Aqidah

Membahas aqidah yang sahih menurut sunnah.

Bulan Islam

Pahami bagaimana bulan-bulan Islam itu ditentukan.

Ekonomi Islam

Belajar seluk-beluk perbankan Islam.

Politik

Politik dari sudut pandang Islam.

Fiqh

Berbagai macam jawaban fiqh.

Home » Aqidah

Non-muslim Masuk Neraka, KECUALI…

Submitted by on December 4, 2012 – 10:22 am46 Comments

Walaupun secara umum non-muslim itu akan masuk neraka, “tapi secara individu kita tidak tahu nasib mereka“. Karena sesungguhnya ada dua kategori non-Muslim:

  1. Mereka yang belajar dan mengerti ajaran Islam, tapi tetap menolak.
  2. Mereka yang tidak pernah belajar dan mengerti Islam dan mati sebagai non-Muslim. Di antara mereka adalah:
    (a) Mereka yang tidak tahu apa-apa mengenai Islam, seperti mereka yang tinggal di pulau terpencil.
    (b) Mereka yang memiliki pemahaman yang salah mengenai Islam, seperti mereka yang mendapatkan info dari “anti-Islamic website”
    (c) Mereka yang hanya mengetahui Islam sedikit saja

Untuk kategori 2(b) ini, Allah SWT akan memberikan ujian yang adil bagi mereka setelah mereka dihidupkan kembali di hari penilaian. Jika mereka gagal ujian tersebut mereka akan masuk neraka, sebaliknya mereka akan masuk syurga.

Dengan kondisi-kondisi seperti itu kita tidak boleh memvonis seorang non-Muslim langsung masuk neraka. Ditambah lagi kita sama sekali belum berdakwah atau menyampaikan ajaran Islam kepada mereka. Jadi urusan siapa yang bakalan masuk neraka, kita serahkan saja kepada Allah SWT. Karena itu adalah hak Allah SWT.

Kepada Siapa Tulisan Ini di Tujukan?

Tulisan di bawah ini lebih ditujukan kepada non-Muslim kategori 1 seperti:

  1. kaum orientalis yang belajar Islam,
  2. pendeta-pendeta Kristen yang belajar mengenai Islam sebagaian bagian dari program misionarisnya
  3. non-Muslim yang sengaja mempelajari Islam tapi kemudian menggunakan ilmunya untuk menjelek-jelekkan Islam,
  4. non-Muslim yang tinggal di daerah mayoritas Islam dan mengetahui bagaimana orang Islam beribadah dan akhlak mereka, tetapi tetap menolak bahkan memerangi umat Islam seperti kaum Kristen Koptik di Mesir,
  5. non-Muslim yang sudah kita terangkan apa itu Islam yang sebenarnya, tapi masih tetap menolak ajaran Islam

Tulisan ini berusaha untuk mengkounter argumen-argumen yang dilaungkan oleh kaum liberal dan pluralis yang mengatakan bahwa semua non-Muslim tanpa terkecuali pada akhirnya masuk surga. Tujuan mereka adalah untuk melemahkan mental umat Islam sehingga umat Islam pada akhirnya menerima slogan “Semua Agama Benar“. Untuk diketahui, bagi umat Islam mengatakan semua agama benar, bisa membuat umat Islam itu menjadi kafir. Nah disinilah bahayanya.

Menyanggah Argumen Pihak Liberal

Mereka yang berpendapat bahwa non-muslim “tanpa terkecuali” pada zaman ini juga berkesempatan untuk masuk Surga berdalil dengan ayat di bawah ini:

“Sesungguhnya orang-orang yang beriman, orang-orang Yahudi, orang-orang Nasrani dan ash-Shabi-iin, siapa saja di antara mereka yang benar-benar beriman kepada Allah, hari kemudian dan beramal saleh, mereka akan menerima pahala dari Tuhan mereka, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati.” (QS. Al-Baqarah: 62).

Inilah ayat yang sering ditafsirkan sesuka hati oleh kaum pluralis untuk membenarkan pendapat mereka. Kita katakan cara penafsiran mereka itu salah, karena tidak mengikuti metodologi penafsiran yang benar. Tapi mereka ngotot mengatakan siapa saja boleh menafsirkan al’Quran. Makanya mereka tidak mau memakai hasil-hasil penafsiran dari para ulama tafsir. Jangan heran kalau tafsiran mereka pada ngawur semua, karena mengikuti hawa nafsu.

Ulama-ulama tafsir menghasilkan beberapa penafsiran mengenai ayat di atas. Tapi pada saat ini hanya diketengahkan dua penafsiran saja.

1. Ayat di atas berkaitan dengan orang-orang yang beriman dari kalangan umat ini dan juga umat-umat terdahulu sebelum diutus Rasulullah s.a.w. Umat-umat terdahulu di antaranya orang-orang Yahudi dan Nasrani yang hidup sebelum diutusnya nabi terakhir. Di antara mereka tentu ada yang benar-benar beriman kepada Allah, ada juga yang tidak. Ayat di atas bertujuan untuk mencegah terjadinya kesalahpahaman yang mungkin timbul karena ayat-ayat sebelumnya yang berisi celaan terhadap Bani Israil. Dikhawatirkan sebagian orang akan menyangka bahwa seluruh Bani Israil terkena dengan keumuman celaan tersebut. Padahal yang terkena celaan tersebut adalah kaum Bani Israil yang tidak benar-benar beriman kepada Allah.

Kenapa ayat di atas turun ya? Ceritanya begini. Pada suatu ketika Salman bercerita kepada Nabi s.a.w mengenai para sahabatnya yang juga melakukan sholat, puasa, serta beriman bahwa nantinya Nabi terakhir akan diutus. Seusai Salman memuji para sahabatnya, Nabi s.a.w berkata, “Wahai Salman, mereka termasuk ahli neraka.” Salman merasa sedih mendengar ucapan Nabi s.a.w. tersebut, sehingga Allah menurunkan ayat di atas untuk mengkoreksi ucapan Nabi s.a.w. tersebut.

2. Adapun penafsiran kedua menyatakan bahwa yang dimaksud dengan “orang-orang beriman” adalah orang-orang munafik. Sebab jika dinilai secara zhahir mereka tampak sebagaimana halnya orang-orang yang beriman. Karena itulah penyebutannya disandingkan dengan kaum Yahudi dan Nasrani. Lalu Allah mengabarkan bahwa siapa saja yang kemudian beriman kepada Allah dan hari akhir dengan keimanan yang sebenar-benarnya -tentunya mencakup keimanan terhadap Nabi Muhammad s.a.w. – maka mereka mendapatkan ganjaran yang disebutkan dalam ayat.

