<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Makar Kaum Syi&#8217;ah Rafidah di Madinah</title>
	<atom:link href="http://blog.wiemasen.com/makar-kaum-syiah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://blog.wiemasen.com/makar-kaum-syiah/</link>
	<description>Hanya Setetes Air di Laut</description>
	<lastBuildDate>Thu, 09 Feb 2012 05:10:39 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
	<item>
		<title>By: rama</title>
		<link>http://blog.wiemasen.com/makar-kaum-syiah/comment-page-1/#comment-2198</link>
		<dc:creator>rama</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Jul 2009 15:47:14 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.wiemasen.com/?p=1240#comment-2198</guid>
		<description>assalamualaikum.......

ana setuju 100% klw syiah itu sesat...

siah=yahudi ..........</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>assalamualaikum&#8230;&#8230;.</p>
<p>ana setuju 100% klw syiah itu sesat&#8230;</p>
<p>siah=yahudi &#8230;&#8230;&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: haikal</title>
		<link>http://blog.wiemasen.com/makar-kaum-syiah/comment-page-1/#comment-2140</link>
		<dc:creator>haikal</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 Jun 2009 13:37:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.wiemasen.com/?p=1240#comment-2140</guid>
		<description>kasian ummat islam ini.....ulamanya bertengkar, negaranya diinjak2 asing, 
sampai kapan............sampai kapan....

aku (sunni) ingin ibadah tenang, merekapun (syiah) juga gitu,  biarkanlah Alloh yg mengadili kita mana yg benar, sampai kiamat rasanya gak bakalan tenang kalo masalah yg sdh terjadi di kalangan para sahabat2 yg mulia itu terus kita kobar2kan setiap hari

&lt;blockquote&gt;&lt;strong&gt;[wiemasen.com] Alangkah bagusnya kalau yang anda katakan itu terlaksana. Namun pada kenyataannya, syiah berusaha untuk mensyiahkan orang sunni, berusaha menyesatkan orang sunni, dsb. Banyak yang sudah terjebak dengan dakwah syiah itu. Terus apa yang orang sunni lakukan? Diam-diam saja. Atau pura-pura tidak tahu seperti kasus anda. Anda sebenarnya tidak tahu apa-apa mengenai syiah. Atau tau, cuma mendiamkan saja, karena ada musuh bersama.&lt;/strong&gt;&lt;/blockquote&gt;

kita telah terjebak dalam siasat musuh islam yg sebenarnya yaitu yahudi dan nasroni , aku merasakan aroma adanya pengadudombaan antara sunni dan syi&#039;i......juga teman2 ku sekampung merasakan hal itu masa orang2 yg setiap hari bergelut dg ilmu dan informasi gak bisa merasakan ....

&lt;blockquote&gt;&lt;strong&gt;[wiemasen.com] Negara barat sudah tahulah kalau Syiah tidak suka dengan Sunni dan begitu juga sebaliknya. Ngak ada istilah terjebak. Emangnya ulama sekaliber Dr. Yusuf Al-Qharadawi begitu bodohnya sampai mengatakan sunni hanya bisa menerima syiah kalau syiah melepaskan aqidah mencaci maki dan mengkafirkan para sahabat. Anda tahu masalah itu? Atau anda pura-pura menutup mata, dan manganggap syiah masih saudara sendiri? Tidak heran ajaran syiah, merajalela di Indonesia, karena kebanyakan orang seperti anda.&lt;/strong&gt;&lt;/blockquote&gt;

kami sangat menyayangkan sikap wahabi yang memusuhi kami orang2 NU. dg alasan bidah wahabi tidak mau mendengar alasan kami, seolah kami adalah sekumpulan orang2 jawa yg gak ngerti islam yang benar. 

