<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Sikap Kita Kepada Mu&#8217;awiyah Bin Abi Shufyan</title>
	<atom:link href="http://blog.wiemasen.com/sikap-kepada-muawiyah-ra/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://blog.wiemasen.com/sikap-kepada-muawiyah-ra/</link>
	<description>Hanya Setetes Air di Laut</description>
	<lastBuildDate>Thu, 09 Feb 2012 05:10:39 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
	<item>
		<title>By: dudi</title>
		<link>http://blog.wiemasen.com/sikap-kepada-muawiyah-ra/comment-page-1/#comment-2797</link>
		<dc:creator>dudi</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 30 Mar 2011 14:14:57 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://iemasen.wordpress.com/?p=629#comment-2797</guid>
		<description>Saudara penulis, saya memang tidak banyak mengetahui hadits. Tapi saya dikaruniah ALLAH SWT AKAL dan HATI untuk melihat kebenaran. Kalau saya membaca komentar saudara, setiap ada yang komentar dan berseberangan dengan saudara, maka saudara selalu mengatakan itu pasti Syiah. Heran...
Logika saya sederhana :
&quot;Dalam fakta sejarah umat manusia dimanapun di dunia. SELALU YANG PALING BERKUASA baik dari PENGUASA JAHAT maupun penguasa BAIK selalu memberi &quot;HASIL&quot; pada kekuasaannya. Pada masa Rasulullah SAW hidup, hasil kekuasaan Rasulullah SAW adalah Islam baik-baik saja dan menjadi Rahmat bagi seluruh alam, karena orang tidak bisa membuat &quot;HADITS PALSU&quot; karena ada Rasulullah SAW, tapi setelah Rasulullah SAW wafat maka sejarah penyimpangan dimulai. Dan kita lihat siapa yang &quot;PALING BERKUASA&quot; saat itu dan akhirnya membuat Islam menjadi seperti sekarang (ISLAM SAYUR CAMPUR alias GADO-GADO) kalau bukan Muawiyah dengan dinasti bani umayyahnya, keturunan dan pengikutnya. SEMOGA KITA TIDAK MENJUAL KEBENARAN HANYA UNTUK DUNIA YANG SEBENTAR AKAN KITA TINGGALKAN&quot;.

&lt;strong&gt;[wiemasen.com] Masalahnya anda memakai logika saja, tanpa ada ilmu. Anda tidak tahu apa-apa mengenai Syi&#039;ah. Anda juga tidak tahu dasar-dasar ilmu hadist. Itu yang saya herankan dari anda juga.&lt;/strong&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saudara penulis, saya memang tidak banyak mengetahui hadits. Tapi saya dikaruniah ALLAH SWT AKAL dan HATI untuk melihat kebenaran. Kalau saya membaca komentar saudara, setiap ada yang komentar dan berseberangan dengan saudara, maka saudara selalu mengatakan itu pasti Syiah. Heran&#8230;<br />
Logika saya sederhana :<br />
&#8220;Dalam fakta sejarah umat manusia dimanapun di dunia. SELALU YANG PALING BERKUASA baik dari PENGUASA JAHAT maupun penguasa BAIK selalu memberi &#8220;HASIL&#8221; pada kekuasaannya. Pada masa Rasulullah SAW hidup, hasil kekuasaan Rasulullah SAW adalah Islam baik-baik saja dan menjadi Rahmat bagi seluruh alam, karena orang tidak bisa membuat &#8220;HADITS PALSU&#8221; karena ada Rasulullah SAW, tapi setelah Rasulullah SAW wafat maka sejarah penyimpangan dimulai. Dan kita lihat siapa yang &#8220;PALING BERKUASA&#8221; saat itu dan akhirnya membuat Islam menjadi seperti sekarang (ISLAM SAYUR CAMPUR alias GADO-GADO) kalau bukan Muawiyah dengan dinasti bani umayyahnya, keturunan dan pengikutnya. SEMOGA KITA TIDAK MENJUAL KEBENARAN HANYA UNTUK DUNIA YANG SEBENTAR AKAN KITA TINGGALKAN&#8221;.</p>
<p><strong>[wiemasen.com] Masalahnya anda memakai logika saja, tanpa ada ilmu. Anda tidak tahu apa-apa mengenai Syi&#8217;ah. Anda juga tidak tahu dasar-dasar ilmu hadist. Itu yang saya herankan dari anda juga.</strong></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: yassin</title>
		<link>http://blog.wiemasen.com/sikap-kepada-muawiyah-ra/comment-page-1/#comment-2415</link>
		<dc:creator>yassin</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 20 Mar 2010 15:22:23 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://iemasen.wordpress.com/?p=629#comment-2415</guid>
		<description>wah rekan2 semua
SEJARAH....
apa itu sejarah??? jadi sejarah itu bisa dipandang dari sudut kepentingan mana yang bermain? dan yang pasti sejarah itu ditulis oleh para penguasa yang sedang berkuasa....(biasa pesanan peguasa)

