Mereka Pengikut Paulus, Bukan Yesus a.s.

Saint Paul
Cara Yesus mendakwahkan Injil berbeda dengan Paulus. Paulus menghalalkan segala cara dalam menyebarkan misinya. Tidak banyak yang paham, bahkan mereka yang mengaku Kristen, bahwa antara Nasrani dan Kristen memiliki makna yang berbe-da. Nasrani menunjuk pada ajaran yang dibawa oleh orang yang berasal dari Nasareth yaitu Isa as atau Yesus (Matius 2:23, 21:11; Markus 10:47). Pengikutnya disebut sebagai orang Nashara (Hawariyun), bukan Kristen seperti yang kita kenal.
Orang Nasrani masih mengikuti ajaran tauhid yang diajarkan Isa as (Yohanes 17:3) dan masih menjalankan hukum Taurat (Matius 5:17), serta menjalankan ajaran Ibrahim yaitu; khitan (Kejadian 17:9), tidak makan babi (Imamat 11:7) dan tidak minum-minuman keras (Imamat 10:9). Setelah Nabi Muhammad SAW datang, mereka meleburkan diri ke dalam Islam (Sejarah Gereja, Dr. H. Berkhof. Dr. I. H. Engklaar, BPK, hal.75).
Sedang Kristen adalah keyakinan yang mempercayai bahwa Isa as adalah Tuhan dan Juruselamat (Mesias). Keyakinan ini bera-sal dari ucapan Paulus di Antiokia, kira-kira tahun 40 M setelah Isa as tiada. Pengikutnya lazim disebut orang Kristen. “…Di Antiokia lah murid-murid itu mula-mula disebut orang Kristen” (Kisah Rasul 11:26).
Buku Materi Pokok Agama Katolik karangan Dra. Damascena Ari Suharso C.B (Karunika, Jakarta 1985, hal 42) menyebutkan, nama Kristen tidak berasal
dari Kristen itu sendiri, melainkan diberikan oleh penguasa Romawi saat itu. Nama Kristen oleh orang Romawi dipakai untuk mengejek orang yang dipandang sebagai budak.Sebutan Kristen juga mengandung arti politik sebagai gerakan mesias (ala Ratu Adil atau Juruselamat).
Akidah maupun akhlak diantara keduanya juga berbeda. Nasrani berakidah tauhid, sedang Kristen tidak. Dengan meleburnya kaum Nasrani ke dalam Islam setelah kedatangan Nabi Muhammad SAW—seperti yang dikatakan Dr. H. Berkhof di atas—maka setelah itu tidak ada lagi kaum Nasrani di muka bumi. Yang tertinggal hanyalah kaum Kristen, pengikut Paulus. Oleh Paulus, yang juga seorang Yahudi, ajaran Isa as. yang awalnya mengakui ketauhidan, dirusak demikian rupa hingga banyak sekali hal-hal yang berten-tangan dengan pikiran sehat. Ayat-ayat Injil dipalsu sedemikian rupa, disisipi kalimat-kalimat yang saling bertentangan, dan ironisnya itu semua diikuti saja tanpa reserve oleh para pengi-kutnya.
Dalam hal beribadah misalnya. Orang-orang Kristen sekarang ini melakukannya dengan berlutut. Padahal Nabi Isa as atau Yesus beribadah dengan bersujud (Matius 26:39). Yang berlutut dan berdoa adalah cara ibadahnya Paulus (Kis 21:5; Kis 9:40; Kis 20:36). Dalam berdoa, umat Kristen tidak menengadahkan kedua telapak tangannya, padahal Isa as. melakukan hal itu (Matius 14:19; 1 Timotius 2:8). Saat akan melaksanakan ritual ibadah, Isa as melakukannya seperti ibadahnya umat terdahulu, yakni membersihkan diri dulu atau berwudhu (Keluaran 40:31), melepas alas kaki (Keluaran 3:5), dan menghadap kiblat (1 Raja 8:44,48; 2 Taw 6:34,38; Mazmur 5:7; Mat 5:17). Kini, hal-hal tersebut tidak mereka lakukan lagi.