Sepanjang yang diketahui, dalam kitab-kitab tafsir yang mu’tabar, tidak ada seorang ahli tafsir pun yang mengatakan bahwa ayat ini dijadikan dalil bahwa non-muslim juga mungkin akan masuk surga. Kenapa begitu ya? Hal itu disebabkan sangat banyak dalil yang menunjukkan bahwa non-muslim yang tidak mau beriman kepada Nabi Muhammad s.a.w. sesudah diutusnya beliau akan masuk neraka. Sebagian kecil dari dalil-dalil tersebut adalah:

Nabi s.a.w bersabda: “Demi Dzat yang jiwaku berada di Tangan-Nya! Tidaklah mendengar tentangku seorang pun dari kalangan umat ini, baik dari kalangan Yahudi maupun Nasrani, kemudian ia (memilih) tidak beriman kepadaku melainkan ia termasuk ahli Neraka.”

Allah berfirman: “Dan barangsiapa mencari selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi.” (QS. Ali ‘Imran: 85)

Allah berfirman: “Sesungguhnya kesyirikan benar-benar adalah kezhaliman yang sangat besar.” (QS. Luqman: 13)

Allah berfirman: “Sesungguhnya Allah tidak mengampuni dosa mempersekutukan (sesuatu) dengan Dia, dan Dia mengampuni dosa selain syirik bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang menyekutukan Allah, maka sesungguhnya ia telah tersesat sejauh-jauhnya.” (QS. An-Nisaa’: 116).

Allah berfirman: “Dan Kami hadapi segala amal yang mereka kerjakan, lalu Kami jadikan amal itu debu yang berterbangan.” (QS. Al-Furqan: 23)

Allah berfirman: “Sesungguhnya orang-orang kafir, yakni Ahli Kitab dan orang-orang musyrik (akan masuk) ke dalam neraka Jahannam; mereka kekal di dalamnya. Mereka itu adalah seburuk-buruk makhluk.” (QS. Al-Bayyinah: 6)

Bagaimana mungkin non-muslim yang melakukan kesyirikan yang merupakan kezaliman yang sangat besar bisa masuk surga. Juga bagaimana mungkin non-muslim yang tidak pernah melakukan sholat, puasa, dll, bisa dengan santainya masuk surga. Sedangkan muslim sendiri harus bersusah payah melakukan itu semua demi mendapatkan surga. Ini namanya tidak adil. Kalau mau adil, muslim juga tidak perlu melakukan sholat, puasa, menutup aurat, atau melakukan kesyirikan. Dengan demikian tidak perlu lagilah syariat Islam dari awal sampai akhir. Itulah tujuan yang ingin di capai oleh kaum pluralis atau Islam liberal.

Amal shalih yang dilakukan oleh non-muslim juga sia-sia, seperti debu yang beterbangan. Karena syarat suatu amalan dikatakan sebagai amal shalih apabila memenuhi dua syarat yaitu:

  1. Ikhlas, yaitu hanya ditujukan untuk Allah semata dan tidak diiringi prektek syirik.
  2. Meneladani Nabi s.a.w.

Apakah non-muslim memenuhi kriteria-kriteria tersebut? Tentu saja jawabannya tidak.

Meniru Ahli Kitab?

Kaum pluralis beranggapan bahwa pernyataan “hanya orang Islam sajalah yang masuk surga, sedangkan non-muslim akan masuk neraka” adalah penyerupaan terhadap Ahli Kitab itu sendiri. Kenapa bisa begitu ya? Kaum pluralis itu menyandarkan argumen tersebut pada sabda Nabi s.a.w. yang berbunyi:

“Kalian benar-benar akan mengikuti tata cara orang-orang sebelum kalian, sejengkal demi sejengkal, dan sehasta demi sehasta. Bahkan sekiranya mereka memasuki lubang dhabb -hewan herbivora yang mirip dengan biawak-, maka tentulah kalian akan memasukinya juga.” Kami -para Sahabat- bertanya, “Ya Rasulullah, apakah orang-orang Yahudi dan Nasrani?” Nabi ` menjawab. “Siapa lagi -kalau bukan mereka-?!”

Nah dalam al-Quran sendiri ada disebutkan:

“Dan orang-orang Yahudi berkata: ‘Orang-orang Nasrani itu tidak mempunyai suatu pegangan,’ sementara orang-orang Nasrani berkata: ‘Orang-orang Yahudi tidak mempunyai sesuatu pegangan,’ padahal mereka (sama-sama) membaca al-Kitab….” (QS. Al-Baqarah: 113).

Jadi kesimpulan kaum pluralis itu adalah jika ada orang Islam yang mengatakan non-muslim masuk neraka, maka tingkah laku orang Islam ini sama saja dengan tingkah laku orang Yahudi dan Nasrani yang diceritakan dalam ayat di atas.

Itulah logika ngawur yang dipakai oleh kaum pluralis atau Islam liberal tersebut.

Karena pernyataan bahwa non-muslim itu akan masuk neraka bukanlah karena ikut-ikutan Ahli Kitab, tapi karena nash-nash al-Qur’an dan Sunnah yang ada memang sudah menyebutkan hal tersebut. Lagipula tidak semua yang dilakukan oleh umat terdahulu (Ahli Kitab) tidak boleh dilakukan oleh kaum Muslimin. Selama ada sandarannya dalam al-Qur’an dan Sunnah, selama itulah kaum Muslimin akan melaksanakannya. Walaupun asalnya dari kaum Ahli Kitab dulunya. Contohnya adalah seperti puasa.

Sumber

Dr. Daud Rasyid M.A.
Telaah Kritis Atas Islam Inklusif Kang Jalal (1)

Telaah Kritis Atas Islam Inklusif Kang Jalal (2)

http://www.suara-islam.com/read/index/6965/Surga-Halusinasi-Penginjil-Kedar-Ministry

Artikel-Artikel Lainnya

Kebaikan Orang Kafir: Fatamorgana!
Percaya Semua Agama Benar, Menjadi Murtad?

The Doctrine of the Validity of all Religions
10 Perkara Yang Membatalkan Syahadah

Siapa Yang Diberi Petunjuk Oleh Allah SWT?

Tags: , ,

46 Comments »

  • Baka Kelana says:

    Artikel yang bagu..hingga sekarang jadi jelas tentang ini
    makasih ya

  • wiemasen says:

    Alhamdulillah, artikelnya berguna bagi Baka Kelana. Motivasi saya menulis masalah ini karena banyak juga orang Islam yang tidak mengerti. Sehingga mereka dengan entengnya mengatakan bahwa semua agama benar atau orang non-muslim juga akan masuk surga. Padahal pernyataan ini bisa mengeluarkan seseorang dari Islam.