contoh...
ada yang tahu sejarah G30S PKI?????
ada banyak versi tentang G30SPKI
yang mana yang benar????? wallahualam 

begitu juga denga muawiyah da Ali?? siapa yang tahu, sejarah yang mana yang benar????
jadi sejarah itu dibuat berdasarkan kepentingan mana yang berbicara? dan biasannya sejarah yang diajarkan adalah sejarah yang mendukung penguasa yang sedang berkuasa...

soo juangan diributin...jadi sejarah itu sebagai peringatan bagi generasi selanjutnya..
jadi kasus ALI dan Muawiyah kan sejarah...bukannya kisah pertikaian ALI dan muawiyah tidak tertulis di Qur&#039;an dan hadit&#039;s 
jadi itu sejarah.. yang bener yang salah tergantung dari sudut pandang dan kepentingan ..
sayonara</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>wah rekan2 semua<br />
SEJARAH&#8230;.<br />
apa itu sejarah??? jadi sejarah itu bisa dipandang dari sudut kepentingan mana yang bermain? dan yang pasti sejarah itu ditulis oleh para penguasa yang sedang berkuasa&#8230;.(biasa pesanan peguasa)</p>
<p>contoh&#8230;<br />
ada yang tahu sejarah G30S PKI?????<br />
ada banyak versi tentang G30SPKI<br />
yang mana yang benar????? wallahualam </p>
<p>begitu juga denga muawiyah da Ali?? siapa yang tahu, sejarah yang mana yang benar????<br />
jadi sejarah itu dibuat berdasarkan kepentingan mana yang berbicara? dan biasannya sejarah yang diajarkan adalah sejarah yang mendukung penguasa yang sedang berkuasa&#8230;</p>
<p>soo juangan diributin&#8230;jadi sejarah itu sebagai peringatan bagi generasi selanjutnya..<br />
jadi kasus ALI dan Muawiyah kan sejarah&#8230;bukannya kisah pertikaian ALI dan muawiyah tidak tertulis di Qur&#8217;an dan hadit&#8217;s<br />
jadi itu sejarah.. yang bener yang salah tergantung dari sudut pandang dan kepentingan ..<br />
sayonara</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Tommi</title>
		<link>http://blog.wiemasen.com/sikap-kepada-muawiyah-ra/comment-page-1/#comment-2295</link>
		<dc:creator>Tommi</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Oct 2009 07:32:54 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://iemasen.wordpress.com/?p=629#comment-2295</guid>
		<description>@mas dodik : 
&quot;yang saya ingat bahwa Dajjal (kecil/besar saya belum tahu) akan lahir dari keturunan Muawiyah. Saya buan ahli hadist jadi saya tidak bisa menyebutkan sumber hadistnya.&quot;

Maaf mas yg semoga dimuliakan Allah, klo memang antum bukan ahli hadits, mbok ya tidak ush ikut2an mengutip, bahaya loh, bisa mengundang fitnah nantinya. Itu aja saran dr saya. Okeh...