Dalam hal kematian, mayat orang Kristen mengenakan jas lengkap dan dimasukkan ke dalam peti mati. Tata cara ini sama sekali tidak ada dalilnya dalam Injil. Nabi Isa as ketika wafat dikafani (Lukas 24:12; Yohanes 11:44; Yohanes 20:5).
Kristolog Drs. H. Ramly Naway, MSc, dalam makalah yang disampaikan pada acara Kajian Kristologi Korps Muballigh Muhammadiyah di Jakarta (4/3) mencatat hal-hal yang ‘lucu’ dan sangat naif dalam ayat-ayat Injil. Di antaranya adalah: Allah kalah ketika bergulat melawan Nabi Yakub as. (Keja-dian 32:22-27), Anak-anak Allah tertarik kepada kecantikan anak-anak manusia, lalu Tuhan menyesal dan pilu hatinya melihat kejahatan manusia (Kejadian 6:1-8), Malaikat makan roti (Kejadian 19:3).
Kemudian, para nabi yang seharusnya dihormati pun dilecehkan dalam Injil. Nabi Nuh as. mabuk-mabukan dan telanjang dalam kemahnya (Kejadian 9:18-27), Nabi Ismail as. berperangai seperti keledai liar (Kejadian 16:11-12), Nabi Luth as. menghamili kedua putri kandungnya (Kejadian 19:30-38), Nabi Yakub as. menipu ayahnya sendiri (Kejadian 27:1-46), Yehuda menghamili menantunya sendiri (Kejadian 38:1-30), Nabi Daud as. menghamili isteri orang yang akhirnya menurunkan Nabi Isa as. (II Samuel 11:1-27; Matius 1:6), Nabi Isa adalah nabi yang bodoh, idiot, emosional, dan berakhlak bejat (Markus 11:12-14; Yohanes 7:8-10;Yohanes 2:4), dan banyak lagi ayat-ayat lainnya.
Lebih gila lagi, demi ‘misi suci’, Paulus membolehkan pengikut berbuat banyak dosa. “Kata Paulus: Tetapi jika kebenaran Alah oleh dustaku semakin berlimpah bagi kemuliaan-Nya, mengapa aku masih dihakimi lagi sebagai orang berdosa?” (Roma 3:7). Paulus juga mengatakan, “Tetapi hukum Taurat ditambahkan, supaya pelanggaran menjadi semakin banyak; dan di mana dosa bertambah banyak, di sana kasih karunia menjadi berlimpah-limpah.” (Roma 5:20). Menurut Paulus, di mana para pengikutnya kian banyak melakukan pelanggaran dan berbuat dosa, maka di situlah kasih karunia Tuhan kian berlimpah-limpah.
“Itulah sebabnya, dalam menjalankan misinya, mereka sama sekali tidak mengindahkan norma-norma atau hukum yang ada. Se-muanya adalah sah. Bahkan dengan semakin banyaknya dosa yang dibuat maka akan kian banyak pula kasih karunia Tuhan berlimpah-limpah,” ujar Abu Deedad Shihabudin, Kristolog yang juga Sekre-taris FAKTA (Forum Antisipasi Kesalahpahaman Terhadap Akidah).
H. Ramly Naway mencatat, pokok ajaran Paulus intisarinya ada enam; doktrin trinitas, kepercayaan yang menyebutkan Yesus adalah Juruselamat, kepercayaan Yesus mati di tiang salib untuk menebus dosa manusia dan bangkit kembali pada hari ketiga, kepercayaan Yesus mati di tiang salib untuk menebus dosa warisan dari Adam as, keyakinan Yesus telah bangkit dari antara orang mati lalu naik ke langit, dan keper-cayaan Yesus akan datang lagi pada
akhir zaman.
Lantas, siapa sebenarnya Paulus itu yang menjadi ‘penerus’ Yesus? Injil menyebutkan: Paulus adalah musuh Yesus yang telah menyiksa para murid Yesus (Kisah Para Rasul 8:1-29; 26:8-11).
Sumber: http://www.sabili.ku.org/Kristologi-21b.htm
Popularity: 16% [?]