  • Habib Riziq says:

    Walaupun secara umum non-muslim itu akan masuk neraka, tapi secara individu kita tidak tahu nasib mereka. Islam2 sperti FPI/FBR masuk surga??? ckckckck……. alangkah butanya agama kalian.

  • wiemasen says:

    Habib Riziq memang tidak mengerti konsep agama Islam. Tahukah anda apa kezaliman atau kejahatan maha besar di sisi Islam? Pembunuhankah? Atau pemerkosaan? Atau kejahatan-kejahatan lainnya? Anda salah. Yang paling besar adalah mensyirikkan Allah atau menduakan Allah. Itulah kejahatan yang paling besar. Hukumannya? Di neraka selama-lamanya, apabila belum sempat bertobat/mengucapkan dua alaimat syahadah sebelum meninggal. Bagaimana kejahatan yang lain? Ya…yang lainnya akan dicuci dulu di neraka sampai bersih. Setelah itu baru dapat masuk surga kembali selama aqidahnya benar dan mendapatkan izin dari Allah. Itulah konsep agama Islam. Anda paham tidak?

  • Non muslim says:

    Saya rasa Tuhan tidak buta! bukan agama yang akan menjadi jaminan masuk surga! melainkan amal dan dosa! Ini jelas dan tidak bisa di bantah lagi! katakanlah si A agamanya diakui yang terbaik tapi berbuat dosa maka si A pastinya akan tinggal di neraka!

    Itu kalau kamu yang buat agama ini. Tapi agama kami berasal dari Allah swt. Kami diciptakan oleh Allah. Allah swt mengatakan kalau kamu ingin masuk surga maka taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya. Salah satu ketaatan kepada Allah adalah dengan melaksanakan aqidah yang benar. Setelah aqidahnya benar, maka baru dilihat amal dan dosanya. Kalau amalnya lebih besar dari dosa, Insya Allah akan masuk surga. Kalau dosa lebih besar dari amalnya maka bakalan dicuci di neraka dulu. Kalau aqidahnya benar, maka bisa masuk surga kembali dengan kehendak Allah. Kalau aqidahnya dari awal sudah salah, maka tempatnya adalah di neraka selama-lamanya, walaupun sejuta kebaikan yang pernah dibuatnya.

    Jangan menuduh non muslim dengan kafir! anda tidak mengerti apa itu kafir!

    Kafir adalah apabila seseorang telah diterangkan kepadanya mengenai agama Islam, tapi dia menolaknya. Itulah yang disebut kafir disisi agama Islam.

    Baik saya jelaskan! kafir adalah orang yang tdk percaya kpd Tuhan YME dan hari kiamat!
    Sekarang apakah non muslim pasti kafir? jelas tidak! silakan Anda tanya teman Anda yang non muslim! percayakan mrk adanya Tuhan YME dan hari Kiamat? saya yakin mayoritas non muslim adalah orang yang percaya adanya Tuhan YME yang menciptakan langit dan isinya!

    Anda mendapatkan ilmu darimana kalau kafir adalah orang yang tidak percaya kepada Tuhan YME? Kalau anda orang kejawen, ya terserah anda. Kalaupun anda orang Islam, tapi sudah terpengaruh konsep pluralisme, yaitu semua agama sama. Berhati-hatilah.

  • ghozali says:

    artikel ini sudah menjawab pertanyaan saya beberapa hari ini, tapi ada sedikit yang menggrundel, tapi mau gimana lagi, kita manusia cuma bisa memasrahkan diri pada Allah.

    Beberapa hari lalu saya punya pertanyaan, bagaimana nasibnya orang orang non muslim di akhirat nanti? akankan masuk surga atau neraka, yang kita tahu banyak non muslim yang dalam hidupnya ingin selalu dalam kebaikan ( masuk surga ). sedangkan dalam alquran ” innaddiiina ‘indalloohil islam ” sesungguhnya agama yang disisi ( diridhoi ) allah, adalah islam. kasus lain, mungkin para pembaca bisa survei di internet berapa persen agama kristen di dunia, agama islam di dunia dll. mungkin 60 persen penduduk dunia beraga kristen, 30% islam, 10% agama lain2.

    yang jadi kasus seperti, coba anda berpikir terbalik, jika anda ini seorang muslim, syukur alhamdulillah. berpikir terbailk seperti ini, anda memikirkan bahwa anda terlahir dalam keluarga non muslim, pastinya agama dalam kelurga anda akan mengalir ke anda, dan tiap hari anda dijejali dengan ajaran ajaran agama tersebut hingga mengakibatkan keimanan agama tersebut semakin kuat dan kuat seperti halnya iman anda pada agama kita yang semakin hari insya allah semakin kuat.

    kondisi anda masih berpikir terbalik dengan agama non muslim itu, suatu hari anda mendengar dakwah islam, karena keimanan anda tersebut sangat kuat, anda tidak yakin bahwa islam agam yang benar. padahal segala sesuatu itu atas kehendak allah, bisa saja allah membukakan pintu hati dia lalu masuk islam. tapi jika allah tidak membukakan pintu hati mereka, apa mereka masuk neraka? padahal dalam hidupnya ia selalu untuk kebaikan demi masuk surga nantinya. bagaimana nasib mereka nanti di akhirat?

    Jangan cepat menuduh bro. Bukan Allah yang tidak mau membuka pintu hati seseorang, tapi orang itulah yang tidak mau membuka pintu hatinya. Orang yang bersungguh-sungguh hendak mencari kebenaran, dia akan selalu berdoa kepada Tuhan untuk menunjukkan jalannya. Walaupun dia akan berputar-putar dulu ke agama lain, pada akhirnya dia sampai juga ke Islam. Ini bukan cerita khayalan, tapi kisah nyata yang banyak dialami oleh non-muslim dalam pencarian kebenaran. Silakan baca artikel di bawah ini:

    http://blog.wiemasen.com/2008/11/17/diberi-petunjuk/

    wallahu a’lam. jika mereka masuk neraka, apa nggak kasihan mereka? karena allah tidak membuka pintu hati mereka. mereka cuma pion pion mainan allah.

    Astaghfirullahal’azim. Anda orang Islam apa bukan? Kalau iya, segeralah bertobat karena anda telah menuduh Allah yang bukan-bukan. ini permainan allah swt.

    wallahu a’lam, untuk menjaga keislaman saya dan pembaca, baca syahadat.