Semoga Allah Azza wa Jalla menunjuki kebenaran pd kita semua.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@mas dodik :<br />
&#8220;yang saya ingat bahwa Dajjal (kecil/besar saya belum tahu) akan lahir dari keturunan Muawiyah. Saya buan ahli hadist jadi saya tidak bisa menyebutkan sumber hadistnya.&#8221;</p>
<p>Maaf mas yg semoga dimuliakan Allah, klo memang antum bukan ahli hadits, mbok ya tidak ush ikut2an mengutip, bahaya loh, bisa mengundang fitnah nantinya. Itu aja saran dr saya. Okeh&#8230;</p>
<p>Semoga Allah Azza wa Jalla menunjuki kebenaran pd kita semua.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Dodik</title>
		<link>http://blog.wiemasen.com/sikap-kepada-muawiyah-ra/comment-page-1/#comment-2239</link>
		<dc:creator>Dodik</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 22 Aug 2009 14:29:44 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://iemasen.wordpress.com/?p=629#comment-2239</guid>
		<description>Berikan saya cerita lain jika kamu juga punya, saya pernah membaca bahwa &quot;kebaikan itu menurun dan kejelekan juga menurun&quot;, kutipan tersebut saya kaitkan dengan kutipan yang saya ingat bahwa Dajjal (kecil/besar saya belum tahu) akan lahir dari keturunan Muawiyah. Saya buan ahli hadist jadi saya tidak bisa menyebutkan sumber hadistnya. Saya seorang islam (muslim) bisa jadi bukan sunni bukan syiah tapi bisa jadi sunni-syiah gabung jadi satu.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Berikan saya cerita lain jika kamu juga punya, saya pernah membaca bahwa &#8220;kebaikan itu menurun dan kejelekan juga menurun&#8221;, kutipan tersebut saya kaitkan dengan kutipan yang saya ingat bahwa Dajjal (kecil/besar saya belum tahu) akan lahir dari keturunan Muawiyah. Saya buan ahli hadist jadi saya tidak bisa menyebutkan sumber hadistnya. Saya seorang islam (muslim) bisa jadi bukan sunni bukan syiah tapi bisa jadi sunni-syiah gabung jadi satu.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: arsy</title>
		<link>http://blog.wiemasen.com/sikap-kepada-muawiyah-ra/comment-page-1/#comment-2151</link>
		<dc:creator>arsy</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Jun 2009 03:07:19 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://iemasen.wordpress.com/?p=629#comment-2151</guid>
		<description>Ya susahya... memahami sejarah, siapa yang benar siapa yang tidak, kita tidak tahu dengan pasti, yang tahu pasti hanya Allah SWT, apalagi Zaman itu beredar hadits2 palsu untuk mendukung bani Umayah, hadits2 benar banyak dipelintir, sahabat Rosul banyak di Intimidasi, punyaknya terbunuhnya Imam Hasan dan Imam Husen, padahal setiap sholat kita bersalawat kepada Rasulullah dan ahlul Bait (Ali-Fatimah Hasan_husen), Ya mudah2an kita diberi petunjuk saja agar kita dapat berkumpul dengan Rasululllah dan ahlul bait didalam surga, amin

&lt;blockquote&gt;&lt;strong&gt;[wiemasen.com] Memang komentar anda terasa indah, tapi saya langsung bisa mendeteksi bahwa anda adalah seorang simpatisan syiah atau malah penganut aliran syiah itu sendiri melalui kalimat ini &quot;apalagi Zaman itu beredar hadits2 palsu untuk mendukung bani Umayah&quot;. Wahai kawan, tahukah anda siapa pencipta hadis palsu terbanyak? Itulah dari golongan syiah.&lt;/strong&gt;&lt;/blockquote&gt;