&lt;blockquote&gt;&lt;strong&gt;[wiemasen.com] Anda mengaku berilmu dan bergelut dengan informasi. Tapi kenyataannya anda salah paham mengenai wahabi. Wahabi sendiri adalah kata-kata yang digunakan oleh pihak penjajah inggris ketika berusaha menguasai anah Arab. Wahabi itu sendiri tidak ada. Yang ada adalah salafi. Cuma masalahnya salafi itu ada yang aliran keras, ada juga yang lunak. Kemungkinan besar anda berhadapan dengan salafi yamani pimpinan seikh Muqbil. Sedangkan salafi hijaz yang dipimpin oleh ulama-ulama Arab Saudi, sangat lembut dalam menghadapi ulama-ulama yang berbeda pendapat dengannya. Cuma dalam masalah bid&#039;ah, mereka juga tegas. Disinilah kaum syiah dan tarikat bertemu. Mereka sama-sama membuat bid&#039;ah, jadi merasa kepanasan dengan ketegasan kaum salafi. Sehingga kaum tarikat dan syiah merasa menjadi teman senasib karena memiliki musuh bersama yang mereka sebut dengan wahabi. Padahal dari segi aqidah kaum tarikat yang menganut aqidah khalaf lebih dekat aqidahnya kepada kaum salafi, daripada kaum syiah yang memang sudah jauh melenceng. Jadi saya tidak heran kalau anda yang mengaku dari NU tidak peduli dengan sepak-terjangnya orang syiah. Toh merasa senasib.&lt;/strong&gt;&lt;/blockquote&gt;

kesan kami wahabi terlalu angkuh.....gak suka ulama yg bukan wahabi, seperti hasan albanna yusuf qordowi imam khumaini, hasan nasrulloh, jamaludin alafgani meraka caci semua....bukankah itu sikap tidak bersahabat dengan sesama muslim

&lt;blockquote&gt;&lt;strong&gt;[wiemasen.com] Sepertinya anda merujuk kepada salafi aliran keras. Syeikh Yusuf al-Qaradhawi adalah beraqidah salaf. Tapi beliau lunak dalam berfiqih. Makanya beliau sering dirujuk sebagai salafi moderat. &lt;/strong&gt; &lt;/blockquote&gt;

kalo wahabi mersa pinter sendiri ayukk debat...dari pada terus mencaci ..kita mulai dari ilmu sorof...nahwu...balaghoh...usul fikh..( karena ini merupakan alat ) kalo ini bisa kita ketemu....insya Alloh untuk memahami ayat2 alquran dan hadis 2 nabi gampang ketemunya, 

&lt;blockquote&gt;&lt;strong&gt;[wiemasen.com] Sekali lagi anda merujuk kepada salafi aliran keras. Anda salah alamat mengajak debat saya. Saya sarankan anda membaca buku-buku karangan salafi moderat seperti Dr. Yusuf Al-Qharadawi ataupun Dr. Wahbah Al Zuhaili. Sayang sekali anda yang mengaku berilmu dan banyak menerima informasi, masih salah paham dalam masalah ini. Kalau anda mau belajar lagi, cari saja di blog saya dengan kata &quot;salaf&#039; atau &quot;salafi&quot;, niscaya anda akan belajar apa itu salaf dan salafi.

Kesimpulan saya, anda tidak keberatan Umar bin Khattab ra dikategorikan bersama setan seperti yang ditunjukkan dalam poster demonstrasi syiah di London itu. Apa pendapat anda sebenarnya? Membiarkan syiah mencaci maki para sahabat dengan alasan biarkan mereka dengan ibadah mereka. Sebenarnya dari sini, sudah tampak kedangkalan ilmu anda.&lt;/strong&gt;&lt;/blockquote&gt;