    Syahadatpun bisa batal wahai saudaraku. Sama halnya dengan wudhuk atau puasa yang bisa batal Silakan baca artikel di bawah ini:

    http://blog.wiemasen.com/2009/02/25/batal-syahadah/

  • Non muslim says:

    Tuduhan bahwa non muslim pasti masuk neraka adalah tuduhan yang tidak berpengetahuan dan melangkahi kuasa Tuhan.

    Begini sajalah. Kalau agama kamu mengatakan bahwa oang Islam akan masuk neaka, saya tidak akan peduli dan tidak akan tersinggung. Toh saya tidak percaya agama kamu. Lah kalau agama kami mengatakan bahwa non-Muslim akan masuk neraka, kenapa pula kamu marah-marah. Kamu mau menyamakan semua agama ya? Atau kamu tidak PD dengan agamamu sendiri. Kalau kamu yakin dengan agamamu sendiri, pasti kamu akan berkata peduli amat orang lain mengatakan aku akan masuk neraka.

    Silakan lihat di link ini http://yesaya.indocell.net/id923.htm dimana jenazah2 tersebut awet dan wangi! sebuah jenazah bisa awet saja sudah memastikan bahwa Tuhan berkenan atas umatnya yang suci ini dan tempatnya tentulah di surga.

    Di dalam al-Qur’an, Allah mengatakan bahwa mayat Fir’aun tidak akan hancur untuk dijadikan bukti akan kesombongan Fir’aun. Padahal Fir’aun sendiri menyatakan sebagai Tuhan.

    Terus dalil apalagikah yang ingin di katakan bahwa semua non muslim masuk neraka? silakan lihat fakta yang tak terbantahkan itu.

    Al-Qur’an dan Hadith, itu dalil-dalil yang kami gunakan. Kami tidak menggunakan dalil-dalil buatan sendiri seperti mayat yang awet dan wangi.

  • Parto says:

    Aku non muslim, senang sekali dengan pernyataan umat Islam bahwa non muslim masuk neraka. Dengan demikian kebodohan kalian semakin meraja lela. Bukankah neraka adalah milik kita bersama……..

    [wiemasen.com] Begini sajalah. Kalau non-Muslim tidak suka dikatakan masuk neraka, maka masuk Islam sajalah. Beres kan. Mana bisa kamu memaksakan agama Islam untuk mengatakan non-Muslim tidak masuk neraka. Emangnya agama nenek moyangmu yang bisa kamu rubah seenaknya. Tidak mengapa kami dikatakan bodoh, karena kami tahu siapa sesungguhnya bodoh. Mau dikatakan kami masuk neraka juga ngak apa-apa kalau itu betul menurut agama kamu.

  • yustin says:

    saya setuju bahwa perbuatan syirik itu atau mempersekutukan Tuhan itu dosa besar, saya sbg non_muslim setuju banget jd saya berpendapat agar jgn kita saling mencela cukuplah orang masuk sorga atau neraka itu hanya Tuhan yg berhak yg qt harus lakukan hanyalah melakukan yg terbaik dgn iman qt masing2 agar qt tidak mengambil wewenang Tuhan ats sorganya. ok

    [wiemasen.com] Kita tidak mengambil wewenang Allah, tapi hanya meneruskan apa yang sudah Allah beritahukan di dalam al-Quran dan sunnah. Agama kami cukup toleransi. Bagi kami agama kami, bagi kamu agamu. Kita disuruh berbuat baik kepada penganut agama lain. Tapi dalam hal aqidah, agama kami sudah jelas yaitu tidak ada toleransi dalam aqidah. Mana mungkin kami harus merubah konsep non-muslim akhirnya masuk syurga hanya sekedar untuk memuaskan penganut agama lain supaya kami tidak dikatakan tidak toleransi. Susah sangat kah untuk mengerti hal tersebut? Tampaknya sangat banyak yang menganut faham semua agam benar.

  • Arwan says:

    sbg org islam sy se7! klo non muslim tdk sepndapt ya wajar saja krn agama kita beda! silahkan pelajari n pilih mana yg plg bnr!

  • fulan bin fulan says:

    Bismillahirrahmannirrohim
    Semoga keselamatan dan barokah bagi kita semua
    Dalam islam kita mengenal “Allah itu satu”
    dalam NKRI “Ketuhanan Yang Maha Esa”(esa berarti satu)
    Non Muslim Ada Tuhan lebih dari satu, gimana tuhan yang satu ingin dunia kiamat sedangkan tuhan yang lain ingin terus berlanjut.susah dimengerti sedangkan Tuhan maha segalanya.
    semoga bisa menjadikan petunjuk dari hal yang sedikit ini.

  • Islam says:

    Sudah diterangkan dalam firman Allah dan tidak juga mengerti ya sudah, biarkan agama mereka, dan semua akan terbukti kelak..tuhan Yesus? dilahirkan dan mati terbunuh untuk menebus dosa umatnya, nah kalian lah diri kalian sudah tidak lagi berdosa, membunuh dsbnya, dosa kalian sudah ditebus yesus, maka lakukanlah lagi kejahatan..kalau yesus mati disalib, kenapa tuhan bapak dan tuhan ibu tidak marah, menghukum si pembunuh, bandingkan jika anda punya anak disakiti orang maka pasti anda tidak akan terima..

  • rahardi says:

    kok repot ngurusi perihal orang lain masuk surga apa neraka. non muslim itu punya Tuhan sendiri, Dia juga pastinya punya surga sendiri. kok anda yakin benar mereka ingin pergi ke surganya Allah? Cari tau dulu surga macam apa yang mereka inginkan. yang beragama kristen mungkin juga agak kurang nyaman masuk surga orang islam, karena coba baca di Quran, di surga ada sungai khamar, ada banyak 7 bidadari yang siap meladeni keinginan seksual mereka. wah perempuan kristen pasti menolak jika suaminya punya 7 bidadari, orang suaminya punya bini satu lagi aja mereka ga mau. jadi biarlah non muslim itu mengurusi nasipnya akheratnya sendiri.

    [wiemasen.com] Begitu juga dengan kamu Rahardi. Kamu tidak usah sibuk-sibuk kalau kami katakan non-Muslim dengan syarat-syarat tertentu bakalan masuk neraka. Kalau kamu yakin dengan agama kamu, ya santai aja toh. Kalau kamu marah-marah, berarti kamu tidak percaya diri dengan agama kamu. Betul tidak?

  • wiemasen says:

    Rahardi itu dari “point of view” ajaran Islam. Memang ada perbedaan antara Muslim dan non-Muslim. Kalau tidak, untuk apa kami bersusah payah menjadi orang Islam. Kami tidak memaksakan “point of view” itu kepada penganut agama lain. Jadi kalau agama lain mengatakan bahwa umat Islam akan masuk neraka, maka tidak peduli dan tidak akan marah. Kenapa kami harus marah? Karena kami percaya dengan ajaran agama kami sendiri.