</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ya susahya&#8230; memahami sejarah, siapa yang benar siapa yang tidak, kita tidak tahu dengan pasti, yang tahu pasti hanya Allah SWT, apalagi Zaman itu beredar hadits2 palsu untuk mendukung bani Umayah, hadits2 benar banyak dipelintir, sahabat Rosul banyak di Intimidasi, punyaknya terbunuhnya Imam Hasan dan Imam Husen, padahal setiap sholat kita bersalawat kepada Rasulullah dan ahlul Bait (Ali-Fatimah Hasan_husen), Ya mudah2an kita diberi petunjuk saja agar kita dapat berkumpul dengan Rasululllah dan ahlul bait didalam surga, amin</p>
<blockquote><p><strong>[wiemasen.com] Memang komentar anda terasa indah, tapi saya langsung bisa mendeteksi bahwa anda adalah seorang simpatisan syiah atau malah penganut aliran syiah itu sendiri melalui kalimat ini &#8220;apalagi Zaman itu beredar hadits2 palsu untuk mendukung bani Umayah&#8221;. Wahai kawan, tahukah anda siapa pencipta hadis palsu terbanyak? Itulah dari golongan syiah.</strong></p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: toghe</title>
		<link>http://blog.wiemasen.com/sikap-kepada-muawiyah-ra/comment-page-1/#comment-2136</link>
		<dc:creator>toghe</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Jun 2009 10:48:43 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://iemasen.wordpress.com/?p=629#comment-2136</guid>
		<description>Assalamu&#039;alaikum,

Wahai kawan2 umat Islam, sadarlah, tidak baik mengkafirkan sahabat yg mulia radhiyallahu &#039;anhuma. Catatlah didalam benak kalian yg membenci Muawiyah, apakah kalian tahu fakta sejarah yg sebenarnya??? Sampai skrg sejarah mengenai apa yg terjadi pada masa pertikaian Ali dan Muawiyah itu masih simpang siur, apalagi mengenai tragedi Karbala. Ketahuilah kawan, para sahabat ra juga manusia biasa yg bisa saja salah (berbeda pendapat) dan bertikai. Sikap kita yg paling baik adalah tetap menjunjung tinggi dan sudah sepantasnya kita berterima kasih pada para sahabat, karena berkat merekalah wahyu2 Allah Subhanahu wa Ta&#039;ala yg diturunkan pada Nabi Muhammad Shallallahu alaihi Wassalam ada yg mencatatnya, dan jg berkat merekalah kita bisa mengenal gerak-gerik dan lika-liku kehidupan Rasulullah untuk kemudian meneladani beliau lewat hadits2nya dan dari atsar2 para sahabat.

Apalagi Muawiyah juga banyak berjasa didalam penyebarluasan syi&#039;ar Islam di Eropa, afrika dan sekitar Arab. Terbukti dengan banyaknya daerah2 yg beliau taklukkan. Marilah kita doakan agar Allah Subhanahu wa Ta&#039;ala mengampuni kesalahan para sahabat dan memberi mereka rahmat di sisiNya.

Allahumma Sholli &#039;ala Muhammad wa&#039;ala alihi wa shohbihi &#039;ajmain.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu&#8217;alaikum,</p>
<p>Wahai kawan2 umat Islam, sadarlah, tidak baik mengkafirkan sahabat yg mulia radhiyallahu &#8216;anhuma. Catatlah didalam benak kalian yg membenci Muawiyah, apakah kalian tahu fakta sejarah yg sebenarnya??? Sampai skrg sejarah mengenai apa yg terjadi pada masa pertikaian Ali dan Muawiyah itu masih simpang siur, apalagi mengenai tragedi Karbala. Ketahuilah kawan, para sahabat ra juga manusia biasa yg bisa saja salah (berbeda pendapat) dan bertikai. Sikap kita yg paling baik adalah tetap menjunjung tinggi dan sudah sepantasnya kita berterima kasih pada para sahabat, karena berkat merekalah wahyu2 Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala yg diturunkan pada Nabi Muhammad Shallallahu alaihi Wassalam ada yg mencatatnya, dan jg berkat merekalah kita bisa mengenal gerak-gerik dan lika-liku kehidupan Rasulullah untuk kemudian meneladani beliau lewat hadits2nya dan dari atsar2 para sahabat.</p>
<p>Apalagi Muawiyah juga banyak berjasa didalam penyebarluasan syi&#8217;ar Islam di Eropa, afrika dan sekitar Arab. Terbukti dengan banyaknya daerah2 yg beliau taklukkan. Marilah kita doakan agar Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala mengampuni kesalahan para sahabat dan memberi mereka rahmat di sisiNya.</p>
<p>Allahumma Sholli &#8216;ala Muhammad wa&#8217;ala alihi wa shohbihi &#8216;ajmain.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: wiemasen</title>
		<link>http://blog.wiemasen.com/sikap-kepada-muawiyah-ra/comment-page-1/#comment-2124</link>
		<dc:creator>wiemasen</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Jun 2009 03:27:45 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://iemasen.wordpress.com/?p=629#comment-2124</guid>
		<description>Itulah masalahnya. Syiah Rafidah ini sebenarnya musuh dalam selimut. Sayangnya banyak yang tidak sadar dengan hal ini.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Itulah masalahnya. Syiah Rafidah ini sebenarnya musuh dalam selimut. Sayangnya banyak yang tidak sadar dengan hal ini.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Lynxluna</title>
		<link>http://blog.wiemasen.com/sikap-kepada-muawiyah-ra/comment-page-1/#comment-2089</link>
		<dc:creator>Lynxluna</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 May 2009 19:07:04 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://iemasen.wordpress.com/?p=629#comment-2089</guid>
		<description>Wadoh-wadoh, ternyata banyak juga orang yang sudah tercekoki dengan faham rafidhi shi&#039;ah. Udah tau tukang boong, kisahnya koq ya dipercaya. Otak pada kemana? Atau kalian lebih percaya Wikipedia daripada sumber dari kalangan Ahl Sunnah? Muawiyah ibn Abi Sufyan adalah Shahabat, titik. Ali adalah Shahabat, titik. Ridwanullah Jami&#039;an. Babehnya aja yang kapir. Muawiyah engga, banyak hadith darinya. Masalah hadith riwayat Abu Hurairah.. silahkan dicek.. apakah salah di &lt;strong&gt;ABU HURAIRAH&lt;/strong&gt;nya atau dari sanadnya. Kalo dari sanadnya ya berarti Abu Hurairah tidak tercela.. mbok ya mikir to mas.

