Aqidah

Membahas aqidah yang sahih menurut sunnah.

Bulan Islam

Pahami bagaimana bulan-bulan Islam itu ditentukan.

Ekonomi Islam

Belajar seluk-beluk perbankan Islam.

Politik

Politik dari sudut pandang Islam.

Fiqh

Berbagai macam jawaban fiqh.

Home » Fiqh

Minuman Keras

Submitted by on July 12, 2012 – 2:42 pmNo Comment
Pub - Minjual Minuman Keras

Pub - Menjual Minuman Keras

Karena kita hidup di negara yang membolehkan minuman keras, maka beberapa peringatan dari Al’Quran dan Hadis wajib untuk dijadikan panduan. Turunnya pelarangan untuk meminum minuman memabukkan terjadi dalam beberapa tahap. Hal ini disebabkan pada jaman tersebut, manusia sangat kecanduan khamar. Sehingga untuk merubah prilaku tersebut, dibutuhkan tahapan-tahapan.

Tahapan pertama adalah:

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu shalat, sedang kamu dalam keadaan mabuk, sehingga kamu mengerti apa yang kamu ucapkan…. (An-Nisaa’ 43)

Tahapan kedua adalah:

Mereka bertanya kepadamu tentang khamar dan judi. Katakanlah: “Pada keduanya itu terdapat dosa besar dan beberapa manfaat bagi manusia, tetapi dosa keduanya lebih besar dari manfaatnya”. Dan … (Al-Baqarah 219)

Tahapan terakhir adalah:

Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban) untuk berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah perbuatan keji termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan. (Al-Maa-idah 90)

Pada saat turunnya ayat tersebut, maka dengan segera orang-orang yang tinggal di Madinah membuang seluruh minuman keras yang dipunyainya sehingga banjirlah jalan-jalan di kota Madinah dengan minuman keras, sangking banyaknya yang dimusnahkan.

Tapi bagaimana dengan meminum minuman keras dalam jumlah sedikit asalkan tidak mabuk, misalnya saja mencicipi wine di Barossa Valey? Jawabannya ada di hadis berikut:

Narrated Jabir Radiallahu’anhu: Allah’s Messenger Sallallhu’alaihi Wassalam said, “If a big amount of anything causes intoxication, a small amount of it is prohibited.”

Lalu bagaimana kalau saya tidak minum, tapi kebetulan saya kerjaannya mengemudikan truk yang membawa minuman keras untuk dijual? Jawabannya:

It was reported that the Prophet (peace and blessings of Allaah be upon him) said: “When Allah forbids a thing, He forbids its price.” And because he (peace and blessings of Allaah be upon him) cursed alcohol and the one who drinks it, the one who buys it, the one who carries it, the one to whom it is carried, the one who consumes its price, the one who squeezes the grapes and the one for whom they are squeezed. And Allaah knows best. From Fataawaa al-Lajnah al-Daa’imah, 13/47

Tags: , ,

Leave a comment!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also Comments Feed via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.