  • Hamba Allah says:

    Jangan pernah memperdebatkan soal agama karena itu semua menyangkut masalah keyakinan…Jika ada orang non-muslim janganlah kita musuh tapi kita rangkul dengan baik & do’akan semoga dia mendapat hidayah dari Allah SWT…Karena mereka lahir bukan dari kalangan orang muslim..jika mereka mendapat hidayah dari Allah SWT pasti dia akan berusaha mencari kebenaran tentang ajaran Agama Islam..Ajaran agama Islam telah disempurnakan oleh Allah SWT melalui Nabi besar Muhammad SAW..ini ada hadistnya…..karena ISLAM itu CINTA DAMAI..karena islam tersendiri mencintai Rosul2nya/Nabi Allah begitu juga malaikat2nya dll…& perlu kita ingat jangan pernah mengata bahwa orang itu akan masuk surga atau neraka…karena surga & neraka itu urusan Allah SWT…jika kita masih merasa Cipta Allah SWT maka kita wajib bersujud padanya….karena dunia ini milik Allah SWT. INTINYA…Bertaqwal..Taatilah segala perintahnya & jauhi larangannya…Insya Allah.kita semua akan selamat didunia maupun Akhirat…AMIN YRA….

  • edi nurman says:

    masalah non muslim masuk neraka, kami sebagai orang melayu 100% islam dari nenek moyang. berpendapat dan berkeyakinan bahwa non muslim akan masuk neraka, jadi apa-apa yang ia kerjakan di dunia ini yang berguna dan baik seperti debu yang menempel di batu dan seketika akan lenyap di timpa angin dan hujan. dalil kami adalah alhadish dan alqur’an.

  • Neo says:

    Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
    “Allah berfirman: “Wahai Adam!” maka ia menjawab: “Labbaik wa sa’daik” kemudian Allah berfirman: “Keluarkanlah dari keturunanmu ahli neraka!” maka Adam bertanya: “Ya Rabb, apakah ahli neraka itu?” Allah berfirman: “Dari setiap 1000 orang, 999 di neraka dan hanya 1 orang yang masuk surga.” Maka ketika itu para sahabat yang mendengar bergemuruh membicarakan hal tersebut. Mereka bertanya: “Wahai Rasulullah, siapakah di antara kami yang menjadi satu orang tersebut?” Maka beliau bersabda: “Bergembiralah kalian Karena, dari Yakjuj dan Makjuj seribu, sedangkan dari kalian seorang. Kemudian beliau melanjutkan: Demi Zat yang menguasai diriku. Sungguh, aku sangat mendambakan kalian menjadi seperempat penghuni surga. Kami (para sahabat) memuji Allah dan bertakbir. Lalu beliau bersabda lagi, Demi Zat yang menguasai diriku. Sungguh, aku mendambakan kalian menjadi sepertiga penghuni surga. Kami memuji Allah dan bertakbir. Kemudian kembali beliau bersabda: Demi Zat yang menguasai diriku. Sungguh, aku mendambakan kalian menjadi separoh penghuni surga. Perumpamaan kalian di tengah-tengah umat lain, adalah bagaikan sehelai rambut putih pada kulit sapi hitam, atau seperti belang pada betis khimar (HR. Muslim)

    Nabi Shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda : “Tidak ada seorangpun yang dimasukkan ke dalam surga oleh amalnya.” Ditanyakan, “Tidak juga engkau, wahai Rasulullah?” Beliau menjawab, “Tidak juga aku, kecuali Rabb-ku meliputiku dengan rahmat-Nya.” (HR: Muslim no. 2816 (72), Shahih al Bukhari no. 5673 dan takhrij Syaikh al Albani dalam ash Shahiihah no. 2602)

    Allah Ta’ala berfirman: “Katakanlah, ‘Hai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Az Zumar: 53)

  • wiemasen says:

    @Hamba Allah: Jangan pernah memperdebatkan soal agama karena itu semua menyangkut masalah keyakinan

    @wiemasen.com: Dimana pula saya mendebat agama lain. Kamu ngawur kalau nulis.

    @Hamba Allah: Kita ingat jangan pernah mengata bahwa orang itu akan masuk surga atau neraka.

    @wiemasen.com: Anda tidak paham masalah agama. Yang tidak dibolehkan adalah menuduh secara personal bahwa seseorang itu masuk neraka. Misalnya, “Hai Polan, kamu bakalan masuk neraka, karena kamu mensekutukan Allah”. Yang dibolehkan adalah mengatakan secara umum. Contoh, “Semua orang yang menyekutukan Allah maka tempatnya di neraka”.

    @Hamba Allah: Jika ada orang non-muslim janganlah kita musuh tapi kita rangkul dengan baik & do’akan semoga dia mendapat hidayah dari Allah SWT…Karena mereka lahir bukan dari kalangan orang muslim..jika mereka mendapat hidayah dari Allah SWT pasti dia akan berusaha mencari kebenaran tentang ajaran Agama Islam.

    @wiemasen.com: Siapa pula yang memusuhi non-Muslim. Urusan dunia ya dunia saja. Urusan akhirat lain cerita. Silakan baca link di bawah ini mengenai hidayah.

    http://blog.wiemasen.com/non-muslim-masuk-neraka/

  • m.afandi says:

    wahai saudara ku..biarlah org kafir ttp yakin dngn pndrian mreka..yg pling pnting kita tlh mngingatkn mereka dgn pedoman kita..Allah akn mlaknati bgi mreka yg mlenceng dri pandangan mereka….
    islam is number one forever

  • pulan says:

    surga dan neraka adalah milik Allah SWT jadi Allah SWT lah yg berhak menentukan siapa saja yg akan menempati tempat tersebut…

    [wiemasen.com] Silakan dibaca kesimpulan tulisan di atas.

  • dhetopic says:

    Wahai saudaraku semua baik yang muslim maupun yang belum.. semoga Allah memberikan kekuatan iman kepada agama yang Haq tentang keyakinan kita, dengan hati yang bersih..

    Saya orang muslim, tetapi saya juga terkadang membaca, menonton, menelaah ajaran agama lain.. Kita sebagai manusia diberikan akal dan fikiran untuk menjadi manusia yang berpikir.. tentang agama/keyakinan kita akan terasa enteng/hampa kalau hanya sekedar nerima agama turun temurun dr keluarga, kalau ga dibarengi mempelajarinya secara dalam.. Saya alhamdulillaah semakin yakin dengan agama Islam dengan mempelajarinya, dengan nemu sendiri, dengan mendalaminya terus dan kalau perlu membandingkannya dengan ajaran lain, tapi masuk di hati atau tidak.. Kita orang muslim juga akan salah jika tidak mensyiarkan Islam kepada semua orang mengenai kebenaran Islam..