&lt;blockquote&gt;&lt;strong&gt;[wiemasen.com] Terima kasih atas komentarnya yang bagus.&lt;/strong&gt;&lt;/blockquote&gt;

</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Wadoh-wadoh, ternyata banyak juga orang yang sudah tercekoki dengan faham rafidhi shi&#8217;ah. Udah tau tukang boong, kisahnya koq ya dipercaya. Otak pada kemana? Atau kalian lebih percaya Wikipedia daripada sumber dari kalangan Ahl Sunnah? Muawiyah ibn Abi Sufyan adalah Shahabat, titik. Ali adalah Shahabat, titik. Ridwanullah Jami&#8217;an. Babehnya aja yang kapir. Muawiyah engga, banyak hadith darinya. Masalah hadith riwayat Abu Hurairah.. silahkan dicek.. apakah salah di <strong>ABU HURAIRAH</strong>nya atau dari sanadnya. Kalo dari sanadnya ya berarti Abu Hurairah tidak tercela.. mbok ya mikir to mas.</p>
<blockquote><p><strong>[wiemasen.com] Terima kasih atas komentarnya yang bagus.</strong></p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: nurrahman muhamad</title>
		<link>http://blog.wiemasen.com/sikap-kepada-muawiyah-ra/comment-page-1/#comment-2049</link>
		<dc:creator>nurrahman muhamad</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 09 May 2009 10:20:50 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://iemasen.wordpress.com/?p=629#comment-2049</guid>
		<description>Saya memang orang awam, bukan pendukung Syiah. Tapi kalo baca ceritanya dari berbagai sumber, saya melihat bahwa Yazid memang orang jahat karena membunuh cucu Rasulullah saw. Walaupun nggak langsung tapi kayaknya nggak mungkin tentaranya membunuh tanpa perintah dari si Yazid ini, sementara Imam Husain sudah dalam posisi terjepit dalam perang. Kalau mengenai Muawiyah adalah sahabat Rasul yang patut dimuliakan. Apakah nggak mungkin seseorang berubah sejalan dengan waktu, setelah dia berkuasa? Buktinya dia tetep ngangkat anaknya Yazid yang berperilaku kurang baik. Anehnya lagi, kenapa pembunuh Imam Hasan tidak ditemukan? Kalau sahabat nabi lainnya, Abubakar ra, Umar ra, dan Usman ra, sudah tak perlu diragukan lagi kemuliaannya. Wassalamu&#039;alaikum

