Perang Jamal dimulai apabila Aisyah r.a., Thalhah dan al-Zubair radhiallahu ‘anhum beserta orang-orang yang bersama mereka pergi ke Basrah setelah pengangkatan Ali bin Abi Thalib radhiallahu ‘anh menjadi khalifah umat Islam. Tujuan Aisyah ke Basrah untuk menyatukan umat Islam, bukan beperang atau memberontak terhadap Ali radhiallahu ‘anh. Pasukan Ali r.a. pun pergi ke Basrah bukan untuk memerangi pasukan Aisyah, tapi untuk bersatu dengan mereka guna menghadapi peristiwa pembunuhan Usman r.a. Jika tujuannya untuk mempersatukan umat Islam, kenapa terjadi peperangan antara pasukan Aisyah dan Ali?
Pada awalnya saya tidak begitu tertarik untuk membahas umur Aisha r.a. ketika menikah dengan Rasulullah s.a.w. Bukan isu yang terlalu penting, karena tidak ada hubungan dengan keimanan kita. Tapi lain ceritanya ketika orang-orang mulai terpengaruh dengan propaganda orientalis dan jebakan-jebakan sejarah yang dimanipulasi pihak Syi’ah. Mereka mengatakan hadis ini bertentangan dengan akal, sehingga mereka mentertawakan dan mengejek Islam.
“Apa!? kamu hamil?!” Pak tua itu terbelalak mendengar pengakuan putri bungsu yang dicintainya. Dia langsung berdiri dan memburu ke arah sang putri, mengangkat tangannya tinggi-tinggi, siap mendaratkan tamparannya, tapi…
“Jangan Paa… sabaar..!” istrinya menjerit sambil berusaha menghalangi dengan memeluk erat tubuh gadis kesayangannya. Sang bapak pun mengurungkan niatnya, tapi nampak jelas kemarahan dan kekecewaan luar biasa menguasai dirinya. Tubuhnya bergetar, matanya merah melotot, menatap tajam ke arah putrinya.
Sekitar bulan Mei 2008, saya mengunjungi pameran buku di KL (Kuala Lumpur). Tujuan utama adalah mencari novel Ayat-Ayat Cinta. Masak novelnya sudah beredar tiga tahun lalu, baru sekarang membelinya. Ketinggalan jaman benar saya ini. Setelah baca novel ini, tidak rugi mengeluarkan uang untuk membelinya. It’s awesome. Selain novel tersebut, saya juga membeli beberapa CD lagu-lagu Islam dari group Native Deen, Yusuf Islam dan Zain Bhikha. Berikut ini sekedar resensi ringan dari ketiga CD-CD tersebut. Kebetulan saya menyukai semua lagu-lagunya.
Masalah bersuci dari hadas besar dan hadas kecil tidak menjadi masalah kalau kita tinggal di negara-negara yang mayoritas penduduknya adalah Muslim, karena disetiap toilet sudah tersedia air yang melimpah untuk bersuci. Akan tetapi bagi yang tinggal di negara non-Muslim seperti Australia misalnya, maka bersuci menimbulkan masalah tersendiri. Ini disebabkan hanya tissue toilet yang tersedia di toilet-toilet di Australia.
Sering kali terjadi ketika kita sedang sholat sunat setelah Jum’at misalnya, tiba-tiba ada orang dengan santainya melintas di depan kita. Apa perasaan kita ya…kaget dan marah? Kaget karena sedang khusuk-khusuknya sholat, tiba-tiba ada yang menghancurkan kekushukan kita dengan berjalan di atas sajadah kita. Saya pernah mengalami kejadian seperti itu. Kurang ajar benar orang ini. Padahal masih banyak tempat untuk berjalan didepan sajadah kita.
Pada dasarnya setiap orang dilahirkan dari perut ibunya dalam keadaan muslim. Sebagaimana sabda nabi SAW bahwa setiap orang dilahirkan dalam keadaan fitrah. Baru kemudian orang tuanya akan menjadikannya yahudi, nasrani atau majusi. Buktinya bayi-bayi yang meninggal sebelum beranjak dewasa, akan dimasukkan ke dalam surga.
Kalau ditanya, bagaimana bayi yang tidak mengucapkan syahadat kok bisa masuk surga? Jawabnya adalah semua manusia sudah berikrar bahwa Allah SWT adalah Tuhannya. Ikrar itu diucapkan saat ruh belum lagi dibenamkan ke dalam jasad.
Dan ketika Tuhanmu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam dari sulbi mereka dan Allah mengambil kesaksian …