    Saya kembalikan kepada semua org muslim maupun non-muslim, mari kita resapi dan dalami keyakinan hati yg benar, jangan dilawan, InsyaAllaah akan diberikan petunjuk/hidayah yang benar.. Kita hindari dogma “Islam itu keras, jahat, Kristen itu anti Islam”, buang dulu.. Tapi dalami apakah agama kita sudah benar yang sebenar-benarnya? Jikalau nanti hati mulai mengusik dan ingin bertanya, saya kira banyak yang akan menjawabnya..

    Kebenaran pasti akan terbukti

  • PUTRI MEDA says:

    Gini aja ” agamaku agamaku..agmamu agamamu”…..
    urusan kelak urusan masing2….debat bkin ruwet

    [wiemasen.com] Nggak perlu dibaca debatnya, tapi baca tulisan di atas. Tidak ruwet kok.

  • larasati says:

    Benar jika Islam Menganggap non Muslim akan Masuk neraka , JIKALAU dia Berbuat dosa , dan itu tidak ditentukan Oleh agama Islam sebab Yg akan Menentukan yaitu Iman dan Kepercayaan Kita Masing” Kepada Tuhannya , tak Pantas Seorang Muslim membuat Artikel yg mennyinggung agama non Muslim jika anda Mengetahui itu , cukup anda saja yg ketahui, bagi siapapun yg membuat Artikel ini, dimanakah Pemikiran anda jika anda Dikatakan Akan Masuk neraka. Kapannkah agama non muslim mengatakan Itu dan apakah dunia ini Milik muslim? Apakah agama Anda Tak mengajarkan tak Usah Membedakan muslim dan non muslim ? Toh sama” Manusia Yg tak Luput dari Dosa Ini , apakah anda sudah suci , dan Berhak Memasuki Surga yg Maha esa dgn baik tanpa satu dosapun ?

  • wiemasen says:

    Larasati entah anda sudah membaca tulisan di atas secara lengkap atau tidak. Tapi baiklah saya ringkaskan saja isi tulisan di atas:

    1. Tulisan di atas untuk menaikkan umat Islam yang terpengaruh dengan propaganda semua agama sama.
    2. Bagi Non-Muslim yang yakin dengan agamanya 100%, maka dia tidak terpengaruh dengan pendapat dalam agama Islam. Sama halnya dengan umat Islam, tidak seharusnya berkecil hati atau tersinggung kalau ada non-Muslim yang mengatakan bahwa umat Islam akan masuk neraka. Kalau ada yang tersinggung, berarti dia tidak percaya diri dengan agamanya sendiri.
    3. Kalau anda baca paragraph terakhir, maka anda akan mengerti apa maksud tulisan saya.

  • ayda bintu utsman says:

    seperti sebutannya “keyakinan” mk aku yakin dgn apa yg tertulis di Alquran,bahwa menyekutukan Allah(mo orgnya baik ke’ aplg jahat) klo menyekutukan Allah tempatnya di NEraka.Anugerah t’bsar dlm hidupku adlah aku dilahirkan sebgai pengikut nabi Muhammad SAW.

  • ayda bintu utsman says:

    _cos masa nabi Isa AS udah lewat……

  • wiemasen says:

    Setuju…

  • zam says:

    Jika seorang Kristian atau Yahudi atau Hindu atau Budha sepakat mengatakan sy akan masuk neraka dan kekal di dalamnya mengikut kepercayaan mereka..tidak lah langsung sy marah atau berkecil hati..kerana sy tidak pernah yakin dgn agama mereka..jd jika sy marah akan apa yg mereka katakan..maka itu maksudnya sy pun tidak berapa yakin dgn agama sy anuti ini ..sebenar siapa sj yg marah dikatakan masuk neraka kerana tidak beriman pd Allah dan nabi Muhammad serta rasul2 yg lain, mereka ini sebenarnya tahu akan kebenaran agama Islam, tetapi tidak mahu atau sanggup mengikut ajaran krn byk sebab , nafsu dan peribadi..sbb itu mereka marah, kerana mereka tahu agama Islam itu benar sbb itulah mereka ambil peduli..dan sesiapa sj yg mengatakan smua agama sama sahaja, smua suruh buat baik..mereka ini sebenarnya tiada agama..percayakan smua agama adalah sama dgn tidak percayakan smua agama ..

  • ElKai says:

    aku Kristen (walaupun belum yakin beneran Kristen atau bukan) karena aku juga jarang Gereja.. Dan aku cari” kesalahan Agama yang kuanut ini dan nyasar ke situs ini…hehe
    (Tapi aku cari kesalahan Agama Kristen bukan karena ingin menyalahkan melainkan memperbaikinya biar tidak salah pengertian)

    aku tidak membenarkan atau menyalahkan pendapat sobat” sekalian..
    Oke kita ambil kemungkinannya….^^
    1. Jika benar : Kalian sebagai orang yang mengaku Islam seharusnya tidak berbahagia,melainkan lebih waspada lagi dan lebih mendekatkan diri pada Allah. Dan aku sebagai umat yang mengaku Kristen seharusnya tidak berbahagia(iyalah..wkwk)karena kita bakalan masuk neraka. Dan ingat juga kata Tuhan Yesus : Kalau kita mengikuti Dia,kita dituntut merasakan sakitnya hidup di dunia karena Dia tidak berasal dari dunia. Dan kita semakin dekat dengan kiamat(karena..baca aja deh di Alkitabku hehe…soalnya bakal panjang nanti xD)

    2. Jika salah : Aku gak mau bilang ini salah.. Karena aku gak punya bukti..(Pasti orang Kristen marah deh..xD)

    3. Jika tidak tahu benar/ salah : Yudah saling menghormati aja.. Bukankah akan lebih INDAH.. Dan bukannya agama kalian semua untuk mewujudkan keindahan(atau untuk keburukan)

    KESIMPULAN : Kita sebagai manusia seharusnya saling menjaga kerukunan baik beragama Islam, Kristen atau yang lainnya..Bukannya untuk menyamakan agama atau lainnya.. Melainkan mengajarkan segala yang baik”(karena agama intinya mengajarkan yang baik)

    Misalnya suatu hari nanti aku beneran masuk NERAKA karena imanku pada Tuhanku, aku tidak mempersalahkannya,tapi kalau aku masuk NERAKA karena dosa”ku,aku akan menangisinya..
    DAN misalnya aku masuk SURGA, tapi teman”ku masuk NERAKA,aku akan menyesalinya..