&lt;blockquote&gt;&lt;strong&gt;[wiemasen.com] Silakan dibaca kisah mengenai Yazid di link ini.

http://blog.wiemasen.com/2008/10/29/pemurnian-sejarah-ali-ra/

Sejarah versi Syi’ah mencela Muawiyah karena telah menyerahkan jabatan khalifah kepada anaknya Yazid. Padahal pelantikan Yazid tersebut telah disetujui oleh rakyatnya demi kemaslahatan umat. Menurut versi Syi’ah, Yazid bin Muawiah juga terkenal dengan berbagai kejelekan. Yang paling menonjol adalah memerintahkan bawahannya untuk membunuh Husain bin Ali ra.

Setelah Yazid dibai’ah menjadi khalifah, Husain menerima surat dari penduduk Kufah. Yang menulis surat tersebut adalah kaum Syi’ah dan para pembunuh Usman. Isi surat tersebut adalah mengundang Husain untuk datang ke Khuffah guna dilantik sebagai khalifah. Para sahabat seperti Muhammad bin Hanafiyah, Abdullah bin Abbas, Abdullah bin Ja’far, Abdullah bin Umar, Abu Sa’id al-Khudri, dan Yazid menasihati Husain agar mengabaikan undangan tersebut. Namun Husain enggan mendengar nasihat tersebut dan meneruskan perjalanannya ke Khuffah bersama anggota keluarganya.

Ketika Yazid menerima berita keberangkatan Husain dan keluarganya ke Khuffah, beliau memerintahkan gubernurnya di Basrah, Ubaidullah bin Ziyad, untuk ke Kufah guna memperhatikan pergerakan Husain dan penduduk Kufah. Akan tetapi akibat suasana yang tegang di Kufah, pergerakan Husain ke Kufah dan sikap Ubaidullah yang sembrono, menyebabkan terbunuhnya Husain dan sebagian keluarganya di Karbala.

Adalah sebuah fitnah yang mengatakan bahwa Yazid memerintahkan pembunuhan Husain dan menyuruh membawa kepala Husain kepadanya. Sebenarnya Yazid merasa sangat sedih ketika mendengar Husain dibunuh oleh Ubaidullah bin Ziyad. Ubaidullah memerintahkan agar Husain dibunuh dan kepalanya di bawa kepadanya. Akibat perbuatannya tersebut, Ubaidullah bin Ziyad dibunuh.

&lt;/strong&gt;&lt;/blockquote&gt;