anda salah menafsirkan injil.bagaimana kalo saya salah menafsirkan quran anda tidak akan setuju bukan?dan tulisan anda tidak benar tentang paulus.mungkin anda bukan orang pilihan jesus maka anda tidak di beri pengertian tentang injili.saulus(sebelum bertobat)paulus(sesudah bertobat dan mengikuti yesus)apakah anda bisa membaca???jangan mempermalukan diri anda sendiri dengan membuat tulisan bodoh seperti diatas.thx.Gbu
saulus adalah warga romawi dan serdadu romawi yg kkn dgn lobi ulama dan ahli kitab suci yahudi fanatik yg berusaha membantai
dan menganiaya pengikut yesus
setelah mengalami rahmat dan kemudian bertobat dia menjadi paulus dan di utus serta di sertai yesus menjadi saksi kristus
bagi bangsa2 yg dgn budaya non yahudi dan non keturunan abraham dan yesus sendiri memberi pesan yg tdk mengharuskan
budaya dan adat nenek moyang yahudi bagi umat bukan keturunan abraham
Saya juga menulis artikel yang berjudul “Perbandingan Agama Yahudi, Kristen, dan Islam”. Insya Allah isinya cukup lengkap dan ringkas.
Di antara isinya adalah:
Ketuhanan
Yahudi dan Islam menganggap Tuhan itu Satu. Tuhan Yahudi disebut Yahweh yang merupakan bentuk ketiga tunggal ”Dia adalah” (He who is). Ada pun Tuhan dalam Islam disebut Allah yang merupakan bentuk tunggal dan tertentu dari Ilah (Sembahan/Tuhan). Dalam Al Qur’an surat Al Ikhlas dijelaskan tentang keEsaan Tuhan:
Katakanlah: “Dia-lah Allah, Yang Maha Esa,
Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu.
Dia tiada beranak dan tiada pula diperanakkan,
dan tidak ada seorang pun yang setara dengan Dia”. [Al Ikhlas:1-4]
Sebetulnya dalam Alkitab keEsaan Tuhan juga dijelaskan dalam 10 Perintah Tuhan yang ada di Exodus 20:
Lalu Allah mengucapkan segala firman ini:
“Akulah TUHAN, Allahmu, yang membawa engkau keluar dari tanah Mesir, dari tempat perbudakan. Jangan ada padamu allah lain di hadapan-Ku. [Exodus 20:1-3]
Tapi meski dalam Yahudi dan juga Islam Tuhan itu adalah Satu termasuk zatNya, namun dalam agama Kristen ada doktrin Trinitas yang menyatakan bahwa Tuhan terdiri dari 3 oknum (person) yaitu Bapak, Anak, dan Roh Kudus yang diformulasikan pada abad ke 4 M oleh Saint Augustine. Dalam konsep Trinitas disebut Satu itu Tiga dan Tiga itu Satu. Trinitas/Triniti/Tritunggal terdiri dari 2 kata: Tri artinya Tiga dan Unity artinya Satu.
Berbeda dengan Al Qur’an surat Al Ikhlas yang menyatakan Tuhan tidak beranak atau diperanakkan (berbapak) di Alkitab disebut:
Allah, yaitu Bapa dari Yesus, Tuhan kita, yang terpuji sampai selama-lamanya, tahu, bahwa aku tidak berdusta” [2 Corinthian 11:31]
Terpujilah Allah, Bapa Tuhan kita Yesus Kristus, Bapa yang penuh belas kasihan dan Allah sumber segala penghiburan [2 Corinthian 1:3]
Di ayat di atas jelas disebut Allah adalah Bapa dari Tuhan Yesus. Sebaliknya dalam Islam diajarkan Monoteisme yang mutlak/Tauhid bahwa Allah itu satu dan tidak punya anak atau pun sekutu:
“Dan katakanlah: “Segala puji bagi Allah Yang tidak mempunyai anak dan tidak mempunyai sekutu dalam kerajaan-Nya dan Dia bukan pula hina yang memerlukan penolong dan agungkanlah Dia dengan pengagungan yang sebesar-besarnya.” [Al Israa:111]
Maha Suci Allah dari mempunyai anak dan sekutu.