WALLOHU A&#039;LAM BISSOWAB
haikal</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kasian ummat islam ini&#8230;..ulamanya bertengkar, negaranya diinjak2 asing,<br />
sampai kapan&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;sampai kapan&#8230;.</p>
<p>aku (sunni) ingin ibadah tenang, merekapun (syiah) juga gitu,  biarkanlah Alloh yg mengadili kita mana yg benar, sampai kiamat rasanya gak bakalan tenang kalo masalah yg sdh terjadi di kalangan para sahabat2 yg mulia itu terus kita kobar2kan setiap hari</p>
<blockquote><p><strong>[wiemasen.com] Alangkah bagusnya kalau yang anda katakan itu terlaksana. Namun pada kenyataannya, syiah berusaha untuk mensyiahkan orang sunni, berusaha menyesatkan orang sunni, dsb. Banyak yang sudah terjebak dengan dakwah syiah itu. Terus apa yang orang sunni lakukan? Diam-diam saja. Atau pura-pura tidak tahu seperti kasus anda. Anda sebenarnya tidak tahu apa-apa mengenai syiah. Atau tau, cuma mendiamkan saja, karena ada musuh bersama.</strong></p></blockquote>
<p>kita telah terjebak dalam siasat musuh islam yg sebenarnya yaitu yahudi dan nasroni , aku merasakan aroma adanya pengadudombaan antara sunni dan syi&#8217;i&#8230;&#8230;juga teman2 ku sekampung merasakan hal itu masa orang2 yg setiap hari bergelut dg ilmu dan informasi gak bisa merasakan &#8230;.</p>
<blockquote><p><strong>[wiemasen.com] Negara barat sudah tahulah kalau Syiah tidak suka dengan Sunni dan begitu juga sebaliknya. Ngak ada istilah terjebak. Emangnya ulama sekaliber Dr. Yusuf Al-Qharadawi begitu bodohnya sampai mengatakan sunni hanya bisa menerima syiah kalau syiah melepaskan aqidah mencaci maki dan mengkafirkan para sahabat. Anda tahu masalah itu? Atau anda pura-pura menutup mata, dan manganggap syiah masih saudara sendiri? Tidak heran ajaran syiah, merajalela di Indonesia, karena kebanyakan orang seperti anda.</strong></p></blockquote>
<p>kami sangat menyayangkan sikap wahabi yang memusuhi kami orang2 NU. dg alasan bidah wahabi tidak mau mendengar alasan kami, seolah kami adalah sekumpulan orang2 jawa yg gak ngerti islam yang benar. </p>
<blockquote><p><strong>[wiemasen.com] Anda mengaku berilmu dan bergelut dengan informasi. Tapi kenyataannya anda salah paham mengenai wahabi. Wahabi sendiri adalah kata-kata yang digunakan oleh pihak penjajah inggris ketika berusaha menguasai anah Arab. Wahabi itu sendiri tidak ada. Yang ada adalah salafi. Cuma masalahnya salafi itu ada yang aliran keras, ada juga yang lunak. Kemungkinan besar anda berhadapan dengan salafi yamani pimpinan seikh Muqbil. Sedangkan salafi hijaz yang dipimpin oleh ulama-ulama Arab Saudi, sangat lembut dalam menghadapi ulama-ulama yang berbeda pendapat dengannya. Cuma dalam masalah bid&#8217;ah, mereka juga tegas. Disinilah kaum syiah dan tarikat bertemu. Mereka sama-sama membuat bid&#8217;ah, jadi merasa kepanasan dengan ketegasan kaum salafi. Sehingga kaum tarikat dan syiah merasa menjadi teman senasib karena memiliki musuh bersama yang mereka sebut dengan wahabi. Padahal dari segi aqidah kaum tarikat yang menganut aqidah khalaf lebih dekat aqidahnya kepada kaum salafi, daripada kaum syiah yang memang sudah jauh melenceng. Jadi saya tidak heran kalau anda yang mengaku dari NU tidak peduli dengan sepak-terjangnya orang syiah. Toh merasa senasib.</strong></p></blockquote>
<p>kesan kami wahabi terlalu angkuh&#8230;..gak suka ulama yg bukan wahabi, seperti hasan albanna yusuf qordowi imam khumaini, hasan nasrulloh, jamaludin alafgani meraka caci semua&#8230;.bukankah itu sikap tidak bersahabat dengan sesama muslim</p>
<blockquote><p><strong>[wiemasen.com] Sepertinya anda merujuk kepada salafi aliran keras. Syeikh Yusuf al-Qaradhawi adalah beraqidah salaf. Tapi beliau lunak dalam berfiqih. Makanya beliau sering dirujuk sebagai salafi moderat. </strong> </p></blockquote>
<p>kalo wahabi mersa pinter sendiri ayukk debat&#8230;dari pada terus mencaci ..kita mulai dari ilmu sorof&#8230;nahwu&#8230;balaghoh&#8230;usul fikh..( karena ini merupakan alat ) kalo ini bisa kita ketemu&#8230;.insya Alloh untuk memahami ayat2 alquran dan hadis 2 nabi gampang ketemunya, </p>
<blockquote><p><strong>[wiemasen.com] Sekali lagi anda merujuk kepada salafi aliran keras. Anda salah alamat mengajak debat saya. Saya sarankan anda membaca buku-buku karangan salafi moderat seperti Dr. Yusuf Al-Qharadawi ataupun Dr. Wahbah Al Zuhaili. Sayang sekali anda yang mengaku berilmu dan banyak menerima informasi, masih salah paham dalam masalah ini. Kalau anda mau belajar lagi, cari saja di blog saya dengan kata &#8220;salaf&#8217; atau &#8220;salafi&#8221;, niscaya anda akan belajar apa itu salaf dan salafi.</p>
<p>Kesimpulan saya, anda tidak keberatan Umar bin Khattab ra dikategorikan bersama setan seperti yang ditunjukkan dalam poster demonstrasi syiah di London itu. Apa pendapat anda sebenarnya? Membiarkan syiah mencaci maki para sahabat dengan alasan biarkan mereka dengan ibadah mereka. Sebenarnya dari sini, sudah tampak kedangkalan ilmu anda.</strong></p></blockquote>
<p>WALLOHU A&#8217;LAM BISSOWAB<br />
haikal</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: toghe</title>
		<link>http://blog.wiemasen.com/makar-kaum-syiah/comment-page-1/#comment-2135</link>
		<dc:creator>toghe</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Jun 2009 10:07:58 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.wiemasen.com/?p=1240#comment-2135</guid>
		<description>Assalamu&#039;alaikum,

