]]></category>
		<category><![CDATA[TKI]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.wiemasen.com/?p=1616</guid>
		<description><![CDATA[Seperti biasa pada jam 1.20 siang istri saya, dengan mengendong bayi berumur 9 bulan, selalu  menunggu di bawah untuk menunggu anak-anak datang dari sekolah. Kami tinggal di sebuah  kondominium di negeri jiran di tingkat 7. Sebenarnya bisa saja kami suruh anak-anak kami naik  lift sendiri ke lantai 7, tapi kami tidak berani karena banyak penculikan yang terjadi di  negera jiran ini. Daripada menyesal di kemudian hari, lebih baik istri saya bersusah payah  menunggu di bawah.
Untungnya di bawah tidak sendiri saja. Kadang-kadang berjumpa dengan nenek Cina yang membawa  cucunya jalan-jalan. Istri ...]]></description>
		<wfw:commentRss>http://blog.wiemasen.com/kisah-sedih-pembantu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Restoran Kandar Penang</title>
		<link>http://blog.wiemasen.com/restoran-kandar-penang/</link>
		<comments>http://blog.wiemasen.com/restoran-kandar-penang/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 04 Sep 2011 00:06:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wiemasen</dc:creator>
				<category><![CDATA[Yang Ringan]]></category>
		<category><![CDATA[Kandar]]></category>
		<category><![CDATA[Makanan]]></category>
		<category><![CDATA[Penang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://iemasen.wordpress.com/?p=252</guid>
		<description><![CDATA[Kalau sempat jalan-jalan ke Pulau Pinang atau kerennya Penang, jangan lupa untuk singgah ke rumah makan (restoran) Nasi Kandar. Apa-an tuh Nasi Kandar? Kenal dengan restoran Minang/Padang yang ada di seluruh Indonesia? Nah restoran Nasi Kandar pun konsepnya sama dengan Restoran Padang, tapi bedanya dimiliki oleh Mamak (India Muslim di Malaysia). Restoran Nasi Kandar ini bisa dijumpai di seluruh Malaysia, nggak tau ya kalau di Sabah atau Serawak. Tapi pusatnya di Penang.
Kalau udah disebut makanan India, maka yang terbayang adalah kari-karinya yang pekat dengan rempah-rempah. Betul bayangan itu. Jauh lebah ...]]></description>
		<wfw:commentRss>http://blog.wiemasen.com/restoran-kandar-penang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Beda Barat dan Timur Berdasarkan Gambar</title>
		<link>http://blog.wiemasen.com/beda-barat-dan-timur/</link>
		<comments>http://blog.wiemasen.com/beda-barat-dan-timur/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 25 Jul 2011 21:41:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wiemasen</dc:creator>
				<category><![CDATA[Yang Ringan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.wiemasen.com/?p=1538</guid>
		<description><![CDATA[Banyak yang sudah tahu apa beda orang Barat dan orang Timur. Salah satunya adalah masalah antri. Kebanyakan orang Timur (kecuali negara Jepang dan Singapore), kalau mengantri memang hancur. Begitu juga dengan urusan lain, seperti jm karet. Ternyata bukan Indonesia saja yang mengamalkan jam karet. Negara-negara Timur lain juga ada. Berikut ini adalah sebuah representasi menarik karena perbedaan tersebut diperlihatkan melalui simbol-simbol gambar. Ikon-ikon ini di disain oleh Liu Young yang lahir di Cina dan sekolah di Jerman.


]]></description>
		<wfw:commentRss>http://blog.wiemasen.com/beda-barat-dan-timur/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Di mana Makan Ikan Payau Yang Sedap?</title>
		<link>http://blog.wiemasen.com/makan-ikan-payau/</link>
		<comments>http://blog.wiemasen.com/makan-ikan-payau/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 May 2011 23:19:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wiemasen</dc:creator>
				<category><![CDATA[Yang Ringan]]></category>
		<category><![CDATA[Ikan Payau]]></category>
		<category><![CDATA[Lamdhom Aceh Besar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.wiemasen.com/?p=1278</guid>
		<description><![CDATA[Kali ini cerita mengenai makanan saja ya. Ada satu rumah makan kecil di Kampung Lamdhom Aceh Besar. Apa yang unik dari rumah makan ini adalah menu &#8220;eungkot paya&#8221; atau ikan payau yang banyak ditemui di sungai yang tergenang.

Saya pergi ke sana sekitar bulan Desember 2008, karena diajak oleh adik ipar saya, Faisal. Pada awalnya saya tidak terlalu antusias, karena saya tidak berapa suka dengan ikan air tawar karena bau tanahnya yang kuat. Mungkin orang masaknya tidak jago kali ya. Tapi karena mau ditraktir, ya ikut sajalah. Kalau tidak enak pun, ...]]></description>
		<wfw:commentRss>http://blog.wiemasen.com/makan-ikan-payau/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Lawak Jenaka Syeikh Muhammad bin Soleh Al-Uthaimin</title>
		<link>http://blog.wiemasen.com/lawak-al-uthaimin/</link>
		<comments>http://blog.wiemasen.com/lawak-al-uthaimin/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Mar 2011 03:43:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wiemasen</dc:creator>
				<category><![CDATA[Yang Ringan]]></category>
		<category><![CDATA[Syeikh Muhammad bin Soleh Al-Uthaimin]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.wiemasen.com/?p=1018</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa contoh kata-kata lucu Syeikh Muhammad bin Soleh Al-Uthaimin ketika memberi kuliah pengajian. Semoga Allah merahmati beliau dan menggembirakan beliau dengan balasan syurga.
[1] Seorang murid bertanya: Dalam hadis disebutkan bahwa tidak boleh membuat perlombaan kecuali dengan hewan yang mempunyai khuf (seperti unta) atau haiwan yang kakinya menghentak (seperti kuda). Apa pandangan syeikh tentang mereka yang mengadakan pertandingan ayam dan merpati?

Syeikh menjawab: Hadis tersebut bermaksud tidak boleh mengadakan hadiah dalam pertandingan kecuali yang disebutkan itu (unta atau kuda). Kerana perkara-perkara itu (unta dan kuda) membantu di dalam peperangan. Oleh sebab faedah ...]]></description>
		<wfw:commentRss>http://blog.wiemasen.com/lawak-al-uthaimin/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Beda Musim Panas di Penang dan Adelaide</title>
		<link>http://blog.wiemasen.com/musim-panas/</link>
		<comments>http://blog.wiemasen.com/musim-panas/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 18 Feb 2011 03:34:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wiemasen</dc:creator>
				<category><![CDATA[Yang Ringan]]></category>
		<category><![CDATA[Musim Panas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.wiemasen.com/?p=994</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Pernah merasakan suhu di atas 40 derajat celcius?&#8221; saya bertanya kepada Fu&#8217;ad.
&#8220;Mana ada suhu sampai 40 derajat kalau tinggal di daerah khatulistiwa. Suhu setinggi itu hanya bisa terjadi pada musim panas di Timur Tengah atau di negara-negara yang memiliki gurun pasir yang luas seperti Australia&#8221;, jawab Fu&#8217;ad lagi.
&#8220;Kalau tidak percaya datang saja ke Penang Malaysia sekitar bulan Januari dan Februari. Itu bulan-bulan terpanas di sana&#8221;, tukas saya.


Sebelum cerita masalah musim panas di Penang, saya bawa jalan-jalan dulu ke Adelaide Australia ya? Soalnya saya pernah merasakan musim panas yang sangat menyengat ...]]></description>
		<wfw:commentRss>http://blog.wiemasen.com/musim-panas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