    (Terlepas dari itu semua, secara pribadi aku tidak yakin masuk SURGANya jika aku masih seperti sekarang..dan aku akan menerima NERAKA karena aku percaya padaNya dan aku tidak akan menyesalinya..)

    #Proud AchanJKT48′s Fans

    Salam Damai Buat Kita Semua..^^

  • oedha says:

    ayo yg non muslim masuk islam.penulis akan menjamin masuk surga.kpn lg ada gratisan kaya begini.dia sudah memposisikan sbg wakil tuhan.

    [wiemasen.com] Oedha, itu bukan saya yang bilang tapi Allah sendiri melalui al-Qur’an. Selama anda Muslim dan tidak mensyirikkan Allah, maka Insya Allah anda akan masuk surga kembali. Kalaupun ada dosa-dosa, maka dosa-dosa itu akan dihapus dulu di neraka. Anyway, surga itupun ada beberapa level. Tentu saja orang yang sempat singgah di neraka dulu, tidak akan mencicipi surga level tinggi. Bagaimana Oedha, tertarik tidak?

  • Deddi says:

    pembahasannya sudah sangat objektif,,sekarang tinggal pemahaman dan kebijaksanaan dari yg membaca blog ini,,insyaAllah ini adalah kebenaran dari Allah tanpa memandang siapa yg mempostingnya.. moga yg membaca blog ini mmpu memahami yg tersirat dan yg tersurat.. Aamiin..

  • 46private says:

    Terima kasih, artikel yg bagus terutama bagi nubie seperti Ane biar ga terjebak dlm konsep plularisme dlm agama ..

    Ada beberapa hal yg nubie mao tanya niech :

    Allah berfirman: “Dan barangsiapa mencari selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi.” (QS. Ali ‘Imran: 85)

    Tanya :

    1. Apakah ayat ini hanya ditujukkan untuk orang2 setelah ayat ini diturunkan atau berlaku juga untuk orang2 sebelumnya (istilahnya berlaku surut)..?

    2. Kata Islam dlm ayat diatas boleh atau tidak dipahami sebagai golongan yg berserah diri..?

    ——-

    Allah berfirman: “Sesungguhnya kesyirikan benar-benar adalah kezhaliman yang sangat besar.” (QS. Luqman: 13)

    Allah berfirman: “Sesungguhnya Allah tidak mengampuni dosa mempersekutukan (sesuatu) dengan Dia, dan Dia mengampuni dosa selain syirik bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang menyekutukan Allah, maka sesungguhnya ia telah tersesat sejauh-jauhnya.” (QS. An-Nisaa’: 116).

    Allah berfirman: “Dan Kami hadapi segala amal yang mereka kerjakan, lalu Kami jadikan amal itu debu yang berterbangan.” (QS. Al-Furqan: 23)

    Allah berfirman: “Sesungguhnya orang-orang kafir, yakni Ahli Kitab dan orang-orang musyrik (akan masuk) ke dalam neraka Jahannam; mereka kekal di dalamnya. Mereka itu adalah seburuk-buruk makhluk.” (QS. Al-Bayyinah: 6)

    Memang dlm ayat diatas tidak disebut secara langsung Nasrani ato Yahudi, tapi yg diancamkan Neraka adalah orang2 kafirin (orang yg menolak kebenaran setelah datangnya kebenaran/Al Quran) dan musyrikin (orang yg menyekutukan/menduakan ALLAh SWT)

    Jadi maaf untuk yg beragama Nasrani yg masih menganggap bahwa Nabi Isa AS/Jesus itu anak ato bahkan Tuhan/ALLAH, kalian termasuk gol. Orang2 musyrikin

    Dan baik Nasrani ato Yahudi yg ngeyel akan kebenaran hal tersebut di atas yg bersumber dari Al Quran, kalian termasuk gol. Orang2 musyrikin

    Tapi jika ada .. Baik Nasrani ato Yahudi yg tidak menyekutukan ALLAH SWT dan berpegang teguh pada kebenaran/Al Quran .. Maka insyaALLAH Kalian termasuk gol. Orang2 yg selamat

    Dan untuk mereka yg tinggal di kutub utara/selatan oleh karena .. SubhALLAH .. Kuasa-NYA tidak sampai pada mereka kebenaran, maka hanya ALLAH SWT lah yg maha kuasa dan maha tahu apa yg terbaik bagi mereka

    Dan jika telah sampai kebenaran kepada mereka, karena beratnya menjalankan syariat Islam sebagai agama disana (katanya 6bln malam terus menerus dan 6bln siang terus menerus) jika mampu maka berhijrahlah ..

    Untuk mereka yg gemar mencampuradukkan agama ..

    1. Mank ga bisa liat bedanya
    2. Ini agama bukan cendol

    Toleransi itu dianjurkan, tapi waloupun berasal dari sumber dan tujuan yg sama bukan berarti harus ada dijalan yg sama juga kan ..

    Istilah kata yg masih mao pake jalan potong kampung silahkan ..
    Yg mao lewat jalan Tol juga monggo ..

    Lakum dinukum waliyadin
    Bagimu agamamu, Bagiku agamaku

    Maksudnya :
    kalo dah ada versi terbaru dan terakhir, ngapain juga versi yg lama masih dipake …

    Salam

  • for god says:

    Sangat tidak adil ketika kita bilang bahwa non muslim yang berbuat baik akan masuk neraka. Pada dasarnya qita ga pernah tau hati seseorang berbuat baik untuk apa. Di puji kah atau iklas? Tapi yang jelas.. Qita harus tau bahwa setiap kebaikan itu baik.. Bahkan muslim pun yang berbuat baik setiap hari bisa masuk neraka jika kebaikannya ternyata kalo untuk mendapatkan pandangan baik dari orang. Intinya siapa saja yang baik dan benar2 mencari tuhan.. Baik kristen , budha, yahudi, dan islam .. Jika orang itu baik dan benar2 mencari kebenaran dan mempelajari semua agama.. Pastilah tuhan menunjukan bahwa islam-lah yang paling benar.. Itu yg saya rasain selama saya mempelajari beberapa agama..

  • wiemasen says:

    Anda masih tidak jelas dengan keterangan saya di atas ya? Perbuatan menyekutukn Allah perbuatan yang tiada ampun. Secara umum mereka masuk neraka. Tapi secara personal hanya Allah yang menentukan, karena niat tiap orang bisa berbeda-beda.