&lt;blockquote&gt;&lt;strong&gt;Wa&#039;alaikumsalam&lt;/strong&gt;&lt;/blockquote&gt;

Hendaknya sudah sunnatullah, bahwa Islam di akhir zaman akan terbagi menjadi 73 golongan, sedangkan hanya 1 yg akan masuk surga, yaitu golongan yg setia mengikuti ajaran Nabi Shallallahu alaihi wassalam dan para sahabatnya. Semoga kita semua termasuk ke dalam golongan yg 1 ini. Amin. 

Yg sangat disayangkan mas, banyak umat Islam di Indonesia ini yg tidak paham apa dan siapa syiah itu? Mereka banyak yg menyangka bahwa syiah adalah sebuah mazhab, tidak ada bedanya dengan mazhab maliki, hanafi, syafi&#039;i dan ibnu hambal, padahal permasalahannya syiah bukan hanya berbeda furu&#039; tetapi jg ushul alias dasar2 akidah. 

&lt;blockquote&gt;&lt;strong&gt;[wiemasen.com] Boro-boro mengetahui aqidah syiah. aqidah sendiripun tidak mengerti. Sehingga ketika ada virus flu masuk seperti virus syiah ataupun islam liberal, langsung hoyong dan demam, soalnya tidak punya immun aqidah yang benar sih.&lt;/strong&gt;&lt;/blockquote&gt;

Semoga umat ini bisa membuka matanya lebar2 tentang syiah.

&lt;blockquote&gt;&lt;strong&gt;[wiemasen.com] Mari kita bekerja keras untuk itu. Salah satunya melalui blog-blog kita punya. &lt;/strong&gt;&lt;/blockquote&gt;