</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya memang orang awam, bukan pendukung Syiah. Tapi kalo baca ceritanya dari berbagai sumber, saya melihat bahwa Yazid memang orang jahat karena membunuh cucu Rasulullah saw. Walaupun nggak langsung tapi kayaknya nggak mungkin tentaranya membunuh tanpa perintah dari si Yazid ini, sementara Imam Husain sudah dalam posisi terjepit dalam perang. Kalau mengenai Muawiyah adalah sahabat Rasul yang patut dimuliakan. Apakah nggak mungkin seseorang berubah sejalan dengan waktu, setelah dia berkuasa? Buktinya dia tetep ngangkat anaknya Yazid yang berperilaku kurang baik. Anehnya lagi, kenapa pembunuh Imam Hasan tidak ditemukan? Kalau sahabat nabi lainnya, Abubakar ra, Umar ra, dan Usman ra, sudah tak perlu diragukan lagi kemuliaannya. Wassalamu&#8217;alaikum</p>
<blockquote><p><strong>[wiemasen.com] Silakan dibaca kisah mengenai Yazid di link ini.</p>
<p><a href="http://blog.wiemasen.com/2008/10/29/pemurnian-sejarah-ali-ra/" rel="nofollow">http://blog.wiemasen.com/2008/10/29/pemurnian-sejarah-ali-ra/</a></p>
<p>Sejarah versi Syi’ah mencela Muawiyah karena telah menyerahkan jabatan khalifah kepada anaknya Yazid. Padahal pelantikan Yazid tersebut telah disetujui oleh rakyatnya demi kemaslahatan umat. Menurut versi Syi’ah, Yazid bin Muawiah juga terkenal dengan berbagai kejelekan. Yang paling menonjol adalah memerintahkan bawahannya untuk membunuh Husain bin Ali ra.</p>
<p>Setelah Yazid dibai’ah menjadi khalifah, Husain menerima surat dari penduduk Kufah. Yang menulis surat tersebut adalah kaum Syi’ah dan para pembunuh Usman. Isi surat tersebut adalah mengundang Husain untuk datang ke Khuffah guna dilantik sebagai khalifah. Para sahabat seperti Muhammad bin Hanafiyah, Abdullah bin Abbas, Abdullah bin Ja’far, Abdullah bin Umar, Abu Sa’id al-Khudri, dan Yazid menasihati Husain agar mengabaikan undangan tersebut. Namun Husain enggan mendengar nasihat tersebut dan meneruskan perjalanannya ke Khuffah bersama anggota keluarganya.</p>
<p>Ketika Yazid menerima berita keberangkatan Husain dan keluarganya ke Khuffah, beliau memerintahkan gubernurnya di Basrah, Ubaidullah bin Ziyad, untuk ke Kufah guna memperhatikan pergerakan Husain dan penduduk Kufah. Akan tetapi akibat suasana yang tegang di Kufah, pergerakan Husain ke Kufah dan sikap Ubaidullah yang sembrono, menyebabkan terbunuhnya Husain dan sebagian keluarganya di Karbala.</p>
<p>Adalah sebuah fitnah yang mengatakan bahwa Yazid memerintahkan pembunuhan Husain dan menyuruh membawa kepala Husain kepadanya. Sebenarnya Yazid merasa sangat sedih ketika mendengar Husain dibunuh oleh Ubaidullah bin Ziyad. Ubaidullah memerintahkan agar Husain dibunuh dan kepalanya di bawa kepadanya. Akibat perbuatannya tersebut, Ubaidullah bin Ziyad dibunuh.</p>
<p></strong></p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Uq</title>
		<link>http://blog.wiemasen.com/sikap-kepada-muawiyah-ra/comment-page-1/#comment-2019</link>
		<dc:creator>Uq</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 Apr 2009 12:32:03 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://iemasen.wordpress.com/?p=629#comment-2019</guid>
		<description>Assalaamu&#039;alaikum

&lt;blockquote&gt;&lt;strong&gt;[wiemasen.com] Wa&#039;alaikumsalam&lt;/strong&gt;&lt;/blockquote&gt;

Wahai sahabat sekalian, sesama muslim itu bersaudara ya kan ya? Alangkah baiknya apabila kita tidak mengutamakan hawa nafsu dalam hal apapun, karena perbuatan tersebut merupakan sifat syaitan, betul? Perbedaan pendapat adalah hal wajar yang merupakan anugerah dari Allah. Pelurusan sejarah adalah suatu hal yang harus dilakukan umat muslim saat ini. Jangan sampai ada orang-orang yang ingin menghancurkan Islam membuat sejarah (fiktif atau karangan) terlebih dahulu. Manis ataupun pahitnya sejarah tersebut harus bisa kita terima.

Saya muslim yang tidak mau dikatakan syiah ataupun sunnah waljamaah. 

&lt;blockquote&gt;&lt;strong&gt;[wiemasen.com] Anda tidak bisa memutuskan, karena anda tidak tahu perbedaan antara syiah dan ahlus sunnah&lt;/strong&gt;&lt;/blockquote&gt;

Saya muslim yang tidak mau mengkafirkan golongan syiah maupun golongan sunah waljamaah. Hanyalah Allah yang mempunyai hak untuk menjudge seperti itu. Yang pasti, golongan apapun seseorang, pada pandangan saya dia adalah muslim selama tidak memaksakan apa yang dia yakini.

&lt;blockquote&gt;&lt;strong&gt;[wiemasen.com] Sebagian besar aliran syiah berada dalam kesesatan, termasuk syiah rafidah yang mayoritas dianut di Iran sekarang. Memang kita tidak boleh menyesatkan seseorang. Tapi kita bisa mengatakan aliran yang dianutnya adalah sesat. Kalau masalah kafir, sudah jelas kita tidak bisa mengkafirkan seorang Muslim.&lt;/strong&gt;&lt;/blockquote&gt;

Sejarah mengenai pembantaian karbala (pembantaian keturunan rosulullah) adalah benar adanya. Hanyalah Allah yang berhak mengganjar orang-orang yang melakukan itu. Pahit memang kita mengetahui hal ini, tapi itulah sejarah. Yang perlu kita tindak lanjuti adalah mengambil hikmah dari setiap kejadian dalam sejarah kita.