“Allah sekali-kali tidak mempunyai anak, dan sekali-kali tidak ada tuhan (yang lain) beserta-Nya, kalau ada tuhan beserta-Nya, masing-masing tuhan itu akan membawa makhluk yang diciptakannya, dan sebagian dari tuhan-tuhan itu akan mengalahkan sebagian yang lain. Maha Suci Allah dari apa yang mereka sifatkan itu,” [Al Mu’minuun]
Baca selengkapnya di:
http://media-islam.or.id/2008/03/17/perbandingan-agama-yahudi-kristen-dan-islam
anda tdk mmhami arti trinitas yg sesngguhx.. yesus lahir krn ROH kudus bkn krn hbngan suami istri. satu ilustrasi untk anda’di rmh anda mempunyai orng tua mslx orng tua angkat otomatis anda di sebut “anak”,anda seoarng guru tntu di sklh psti mrid2 mmnggil anda dngn sebutan “ibu guru”… di tmpat lain orng mmnggil anda dng sebutan “teman”atw dngn nama lain”.. berarti anda hanya 1orng nmun mmpunyai banyak status… mdh2an anda bsa mengerti….
1 yg prlu anda tahu mngapa kmi per caya YESUS krn DIa rendah hati, sekalipun DIA di siksa 1kata ancamanpun tak kluar dri mulutNya. dan slama DIA mngajar yg DIA ajarkan adlh ttng “KASIH” bkan kejahatan yg DIA ajarkn.. yg sy pertxkan apakah dalam ajaranmu mngajarkn ttng KASIH???????
Berpikirlah secara CERDAS dengan AKAL yang BERSIH bukan dengan HAWA NAFSU yang membutakan dan metulikan kita. ANALISALAH secara BENAR dengan KETINGGIAN INTELEKTUAL ( bukan emosi ) kita akan DASAR2 PERNYATAAN tersebut, apakah dasar2nya diambil dari BUKTI YANG NYATA ( INJIL ) atau dari akal2an yang tidak mendasar. Seandainya pernyataan hanya sekedar akal2an atau kebohongan tampa dasar, tentu kita sebut penulis si PENDUSTA DAN PELAKU MAKAR…………………………….
Cobalah PELAJARI INJIL ANDA SEPENUHNYA , jangan hanya sekedar buku yang tiap minggu yang harus dibawa. BACA seluruhnya bukan sebagian, pelajari dengan ketinggian akal yang telah TUHAN berikan kepada anda…………
Sesungguhnya INTI ajaran agama ALLAH ( agama samawi / agama kerajaan langit )adalah sama yaitu TAUHID, yaitu meng ESA kan TUHAN, dengan syariat ( tata cara ) yang hampir sama dari dahulu sampai akhir jaman, dari Adam sampai Muhammad saw ……………………………
Segala bentuk ibadah haruslah ada dasar2 perintah dan dasar2 tuntunan dari TUHAN dan atau NABI, bukan dan janganlah mengikuti ibadah yang tidak nabi perintahkan atau tuntunkan……………………………
Doktrin tentang KASIH….
Lebih mudah dipahami bila melihat eropa abad pertengahan….
Ketika orang2 dengan pakaian bergambar salib pergi angkat senjata….
Datang ke tanah suci dan membantai Saracen bersenjata maupun yang tidak bersenjata….
Dieropa sendiri…..
Mereka menggelar apa yang disebut INKUSISI BERDARAH…..
Darah MUSLIM, YAHUDI, KRISTEN CAP SESAT dan KAUM PAGAN menggenang di bumi spanyol dan eropa lainnya….
Tanyakanlah berapa LITER darah menggenang oleh para pemuja doktrin KASIH….
Yang paling unik dari KASIH adalah PARA PELAYAN TUHAN yang menciptakan KAMP-KAMP KEMATIAN jauh sebelum HITLER dan para diktator lainnya bisa membuat KAMP KEMATIAN karya mereka sendiri…..
Leave your response!
Artikel Terbaru
Komentar Terbaru
Calender
Categories
Berita
Blog Kawan Kita
Blog Menarik
Forum
Link Dakwah
Link Menarik
Meta
Waktu Sholat
Bendera Pengunjung
Negara Pengunjung
Lokasi Pengunjung
Artikel Populer
Most Commented
Tags