</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu&#8217;alaikum,</p>
<blockquote><p><strong>Wa&#8217;alaikumsalam</strong></p></blockquote>
<p>Hendaknya sudah sunnatullah, bahwa Islam di akhir zaman akan terbagi menjadi 73 golongan, sedangkan hanya 1 yg akan masuk surga, yaitu golongan yg setia mengikuti ajaran Nabi Shallallahu alaihi wassalam dan para sahabatnya. Semoga kita semua termasuk ke dalam golongan yg 1 ini. Amin. </p>
<p>Yg sangat disayangkan mas, banyak umat Islam di Indonesia ini yg tidak paham apa dan siapa syiah itu? Mereka banyak yg menyangka bahwa syiah adalah sebuah mazhab, tidak ada bedanya dengan mazhab maliki, hanafi, syafi&#8217;i dan ibnu hambal, padahal permasalahannya syiah bukan hanya berbeda furu&#8217; tetapi jg ushul alias dasar2 akidah. </p>
<blockquote><p><strong>[wiemasen.com] Boro-boro mengetahui aqidah syiah. aqidah sendiripun tidak mengerti. Sehingga ketika ada virus flu masuk seperti virus syiah ataupun islam liberal, langsung hoyong dan demam, soalnya tidak punya immun aqidah yang benar sih.</strong></p></blockquote>
<p>Semoga umat ini bisa membuka matanya lebar2 tentang syiah.</p>
<blockquote><p><strong>[wiemasen.com] Mari kita bekerja keras untuk itu. Salah satunya melalui blog-blog kita punya. </strong></p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: benk2</title>
		<link>http://blog.wiemasen.com/makar-kaum-syiah/comment-page-1/#comment-2028</link>
		<dc:creator>benk2</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 Apr 2009 01:14:03 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.wiemasen.com/?p=1240#comment-2028</guid>
		<description>Mekah dan medinah adalah jantung islam didunia dari dulu sampai sekarang, apabila seseorang mecari syariat agama yang paling benar akan mudah u/ mendapatkan disana. 

Karena Allah telah menjadikan kota itu damai dan tentram dalam firman2nya didalam Alquran, dari doa2 nabi Ibrahim, dan dari Hadist2 Rasulullah bahwa pengaruh dajal tidak akan bisa masuk kekota suci tersebut. Yaitu ajaran2 yang menyesatkan dari orang golongan munafik yang bekerjasama dengan orang2 kafir yahudi &amp; kafir nasrani. 

Seburuk2nya orang arab mereka tetap tunduk terhadap ikatan syariat islam disana. 

Kenapa Allah menyuruh kita melakukan ibadah umrah dan haji disana kalau bukan selain merupakan kewajiban seseorang hamba yg sdh mampu juga untuk mencari ilmu agama yang benar disana u/ keridhaan Allah memberikan kebaikan kepada kita didunia &amp; akhirat. 

Allah tidak akan merugikan hamba2nya menyuruh kita melakukan ibadah disana untuk sesuatu yang tidak bermanfaat dan membahayakan. 
Allah telah menjamin itu semua</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mekah dan medinah adalah jantung islam didunia dari dulu sampai sekarang, apabila seseorang mecari syariat agama yang paling benar akan mudah u/ mendapatkan disana. </p>
<p>Karena Allah telah menjadikan kota itu damai dan tentram dalam firman2nya didalam Alquran, dari doa2 nabi Ibrahim, dan dari Hadist2 Rasulullah bahwa pengaruh dajal tidak akan bisa masuk kekota suci tersebut. Yaitu ajaran2 yang menyesatkan dari orang golongan munafik yang bekerjasama dengan orang2 kafir yahudi &amp; kafir nasrani. </p>
<p>Seburuk2nya orang arab mereka tetap tunduk terhadap ikatan syariat islam disana. </p>
<p>Kenapa Allah menyuruh kita melakukan ibadah umrah dan haji disana kalau bukan selain merupakan kewajiban seseorang hamba yg sdh mampu juga untuk mencari ilmu agama yang benar disana u/ keridhaan Allah memberikan kebaikan kepada kita didunia &amp; akhirat. </p>
<p>Allah tidak akan merugikan hamba2nya menyuruh kita melakukan ibadah disana untuk sesuatu yang tidak bermanfaat dan membahayakan.<br />
Allah telah menjamin itu semua</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ferza</title>
		<link>http://blog.wiemasen.com/makar-kaum-syiah/comment-page-1/#comment-1925</link>
		<dc:creator>ferza</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Mar 2009 07:05:44 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.wiemasen.com/?p=1240#comment-1925</guid>
		<description>Baik syia&#039;h maupun saud adalah sama dalam hal membenci muslim dan kebangkitannya..kita sama2 mengetahui raja Saud dan keturunannya merupakan pengkhianat yang menjatuhkan khilafah di Turki 1924 dengan bersekongkol bersama inggris.

