Home » Yang Ringan

Pengalaman di Austin Texas

26 September 2011 No Comment
austin_cityIni cerita ketika aku pergi ke Austin di Texas dalam rangka tugas kerja di kantor. Aku lagi menyesuaikan diri dengan waktu di Austin, alias masih jetlag. Bagaimana tidak, kalau di Austin sedang jam 11 siang hari kamis, maka di Indonesia jam 11 malam hari Jum’at. Mana tahan…malam tidurnya antara 2-3 jam, siang jadi mengantuk berat di kantor.
Oya, Austin ini ternyata ibukota negara bagian Texas. Siapa yang tidak kenal Texas, daerah koboi masa lalu yang suka dar…der…dor. Walaupun Austin ibukota negara bagian Texas, ternyata masih ada kota-kota lain di Texas yang lebih besar dari Austin. Di antaranya adalah Dallas, lalu Houston. Masih ingat kalimat berikat ini? “Houston, we have problem”. Ya Houston adalah tempat peluncuran pesawat ulang-alik ke angkasa luar.

Houston ini ternyata pendiri negara bagian Texas. Kalau tidak salah tahun 1800-san, Mexico berusaha mengajak Texas bergabung. Tapi Texas menolak sehingga terjadi peperangan antara Mexico dengan Texas yang dimenangkan oleh Texas yang dipimpin oleh Houston. Houston kemudian menjadi presiden Texas yang pertama. Setelah itu Texas bergabung dengan USA.

Kembali lagi ke Austin, setelah transit di Los Angeles yang disambut dengan angin yang sejuk, kedatangan di Airport di Austin disambut dengan udara hangat pada malam hari. Maklumlah lagi summer di Austin, yang kalau siangnya bisa mencapai 44 derjat celcius. Tapi orang bilang, ini belum apa-apa kalau dibandingkan dengan negara bagian Arizona yang bisa mencapai 50 derjat celcius. Sebelum tiba di Austin, aku menyangka Austin berada di daerah padang pasir di Texas. Ternyata aku salah besar. Texas tidak sepenuhnya padang pasir. Hanya sebelah barat yang berbatasan dengan Arizona saja yang mengandung padang-pasir. Selebihnya ternyata di penuhi dengan hijaunya pohon-pohon. Austin pun termasuk dalam 10 kota terhijau di Amerika. Aku tidak menyangkalnya, karena aku melihat sendiri begitu hijaunya Austin.

Austin ini juga terkenal dengan kota kelelawar karena puluhan ribu kelelawar dari Mexico singgah ke Austin selama austin_kelelawarmusim panas untuk beranak. Di antara tempat favorit mereka adalah di bawah jempatan pusat kota Austin. Kalau sore hari sekitar jam 8 malam (magrib jam 8.30), puluhan ribu kelelawar akan keluar dari sarangnya di bawah jembatan, dan terbang entah ke mana. Sungguh menakjubkan melihat puluhan ribu keluar serentak dari kong jembatan dan terbang berurutan seperti naga yang melingkar-lingkar di udara. Malam harinya dikala orang-orang pada tidur, kelelawar-kelewar itu akan kembali lagi ke sarangnya, dan kemudian melalui rutin yang sama keesokan harinya.

Pada musim panas ini suhunya bisa mencapai 44 derjat celcius. Orang-orang bule pada bawa anjing-anjingnya untuk mandi di sungai. Jadi taman pinggir sungai dipenuhi dengan anjing-anjing yang bolak-balik terjun ke dalam sungai, dari yang ukuran kecil sampai ukuran besar. Ya wajar saja, mereka juga pada kepanasan. Kalau yang tidak biasa dengan anjing tentu enggan melalui jalan di taman itu.

Popularity: 2% [?]

Leave your response!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.