<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Makanan Halal dan Haram</title>
	<atom:link href="http://blog.wiemasen.com/makanan-halal-dan-haram/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://blog.wiemasen.com/makanan-halal-dan-haram/</link>
	<description>Hanya Setetes Air di Laut</description>
	<lastBuildDate>Thu, 09 Feb 2012 05:10:39 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
	<item>
		<title>By: wiemasen</title>
		<link>http://blog.wiemasen.com/makanan-halal-dan-haram/comment-page-1/#comment-3108</link>
		<dc:creator>wiemasen</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 30 Nov 2011 20:24:31 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://iemasen.wordpress.com/?p=244#comment-3108</guid>
		<description>Wa&#039;alaikumsalam,

Alhamdulillah Wahid mendapat ilmu dari artikel di atas.

Mengenai penamaan, sebenarnya ada unsur tasyabuh (peniruan terhadap apa yang dilakukan oleh non-Muslim). Cuma tidak bisa dipukul rata juga.

Root beer ini pada asalnya minuman yang memiliki alkohol yang rendah. Terus mereka buat versi yang tidak ada alkohol sama sekali. Tapi namanya tetap sama. Ya wajar saja, karena masalah merek yang tidak mudah diubah begitu saja. Apalagi kalau sudah terkenal di masyarakat. 

Haramkah meminum Root Beer yang non-alcoholic? Tidak haram, karena yang dilihat bukan bentuk kemasan atau namanya, tapi isinya. Apakah orang-orang yang minum Root Beer, kehilangan rasa jijik terhadap minuman keras lainnya? Tidak juga.

Begitu juga dengan Beef Bacon. Bacon itu istilah daging babi yang diiris tipis-tipis. Cuma karena di hotel-hotel banyak juga orang yang tidak bisa makan bacon, maka diiris tipislah daging sapi sehingga bentuknya sama dengan bacon yang sebenarnya. Adakah orang yang makan Beef Bacon, lama kelamaan akan suka dan kehilangan rasa jijik dengan bacon yang sebenarnya? Saya rasa tidak.

Kedua istilah atas adalah penamaan yang diberikan oleh non-Muslim, maka kita tidak ada kuasa untuk mengubahnya. Sama halnya dengan nama-nama dalam ilmu pengetahuan yang kebanyakan mengikuti penamaan barat.

Bagaimana dengan bir pletok yang asli buatan lokal yang kebanyakan orang Islam? Walaupun bir pletok ini halal diminum, tapi penamaan bir pletok seolah-olah ada unsur memainkan hukum Islam. Atau bisa jadi penemu pertamanya adalah non-Muslim pada jaman dulu kala. Kalau bisa di rubah nama tersebut ya rubahlah, kalau tidak bisa apa boleh buat.

Cuma kalau kita mau buat usaha minuman ringan misalnya, dalam rangka menarik peminat, maka kita namakan bir ini ataupun bir anu. Ini tidak seharusnya dilakukan. Orang yang betul-betul memahami agamanya tidak meungkin memberikan nama-nama yang berasosiasi haram kepada produknya. Kemungkinan ada dua kalau ada yang melakukannya, jahil terhadap ilmu agama atau memang ada niat untuk mempermainkan syariah.

Wassalam,</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Wa&#8217;alaikumsalam,</p>
<p>Alhamdulillah Wahid mendapat ilmu dari artikel di atas.</p>
<p>Mengenai penamaan, sebenarnya ada unsur tasyabuh (peniruan terhadap apa yang dilakukan oleh non-Muslim). Cuma tidak bisa dipukul rata juga.</p>
<p>Root beer ini pada asalnya minuman yang memiliki alkohol yang rendah. Terus mereka buat versi yang tidak ada alkohol sama sekali. Tapi namanya tetap sama. Ya wajar saja, karena masalah merek yang tidak mudah diubah begitu saja. Apalagi kalau sudah terkenal di masyarakat. </p>
<p>Haramkah meminum Root Beer yang non-alcoholic? Tidak haram, karena yang dilihat bukan bentuk kemasan atau namanya, tapi isinya. Apakah orang-orang yang minum Root Beer, kehilangan rasa jijik terhadap minuman keras lainnya? Tidak juga.</p>
<p>Begitu juga dengan Beef Bacon. Bacon itu istilah daging babi yang diiris tipis-tipis. Cuma karena di hotel-hotel banyak juga orang yang tidak bisa makan bacon, maka diiris tipislah daging sapi sehingga bentuknya sama dengan bacon yang sebenarnya. Adakah orang yang makan Beef Bacon, lama kelamaan akan suka dan kehilangan rasa jijik dengan bacon yang sebenarnya? Saya rasa tidak.</p>
<p>Kedua istilah atas adalah penamaan yang diberikan oleh non-Muslim, maka kita tidak ada kuasa untuk mengubahnya. Sama halnya dengan nama-nama dalam ilmu pengetahuan yang kebanyakan mengikuti penamaan barat.</p>
<p>Bagaimana dengan bir pletok yang asli buatan lokal yang kebanyakan orang Islam? Walaupun bir pletok ini halal diminum, tapi penamaan bir pletok seolah-olah ada unsur memainkan hukum Islam. Atau bisa jadi penemu pertamanya adalah non-Muslim pada jaman dulu kala. Kalau bisa di rubah nama tersebut ya rubahlah, kalau tidak bisa apa boleh buat.</p>
<p>Cuma kalau kita mau buat usaha minuman ringan misalnya, dalam rangka menarik peminat, maka kita namakan bir ini ataupun bir anu. Ini tidak seharusnya dilakukan. Orang yang betul-betul memahami agamanya tidak meungkin memberikan nama-nama yang berasosiasi haram kepada produknya. Kemungkinan ada dua kalau ada yang melakukannya, jahil terhadap ilmu agama atau memang ada niat untuk mempermainkan syariah.</p>
<p>Wassalam,</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: wahid</title>
		<link>http://blog.wiemasen.com/makanan-halal-dan-haram/comment-page-1/#comment-3106</link>
		<dc:creator>wahid</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 29 Nov 2011 23:13:34 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://iemasen.wordpress.com/?p=244#comment-3106</guid>
		<description>Assalamu&#039;alaykum wr wb
Nice share, ijin copas ya ustadz..
Sekalian mau tanya, bagaimana dengan penamaan seolah-2 asosiasi produk haram. Misal : Bir Pletok (minuman khas betawi dari jahe), Root Beer, Beef bacon dst.?

Jazakallahu khair
wassalam
wahid</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu&#8217;alaykum wr wb<br />
Nice share, ijin copas ya ustadz..<br />
Sekalian mau tanya, bagaimana dengan penamaan seolah-2 asosiasi produk haram. Misal : Bir Pletok (minuman khas betawi dari jahe), Root Beer, Beef bacon dst.?</p>
<p>Jazakallahu khair<br />
wassalam<br />
wahid</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