&lt;blockquote&gt;&lt;strong&gt;[wiemasen] Saya bukan mendukung keluarga Saud. Tapi fakta mengatakan bahwa kerajaan Turki jatuh bukan karena raja Saud. Faktanya adalah seperti ini:

Menurut dokumen kerajaan Turki Uthmaniyyah yang direkam oleh Yamen Ali Effendi (1018H/1609M) berjudul “Qawaniyyin Aali Uthman Mudomin Daftar al-Diwan”, ternyata kerajaan Uthmaniyyah terbagi kepada 32 buah wilayah. 14 diantaranya adalah wilayah-wilayah tanah Arab. Namun negeri Najd tidak termasuk didalamnya. Negeri Najd berada dalam kekuasaan kabilah-kabilah seperti Bani Jabr ataupun Bani Khalid, dan tidak pernah disatukan dalam satu pemerintahan dalam waktu yang lama. Negeri Najd serta wilayah sekitarnya tidak membawa kepentingan serta keuntungan material kepada kerajaan Uthmaniyyah. Walaupun buminya luas, para pemimpinnya sering berperang satu sama lain. Semua syeikh atau pemimpin di negeri Najd memiliki kekeuasaan sepenuhnya untuk mengurus wilayah masing-masing. Mereka tidak mengakui pengaruh Turki, juga pada saat yang sama Turki tidak mengakui pengaruh mereka.
&lt;/strong&gt;&lt;/blockquote&gt;

Keberadaan kerajaan saud di arab saudi merupakan satelit AS di timur tengah, masyarakat sudah sangat tahu akan hubungan mesra keluarga Saud dengan penjajah AS apalagi setelah serangan Israel ke palestina beberapa waktu lalu semakin membuktikan bahwa kerajaan arab saudi adalah antek penjajah.

&lt;blockquote&gt;&lt;strong&gt;[wirmasen] Memang sangat disayangkan kedekatan Arab Saudi dengan Amerika. Saya tidak begitu yakin apa sebabnya. Tapi seingat saya hal itu dikarenakan ancaman Iraq pada zaman Saddam Hussein dan juga dari Iran sendiri.&lt;/strong&gt;&lt;/blockquote&gt;

Syiah dan Iran adalah fenomena kedua di mana pada satu sisi melawan Amerika padahal pada hakikatnya mereka adalah sekutu dalam hal mengecilkan gerak mujahidin di Afghanistan.

&lt;blockquote&gt;&lt;strong&gt;[wirmasen] Ok kalau kedua-duanya tidak baik, maka kita pilih yang paling kecil mudharatnya. Siapa di antara kedua negara tersebut yang paling menjaga sunnah. Saya kira jawabannya adalah Arab Saudi. Walaupun pemerintahan mereka sangat jelek, tapi setiap tahun ribuan orang asing masuk Islam di sana, termasuk tentara-tentara Amerika yang sedang bertugas di Arab Saudi. Mereka juga banyak memberi bantuan kepada negara Islam termasuk Palestina. Tapi terpaksa diam-diam saja, karena takut dituduh menyalurkan dana untuk teroris. Rakyat Arab Saudi menurut saya yang paling siap untuk pergi berjihad kalau pemerintah mengizinkannya. Sekarang saja dalam keadaan tertekan, banyak mujahidin-mujahidin Arab Saudi yang berperang di Checnya, Afghanistan, bahkan di Iraq sendiri. Arab Saudi lah benteng Sunni terakhir.