    Ada non-Muslim yang berbuat baik, tapi tetap menolak Islam bahkan menjelek-jelekkannya walaupun sudah diberitahu tentang Islam.
    Ada non-Muslim yang berbuat baik, tapi belum masuk Islam karena tidak ada yang menjelaskan tentang Islam kepadanya.
    Ada non-Muslim yang berbuat baik, tapi masuk Islam akhirnya karena berusaha mencari agama sesungguhnya.

    Setiap manusia dilengkapi dengan fitrah mencari kebenaran.

    Walaupun dia dilahirkan di keluarga non-Muslim, kalau dia menggunakan fitrahnya untuk mencari Tuhan yang sebenanrnya, maka dia akan ditunjukkan jalannya. Sebaliknya bisa saja dia tidak masuk Islam seumur hidup karena tetap menolak kebenaran. Pinginnya foya-foya terus di dunia.

    Muslim Insya Allah pada akhirnya masuk syurga, selama dia TIDAK MELAKUKAN PERBUATAN MELANGGAR AQIDAH dn tidak sempat bertobat selama hidupnya. Selain dari itu, Muslim yang berbuat dosa, akan tetap di hukum di neraka dulu. Baru kemudian masyuk surga.

    Kalau tidak ada kepastian masuk surga, ngapain capek-capek jadi Muslim. Sholat 5 kali sehari, puasa sebulan dalam setahun, tidak boleh berzina sebelum nikah, dan banyak aturan-aturan lainnya yang kalau dilihat sama non-Muslim dianggap menyush-nyusahkan diri saja.

    Anda harus paham konsep itu.

  • Bona says:

    Benar-benar artikel yang sangat menarik dan sangat mengisi rasa penasaran saya selama ini :).

  • rudy says:

    kaum pluralis adalah jelmaan syaitan pendukung dajjal, hati-hati dengan ucapan “pada dasarnya semua agama itu benar,karena mangajari kebaikan” kata-kata itu lazim diucapkan oleh para artis , jika ditelisiklebih jauh lagi, kata-kata itu sesat lagi menyesatkan

  • marten says:

    Numpang lewat , yesus lah jalan ke surga bro , agama lo juga mengakuinya bukan … dasar sesat lo ..

  • hamba Allah says:

    insya Allah apa yang saya kemukakan ini tidak mendatangkan kemarahan buat non muslim. saya adalah seorang mualaf, setelah saya memeluk islam saya mempelajari agama islam melalui buku, media, dan tausyiah2 agama islam, ternyata apa yang saya pelajari menambah keyakinan saya bahwa islam adalah agama yang paling sempurna dan masuk akal, Allah memerintahkan kita memeluk islam adalah jelas bahwa allah itu maha pengasih dan penyayang, sebenarnya kita hambanya akan selamat diakherat jika mengikuti perintahNYA, mengenai sorga dan neraka itu adalah hak allah. Alhamdulillah aku adalah salah satu dari berjuta2 orang yang mendapat hidayahNYA.

  • wiemasen says:

    Lah kalau anda percaya seperti itu, ya silakan saja. Saya tidak melarang kok :-)

  • hamba allah says:

    Saya beragama islam namun saya jatuh cinta dengan orang non islam.. Apakah itu sebuah dosa? Apa yang sebaiknya saya lakukan?

  • wiemasen says:

    Lelaki Muslim boleh menikah ahli kitab dari kalangan Nasrani dan Yahudi. Tapi di Indonesia diharamkan, karena benyak membawa kepada mudharat diakibatkan kelemahan iman dari kaum lelaki. Sehingga apabila mereka menikah dengan wanita ahli kitab, ditakutkan anak-anaknya akan mengikuti agama si ibu.

    Sedangkan wanita muslim haram menikah dengan lelaki non-Muslim. Titik…habis cerita, tidak ada alasan macam-macam.

  • terima kasih yaaa buat infonya yang sangat bermanfaat
    salam,,,,BY:ELSA NIARAWATI

  • Naya says:

    Alhamdulillah saya terlahir muslim :’) post 1 tahun yg lalu ya ini.. tp saya baru baca. Mungkin judulnya terlalu menohok dengan kata “Non Muslim masuk neraka” dan sebagian orang mengacuhkan kata “kecuali” nya.. Yah pasti ada pro kontra untuk artikel semacam ini apalagi bwa aqidah yg masing2 agama yg pastinya berbeda ^^ Well dakwah bisa melalui apa saja dimana saja, jangan gentar ya para Muslim! Kita punya Allah SWT , ada Rosul sbg tauladan & Al-Qur’an sbg pedoman kita yg tidak akan pernah bisa dipalsukan. Subhanallah..
    Bagaimana dengan agama lain? Apa yg kalian punya? :)

  • khusnul khuluk says:

    kok saya kurang setuju dengan judulnya yah..?
    sebagai seorang muslim, menurut saya non-muslim tetap bisa masuk surga, karena menurut saya orang-orang yang menghuni surga bukan hanya orang yang dari agama Islam, tapi juga dari agama-agama yang lain, bahkan yang tidak memiliki agama tapi ber-Tuhan.
    kalau judulnya non-muslim masuk neraka, lalu Nabi-Nabi mulai Adam As. sampai Isa As. dan Nabi yang tak di kenal dan tak diketahui masuk mana..? apakah mereka tidak masuk surga..? mereka bukan Muslim loh, mereka memiliki agamanya sendiri, dan Nabi Muhammad SAW. memperkenalkan dan mengajarkan agama Islam, dan yang mengukutinya di sebut Muslim.
    kalau judulnya yang tidak ber-Tuhan kepada Allah masuk neraka, itu saya setuju.

  • wiemasen says:

    Judul sebagai “eye-catching”. Isinya yang penting untuk dipahami.

    Semua Nabi-Nabi adalah beragama Islam yang diturunkan untuk mengesakan Allah dan menyembah-Nya. Cuma waktu itu belum ada nama Islam lagi.

  • yudi says:

    membaca artikel ini jadi ingat kepada abdul raheem green seorang mualaf dari inggris yang mantan seorang pendeta. dia berkata bahwa jika agama islam salah dan saya di tanya oleh sang maha pencipta di hari pembalasan mengapa saya tidak mengakui yesus sebagai tuhan maka saya akan menjawab ya tuhanku bagaimana mungkin aku akan merendahkan martabat MU dengan mempercayaimu menyatu dengan ciptaan MU dan mati untuk menebus semua dosa ciptaan NYA.
    dan jika islam yang benar dan saya di tanya mengapa kamu tidak menyembah Allah tuhan pencipta seluruh alam yang esa dan tidak bergantung pada apapun dan malah mengakui yesus sebagai tuhan mu maka saya mau menjawab apa………….???

Leave a comment!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also Comments Feed via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.