&lt;blockquote&gt;&lt;strong&gt;[wiemasen.com] Memang itu terjadi. Tapi anda mau ambil versi siapa? Versi Syi&#039;ah atau Sunni? Kalau versi Syi&#039;ah, maka para sahabat adalah hampir semuanya kafir. Sebaliknya kalau versi Sunni, para sahabat mendapat perhormatan yang sepatutunya sehingga kaum Sunni tidak mencaci-maki dan menuduh para sahabat dengan semena-mena? Anada mau yang mana?&lt;/strong&gt;&lt;/blockquote&gt;

Mudah-mudahan Allah memberikan kasih sayang-Nya kepada kita. Aa...mii...n.

Wassalamu&#039;alaikum</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalaamu&#8217;alaikum</p>
<blockquote><p><strong>[wiemasen.com] Wa&#8217;alaikumsalam</strong></p></blockquote>
<p>Wahai sahabat sekalian, sesama muslim itu bersaudara ya kan ya? Alangkah baiknya apabila kita tidak mengutamakan hawa nafsu dalam hal apapun, karena perbuatan tersebut merupakan sifat syaitan, betul? Perbedaan pendapat adalah hal wajar yang merupakan anugerah dari Allah. Pelurusan sejarah adalah suatu hal yang harus dilakukan umat muslim saat ini. Jangan sampai ada orang-orang yang ingin menghancurkan Islam membuat sejarah (fiktif atau karangan) terlebih dahulu. Manis ataupun pahitnya sejarah tersebut harus bisa kita terima.</p>
<p>Saya muslim yang tidak mau dikatakan syiah ataupun sunnah waljamaah. </p>
<blockquote><p><strong>[wiemasen.com] Anda tidak bisa memutuskan, karena anda tidak tahu perbedaan antara syiah dan ahlus sunnah</strong></p></blockquote>
<p>Saya muslim yang tidak mau mengkafirkan golongan syiah maupun golongan sunah waljamaah. Hanyalah Allah yang mempunyai hak untuk menjudge seperti itu. Yang pasti, golongan apapun seseorang, pada pandangan saya dia adalah muslim selama tidak memaksakan apa yang dia yakini.</p>
<blockquote><p><strong>[wiemasen.com] Sebagian besar aliran syiah berada dalam kesesatan, termasuk syiah rafidah yang mayoritas dianut di Iran sekarang. Memang kita tidak boleh menyesatkan seseorang. Tapi kita bisa mengatakan aliran yang dianutnya adalah sesat. Kalau masalah kafir, sudah jelas kita tidak bisa mengkafirkan seorang Muslim.</strong></p></blockquote>
<p>Sejarah mengenai pembantaian karbala (pembantaian keturunan rosulullah) adalah benar adanya. Hanyalah Allah yang berhak mengganjar orang-orang yang melakukan itu. Pahit memang kita mengetahui hal ini, tapi itulah sejarah. Yang perlu kita tindak lanjuti adalah mengambil hikmah dari setiap kejadian dalam sejarah kita.</p>
<blockquote><p><strong>[wiemasen.com] Memang itu terjadi. Tapi anda mau ambil versi siapa? Versi Syi&#8217;ah atau Sunni? Kalau versi Syi&#8217;ah, maka para sahabat adalah hampir semuanya kafir. Sebaliknya kalau versi Sunni, para sahabat mendapat perhormatan yang sepatutunya sehingga kaum Sunni tidak mencaci-maki dan menuduh para sahabat dengan semena-mena? Anada mau yang mana?</strong></p></blockquote>
<p>Mudah-mudahan Allah memberikan kasih sayang-Nya kepada kita. Aa&#8230;mii&#8230;n.</p>
<p>Wassalamu&#8217;alaikum</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

