Pengalaman di Austin Texas
Ini cerita ketika aku pergi ke Austin di Texas dalam rangka tugas kerja di kantor. Aku lagi menyesuaikan diri dengan waktu di Austin, alias masih jetlag. Bagaimana tidak, kalau di Austin sedang jam 11 siang hari kamis, maka di Indonesia jam 11 malam hari Jum’at. Mana tahan…malam tidurnya antara 2-3 jam, siang jadi mengantuk berat di kantor.Houston ini ternyata pendiri negara bagian Texas. Kalau tidak salah tahun 1800-san, Mexico berusaha mengajak Texas bergabung. Tapi Texas menolak sehingga terjadi peperangan antara Mexico dengan Texas yang dimenangkan oleh Texas yang dipimpin oleh Houston. Houston kemudian menjadi presiden Texas yang pertama. Setelah itu Texas bergabung dengan USA.
Kembali lagi ke Austin, setelah transit di Los Angeles yang disambut dengan angin yang sejuk, kedatangan di Airport di Austin disambut dengan udara hangat pada malam hari. Maklumlah lagi summer di Austin, yang kalau siangnya bisa mencapai 44 derjat celcius. Tapi orang bilang, ini belum apa-apa kalau dibandingkan dengan negara bagian Arizona yang bisa mencapai 50 derjat celcius. Sebelum tiba di Austin, aku menyangka Austin berada di daerah padang pasir di Texas. Ternyata aku salah besar. Texas tidak sepenuhnya padang pasir. Hanya sebelah barat yang berbatasan dengan Arizona saja yang mengandung padang-pasir. Selebihnya ternyata di penuhi dengan hijaunya pohon-pohon. Austin pun termasuk dalam 10 kota terhijau di Amerika. Aku tidak menyangkalnya, karena aku melihat sendiri begitu hijaunya Austin.
Austin ini juga terkenal dengan kota kelelawar karena puluhan ribu kelelawar dari Mexico singgah ke Austin selama
musim panas untuk beranak. Di antara tempat favorit mereka adalah di bawah jempatan pusat kota Austin. Kalau sore hari sekitar jam 8 malam (magrib jam 8.30), puluhan ribu kelelawar akan keluar dari sarangnya di bawah jembatan, dan terbang entah ke mana. Sungguh menakjubkan melihat puluhan ribu keluar serentak dari kong jembatan dan terbang berurutan seperti naga yang melingkar-lingkar di udara. Malam harinya dikala orang-orang pada tidur, kelelawar-kelewar itu akan kembali lagi ke sarangnya, dan kemudian melalui rutin yang sama keesokan harinya.
Pada musim panas ini suhunya bisa mencapai 44 derjat celcius. Orang-orang bule pada bawa anjing-anjingnya untuk mandi di sungai. Jadi taman pinggir sungai dipenuhi dengan anjing-anjing yang bolak-balik terjun ke dalam sungai, dari yang ukuran kecil sampai ukuran besar. Ya wajar saja, mereka juga pada kepanasan. Kalau yang tidak biasa dengan anjing tentu enggan melalui jalan di taman itu.
Popularity: 2% [?]










Leave your response!