Membaca Yasin Bagi Orang Sekarat

Kalau menjenguk orang yang sedang sakit berat dan hampir meninggal, kira-kira apa yang orang-orang biasa lakukan? Biasanya mereka akan membaca surah Yasin. Mengapa harus surat Yasin, bukan surah-surah lainnya di dalam Al’Quran? Apa istimewanya surah Yasin ini? Sebelum anda mempraktekkannya, ada baiknya anda mencari tahu terlebih dulu mengapa harus membaca surah Yasin ketika menjenguk orang yang hampir meninggal. Bukankah anda ingin beramal dengan ilmu? Bukan mengerjakan sesuatu amalan karena orang kebanyakan lakukan?
Mayoritas ulama (Mazhab Hanafi, Syafi’i dan Hambali) menganjurkan untuk membaca surah Yasin bagi orang nazak (hampir meninggal). Apa alasan mereka ya? Ketika Shaikh Abdul Aziz ibn Baz ditanya mengenai masalah ini, beliau menjawab:
Membaca Yasin ke atas orang yang hampir meninggal adalah berdasarkan hadis Ma’qil ibn Yasar: “Bacalah kepada orang yang hampir mati di kalangan kamu dengan surah Yasin”.
Apa Status Hadis Tersebut?
Sebagian ulama mengatakan hadis ini sahih dan isnadnya adalah baik, karena diriwayatkan oleh Abu ‘Uthman al-Nahdi dari Ma’qil ibn Yasar.
Akan tetapi sebagian ulama lain mendaifkan hadis ini. Mereka mengatakan, hadis ini tidak diriwayatkan oleh Abu ‘Uthman al-Nahdi tetapi oleh orang lain yang tidak dikenali. An-Nawawi mendhaifkan hadis ini di dalam kitabnya (al-Azkar). Al-Albani juga mengklasifikasikan hadis ini sebagai dhaif dalam kitabnya (Irwa’ al-Ghalil-688).
Bagaimana Kita Bersikap?
Terus bagaimana kita harus bersikap? Apakah langsung menyindir orang yang tidak baca Yasin sebagai tidak peduli terhadap orang yang mau meninggal? Ataukah menganggap orang yang baca Yasin sebagai pembuat bid’ah? Sebelum anda saling ngotot satu sama lain, mari kita telaah apa yang para ulama katakan.
Sejauh yang saya ketahui, ada beberapa pandangan mengenai hal ini:
1. Disunatkan membaca Yasin. Shaikh al-Islam Ibn Taymiyyah memilih pendapat ini (al-Ikhtiarat, hlm 91). Alasan beliau adalah membaca al-Quran kepada orang yang sudah meninggal adalah bidaah. Ini berbeda dengan membaca surah Yasin kepada orang yang hampir mati (nazak) yaitu disunatkan.
2. Makruh membaca surah Yasin atau surah-surah lainnya. Imam Malik berpendapat, membaca surah Yasin atau surah lain untuk orang yang hampir meninggal adalah makruh. (Rujuk al-Fawakih al-Dawani, jil 1, hlm 284, Syarh al-Mukhtasar Khalil, jil 2, hlm 137).
3. Sunnah bagi yang menanggapnya sahih, tidak sunah bagi yang mengatakan dhaif. Shaikh Ibn ‘Uthaimin apabila ditanya tentang persoalan ini, adakah terdapat di dalam sunnah ataupun tidak? Beliau menjawab:
Membaca Yasin untuk orang yang hampir meninggal adalah sunat menurut kebanyakan ulama berdasarkan hadis yang dinyatakan sebelum ini. Tetapi terdapat sebahagian ulama yang membahaskan hadis ini dan mendaifkannya. Bagi orang yang mengatakan hadis ini sahih, maka membaca surah Yasin adalah sunnah. Sebaliknya golongan yang berpendapat bahawa hadis ini daif, maka membacanya tidak sunnah. (Rujuk Fatawa Ibn ‘Uthaimin, jil 17, hlm 72).
Shaikh Abdul Aziz ibn Baz juga berkata:
Bagi mereka yang berpendapat hadis tersebut adalah sahih, maka dianjurkan untuk membacanya. Membaca al-Quran untuk orang sakit adalah satu hal yang baik. Mudah-mudahan dia akan mendapat manafaat dari bacaan tersebut. TETAPI, mengkhususkan bacaan Yasin saja adalah bersumberkan hadis dhaif yang tidak ada sebarang dalil yang mendukungnya. (Rujuk Fatawa Ibn Baz, jil 13, hlm 93).
Sumber:
http://www.al-fikrah.net/Forums/viewtopic/p=44997.html#44997
JENAZAH -Menghurai Kemusykilan Berkaitan Pengurusan Jenazah, hal 2-7. Karya Bestari.
Popularity: 13% [?]










Leave your response!