Kalau Syi&#039;ah Rafidah sangat berat untuk dikompromikan. Mereka mengkafirkan para sahabat termasuk Umar Bin Khattab r.a. Ini sudah masuk dalam pelanggaran aqidah&lt;/strong&gt; &lt;/blockquote&gt;

</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Baik syia&#8217;h maupun saud adalah sama dalam hal membenci muslim dan kebangkitannya..kita sama2 mengetahui raja Saud dan keturunannya merupakan pengkhianat yang menjatuhkan khilafah di Turki 1924 dengan bersekongkol bersama inggris.</p>
<blockquote><p><strong>[wiemasen] Saya bukan mendukung keluarga Saud. Tapi fakta mengatakan bahwa kerajaan Turki jatuh bukan karena raja Saud. Faktanya adalah seperti ini:</p>
<p>Menurut dokumen kerajaan Turki Uthmaniyyah yang direkam oleh Yamen Ali Effendi (1018H/1609M) berjudul “Qawaniyyin Aali Uthman Mudomin Daftar al-Diwan”, ternyata kerajaan Uthmaniyyah terbagi kepada 32 buah wilayah. 14 diantaranya adalah wilayah-wilayah tanah Arab. Namun negeri Najd tidak termasuk didalamnya. Negeri Najd berada dalam kekuasaan kabilah-kabilah seperti Bani Jabr ataupun Bani Khalid, dan tidak pernah disatukan dalam satu pemerintahan dalam waktu yang lama. Negeri Najd serta wilayah sekitarnya tidak membawa kepentingan serta keuntungan material kepada kerajaan Uthmaniyyah. Walaupun buminya luas, para pemimpinnya sering berperang satu sama lain. Semua syeikh atau pemimpin di negeri Najd memiliki kekeuasaan sepenuhnya untuk mengurus wilayah masing-masing. Mereka tidak mengakui pengaruh Turki, juga pada saat yang sama Turki tidak mengakui pengaruh mereka.<br />
</strong></p></blockquote>
<p>Keberadaan kerajaan saud di arab saudi merupakan satelit AS di timur tengah, masyarakat sudah sangat tahu akan hubungan mesra keluarga Saud dengan penjajah AS apalagi setelah serangan Israel ke palestina beberapa waktu lalu semakin membuktikan bahwa kerajaan arab saudi adalah antek penjajah.</p>
<blockquote><p><strong>[wirmasen] Memang sangat disayangkan kedekatan Arab Saudi dengan Amerika. Saya tidak begitu yakin apa sebabnya. Tapi seingat saya hal itu dikarenakan ancaman Iraq pada zaman Saddam Hussein dan juga dari Iran sendiri.</strong></p></blockquote>
<p>Syiah dan Iran adalah fenomena kedua di mana pada satu sisi melawan Amerika padahal pada hakikatnya mereka adalah sekutu dalam hal mengecilkan gerak mujahidin di Afghanistan.</p>
<blockquote><p><strong>[wirmasen] Ok kalau kedua-duanya tidak baik, maka kita pilih yang paling kecil mudharatnya. Siapa di antara kedua negara tersebut yang paling menjaga sunnah. Saya kira jawabannya adalah Arab Saudi. Walaupun pemerintahan mereka sangat jelek, tapi setiap tahun ribuan orang asing masuk Islam di sana, termasuk tentara-tentara Amerika yang sedang bertugas di Arab Saudi. Mereka juga banyak memberi bantuan kepada negara Islam termasuk Palestina. Tapi terpaksa diam-diam saja, karena takut dituduh menyalurkan dana untuk teroris. Rakyat Arab Saudi menurut saya yang paling siap untuk pergi berjihad kalau pemerintah mengizinkannya. Sekarang saja dalam keadaan tertekan, banyak mujahidin-mujahidin Arab Saudi yang berperang di Checnya, Afghanistan, bahkan di Iraq sendiri. Arab Saudi lah benteng Sunni terakhir.</p>
<p>Kalau Syi&#8217;ah Rafidah sangat berat untuk dikompromikan. Mereka mengkafirkan para sahabat termasuk Umar Bin Khattab r.a. Ini sudah masuk dalam pelanggaran aqidah</strong> </p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

