Way of Life
Didalam Al’Quran dinyatakan bahwa orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang sebelum umat Islam mengikuti jalan mereka. Kalau ada yang bilang bahwa peringatan tersebut hanya ditujukan pada jaman Nabi dulu, it’s WRONG. Al’Quran berlaku sepanjang jaman, karena sifat manusia adalah sama mulai dari jaman Nabi Adam sampai pada jaman sekarang. Jadi peringatan tersebut berlaku sepanjang jaman.
Memang terbukti sekarang ini orang-orang Yahudi dan Nasrani sangat gencar melancarkan propaganda menjelek-jelekkan Islam. Tujuannya apalagi kalau bukan untuk melemahkan iman orang Islam. Pada akhirnya orang Islam menjadi ragu dengan kebenaran Al’Quran. Cukup banyak orang Islam yang terkena propaganda ini. Orang-orang Islam tersebut berusaha menyesuaikan jalan pikirannya dengan jalan pikiran orang-orang Yahudi dan Nasrani agar mereka diterima dilingkungan orang-orang Yahudi atau Nasrani atau tidak dimusuhi mereka. Sampai orang Islam tersebut tidak malu-malu menjilat kepada orang- orang Yahudi dan Nasrani tersebut.
Inilah mental rendah diri umat Islam. Hal ini terjadi karena umat Islam tidak menggunakan Al’Quran sebagai”the way of life”. Mereka mengatakan bahwa Al’Quran tidak mampu mengikuti perkembangan jaman. Sehingga kalau ada orang Islam yang berusaha mengamalkan isi Al’Quran maka mereka bakalan dipanggil kolot, fanatik, ekstrim, tidak toleran, pelanggar HAM, dll. Kenapa hal ini bisa terjadi? Hal ini dikarenakan karena umat Islam sudah lama dan biasa hidup dengan nilai-nilai barat.
Apabila umat Islam ingin bangkit lagi, tiada jalan lain kecuali menggunakan Al’Quran sebagai “the way of life”, entah itu politik, ekonomi, pendidikan, dll. Sebagai contoh, sebelum Islam merambah tanah Arab, orang Arab terkenal barbar dan berada dalam jaman jahiliah. Pada saat itu Persia dan Romawi sudah termashur dengan peradabannya. Setelah Nabi Muhammad SAW mengajarkan Islam pada penduduk Arab, maka mulailah mereka menjadi bangsa yang kuat. Bangsa Arab mampu menguasai dunia selama berabad-abad dan menyebarkan Islam ke seluruh dunia. Kejayaan Islam kemudian hancur dikarenakan mereka sudah meninggalkan Al’Quran.
Kesimpulan:
- Boleh bertoleransi asal tidak melanggar akidah.
- Tidak percaya mentah-mentah berita dari barat mengenai Islam.
- Mempelajari ajaran Islam dahulu, sebelum mempelajari ajaran barat.
- Menolong Muslim yang dianiaya oleh non-Muslim, dan
- Tidak berkawan terlalu akrab dengan non-Muslim.
Popularity: 7% [?]











Leave your response!